Langgam.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang mengukuhkan seorang guru besar bidang linguistik, yaitu Prof. Dra. Hetti Waluati Triana, M.Pd., Ph.D.
Pengukuhan guru besar bidang linguistik itu digelar melalui Rapat Senat di ruang Auditorium Kampus 3 Sungai Bangek, Kota Padang, Rabu (1/3/2023).
Diketahui, Hetti telah ditetapkan sebagai Guru Besar Bidang Linguistik melalui Keputusan Mendikbudristek RI Nomor 64544/MPK.A/KP.07.01/2022 dan resmi menyandang gelar Profesor mulai 1 Oktober 2022.
Rektor UIN IB Padang, Martin Kustati mengucapkan apresiasi atas pencapaian Hetti Waluati Triana. Ia berharap capaian tersebut menjadi tonggak penting untuk memperluas jangkauan kajian keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.
"Usai orasi ilmiah yang tadi disampaikan, Prof. Hetti menguraikan eksistensi bahasa Minangkabau di Negeri Sembilan. Hal ini sangat menarik dan kita harapkan dapat memantik semangat dan kecintaan kita terhadap bahasa Minangkabau sebagai salah satu bahasa daerah," ujar Martin.
Menurut Martin, UIN IB Padang sangat serius dalam pelaksanaan program percepatan guru besar. Selain untuk peningkatan mutu dan performa lembaga, percepatan tersebut juga dilaksanakan guna mempermudah akselerasi pengembangan keilmuan di UIN Imam Bonjol ke depan.
"Dalam program yang kita canangkan, ditargetkan masing-masing program studi memiliki seorang guru besar. Guru besar itulah yang nanti kita harapkan menjadi leader dalam pengembangan berbagai dimensi keilmuan yang kita miliki," katanya.
Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, Hamsuardi mengaku bangga atas capaian yang telah diraih Hetti. Sebagai perempuan asal Pasamanb Barat, Hamsuardi berharap Hetti dapat berkontribusi lebih banyak dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Pasaman Barat ke depan.
Baca juga: Sejarah Berdirinya IAIN Batusangkar yang Berasal dari Fakultas Tarbiyah UIN IB Padang
“Kita serius dalam melaksanakan program peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Dengan hadirnya seorang profesor, kita berharap akan ada kemajuan signifikan bagi dunia pendidikan di Pasaman Barat," ucapnya. (*/zfk)