Langgam.id – Dalam rangka memperkuat relasi dengan insan pers, Universitas Andalas (UNAND) menggelar kegiatan coffee morning bersama rekan media di The Gade Creative Lounge, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 30 jurnalis dari berbagai media cetak, daring, dan elektronik di Sumatera Barat. Pertemuan tersebut menjadi bukti komitmen UNAND dalam menjaga hubungan baik dengan media sebagai mitra strategis sekaligus mitra pengawas publik dalam pembangunan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan coffee morning ini, UNAND menegaskan bahwa hubungan dengan media tidak bersifat transaksional, melainkan kemitraan yang dilandasi rasa saling menghormati terhadap peran dan profesi masing-masing.
Media dipandang sebagai mitra penting dalam membangun optimisme publik terhadap perguruan tinggi negeri, sekaligus sebagai jembatan komunikasi antara kampus dan masyarakat luas. Oleh karena itu, kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda reguler sebagai ruang dialog terbuka antara perguruan tinggi dan insan pers.
Rekan media dalam kesempatan tersebut turut mendorong UNAND untuk memperbanyak publikasi mengenai agenda-agenda edukasi, prestasi sivitas akademika, serta hasil riset dan inovasi yang dihasilkan kampus.
Publikasi yang berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan literasi publik terhadap peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dan nasional. Diharapkan sinergi antara media dan perguruan tinggi dapat terus diperkuat untuk bersama-sama membangun Sumatera Barat melalui penyebaran informasi yang edukatif, akurat, dan konstruktif.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor Efa Yonnedi Ph. D menyampaikan sejumlah capaian strategis serta arah kebijakan pengembangan universitas ke depan. Salah satu fokus utama adalah target peningkatan peringkat universitas hingga tahun 2029 melalui penguatan kualitas pendidikan, riset, inovasi, serta reputasi internasional.
UNAND juga terus mendorong internasionalisasi kampus melalui berbagai program kerja sama luar negeri, termasuk penguatan peran sebagai pengelola Program Beasiswa Kemitraan Negara Berkembang (KNB).
Melalui program KNB, mahasiswa asing dari berbagai negara berkembang memperoleh pembiayaan penuh hingga menyelesaikan studi, meliputi biaya kuliah, biaya hidup, tiket perjalanan pulang-pergi, serta pelatihan bahasa Indonesia.
Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa internasional, tetapi juga menjadi bagian dari diplomasi pendidikan Indonesia yang memperkuat posisi UNAND di kancah global. Saat ini, program tersebut telah mulai ditawarkan kepada sejumlah negara berkembang dan terus diperluas jangkauannya.






