UNAND Pastikan Tidak Ada Kenaikan UKT Tahun Ini

Webometrics mengeluarkan daftar universitas terbaik di Indonesia untuk edisi Juli 2023. Webometrics Ranking of World Universities diinisiasi

Gedung Rektorat Unand. [foto: unand.ac.id]

Langgam.id – Universitas Andalas (UNAND) memastikan tidak ada kenaikan biaya uang kuliah tunggal atau UKT untuk mahasiswa baru tahun ajaran 2024-2025.

Rektor UNAND Efa Yonnedi menyebutkan pihaknya memutuskan dan memastikan tidak ada kenaikan UKT tahun ini, sehingga mahasiswa baru kampus tersebut tidak terbebani dengan kenaikan uang kuliah.

“UNAND telah memutuskan tidak ada kenaikan uang kuliah tunggal,” katanya dalam wawancara kepada media, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dengan kondisi ekonomi yang tidak stabil, ditambah Sumatra Barat yang mengalami bencana, menyebabkan manajemen kampus memutuskan untuk tidak menerapkan kenaikan UKT, meski sejumlah perguruan tinggi memberikan kenaikan uang kuliah.

Sebelumnya, sempat beredar informasi bahwa UNAND akan menaikkan UKT tahun ajaran 2024-2025, namun rektor memastikan tidak ada kenaikan karena mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

“Kalau logisnya memang harus naik (UKT), karena uang kuliah kita itu baru menutupi 10 persen dari cost. Tetapi tentu banyak hal menjadi pertimbangan, sehingga kita putuskan tidak ada kenaikan UKT,” jelasnya.

Ia mengatakan saat ini UNAND memiliki 56 program studi (prodi). Masing-masing prodi menyiapkan skema pembayaran UKT level satu dan dua.

“Jadi yang tertinggi itu Rp2,7 juta hingga Rp3 juta dan paling rendah Rp500 ribu,” sebutnya.

Namun, khusus di Fakultas Kedokteran, biaya UKT berkisar dari Rp500 ribu hingga Rp12 juta. UNAND sendiri memilih tidak menaikkan UKT untuk mahasiswa baru jalur SNBP dan SNBT UTBK dengan beberapa alasan dan pertimbangan. Pertama, universitas itu memilih fokus pada pembenahan dan efisiensi anggaran. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Diduga Dipicu Puntung Rokok, 3 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya
Diduga Dipicu Puntung Rokok, 3 Hektare Lahan Terbakar di Dharmasraya
Pipa milik Perusaah Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang atau dulu disebut PDAM, mengalami kebocoran di Jalan Sungai Lareh,
Daftar Wilayah Alami Gangguan Air PDAM, Dampak Perbaikan Accelator 2 IPA Gunung Pangilun  
Perumda Air Minum Padang Lanjutkan Perbaikan Accelator 2 IPA Gunung Pangilun
Perumda Air Minum Padang Lanjutkan Perbaikan Accelator 2 IPA Gunung Pangilun
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
BPS mencatat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau
Erupsi Anak Krakatau, 2.318 Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di BIM
BPS Sumbar mencatat jumlah penumpang angkutan udara yang berangkat dari BIM pada Juli 2024 mengalami peningkatan
Imbas Erupsi Anak Krakatau, 21 Penerbangan di BIM Dibatalkan