Ungguli Sumsel, Sumbar Jauh Tertinggal dari Riau di Klasemen PON Papua

Senam sumbar PON, pon sumbar, klasemen sumbar, sumbar pon

Logo PON XX Papua [website PON Papua]

Langgam.id – Tambahan satu medali perunggu dari Elvi Siska Suryani dalam cabang gulat, menjadikan Sumatra Barat (Sumbar) berada di urutan 18 klasemen PON XX Papua.

Posisi Sumbar saat ini berada di atas Sumatra Selatan (Sumsel) tapi jauh tertinggal dari Riau.

Berdasarkan data klasemen sementara PON XX Papua, kontingen Sumbar mengumpulkan 4 emas, 4 perak, dan 10 perunggu.

Sementara Sumatera Selatan mengoleksi 4 emas, 2 medali perak, dan 9 perunggu. Dan Riau mendapat 39 medali dengan 12 emas, 14 perak, dan 13 perunggu.

Baca juga: Pegulat Wanita Sumbar Raih Medali PON Papua meski Cedera

Tambahan satu medali perunggu Sumbar kemarin, Jumat (8/10/2021), didapat Elvi setelah berhasil mengalahkan Dewi Sartika Nasution dalam pertarungan kelas 50 Kg gaya bebas putri.

Medali perunggu berhasil dibawa pulang oleh Elvi Siska walaupun dalam kondisi yang kurang prima karena cedera.

Puncak klasemen masih dikuasi kontingen Jawa Barat (Jabar) dengan catatan 70 medali emas, 63 medali perak, dan 68 medali perunggu.

Peringkat kedua ada DKI Jakarta dengan catatan 64 emas, 52 perak, dan 65 perunggu. Posisi ketiga ditempati oleh Jawa Timur dengan koleksi 62 emas, 53perak, dan 48 perunggu.

Baca Juga

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi
Jawaban Gubernur Atas Gugatan Warga Soal Bencana Sumbar, Bantah Lalai Kelola Lingkungan
Lembaga-Lembaga Penjaga Demokrasi: Beringin Bonsai yang Sedang Memainkan Sandiwara Teater Pengawasan
Lembaga-Lembaga Penjaga Demokrasi: Beringin Bonsai yang Sedang Memainkan Sandiwara Teater Pengawasan
Massa berunjuk rasa di Kantor Kejati Sumbar, Rabu (22/7/2026) siang.
Massa Demo Kejati Sumbar, Tuntut Kajati Dicopot
Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Daftar Kabupaten/Kota Kena Tegur Pemprov Terkait Penyusunan Peraturan Kepala Daerah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov