TVRI Targetkan Siaran Digital Dinikmati Seluruh Masyarakat Sumbar

TVRI Targetkan Siaran Digital Dinikmati Seluruh Masyarakat Sumbar

Kepala Stasiun TVRI Sumbar Muhammad Tubagus Yusuf. (Foto: Dok. Langgam)

Langgam.id – TVRI Sumatra Barat menargetkan seluruh masyarakat daerah itu bisa menikmati siaran digital dari stasiun televisi milik pemerintah itu pada 2025 mendatang.

Kepala Stasiun TVRI Sumbar, Muhammad Tubagus Yusuf mengatakan saat ini TVRI Sumbar memiliki 13 pemancar, dengan enam di antaranya sudah merupakan pemancar digital.

"Tahun ini, kami akan membangun kembali pemancar TVRI di Mentawai dan menyusul setelahnya Dharmasraya," ujar Yusuf, Minggu (21/4/2024).

Menurutnya, dengan pembangunan pemancar baru di Mentawai itu maka diharapkan seluruh masyarakat Mentawai dapat menikmati siaran terestrial TVRI dengan baik.

Yusuf menjelaskan, TVRI Sumbar saat ini sedang dalam proses digitalisasi dan menargetkan semua siarannya menjadi digital pada tahun 2025. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menghentikan siaran analog secara bertahap.

"Saat ini, 78 persen wilayah di Sumbar sudah tercover siaran digital TVRI," kata Yusuf.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, saat ini sedang dibangun pemancar di Puncak Lawang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pesisir Selatan. "Dengan berdirinya pemancar di Puncak Lawang dan dua pemancar di Pesisir Selatan, jangkauan siaran TVRI Sumbar akan meningkat menjadi 89 persen," katanya.

Selanjutnya, jika sudah selesai di Mentawai dan Dharmasraya, maka jangkauan siaran digital TVRI Sumbar sudah mencapai 100 persen.

Yusuf menambahkan, TVRI Sumbar juga membuka peluang bagi stasiun televisi swasta untuk menyewa infrastruktur siaran digitalnya.

"Saat ini, sudah banyak stasiun televisi swasta yang menyewa Moop (Multiple Operator Over One Platform) dari TVRI," ungkapnya.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, TVRI Sumbar optimis dapat mencapai targetnya untuk menjangkau seluruh masyarakat Sumatera Barat dengan siaran digital yang berkualitas.

Selain layanan siaran, ia juga menilai peningkatan kualitas konten menjadi prioritas utama. Menurutnya, 14 jam siaran TVRI Sumbar merupakan konten lokal dengan mengangkat berbagai peristiwa di daerah serta keragaman budaya Minang.

"Konten-konten lokal ini yang terus kami gali dan kami kembangkan, sehingga TVRI betul-betul diterima mampu melayani kebutuhan siaran masyarakat," katanya.

Adapun, TVRI Sumbar memperingati HUT ke 27 pada Minggu, 21 April 2024. Tubagus berharap dalam momen peringatan ulang tahun ini, TVRI Sumbar bisa terus berkembang dan menjadi kebanggaan Sumatra Barat. (*/Fs)

Baca Juga

TVRI Sumbar Rayakan HUT ke 27 dengan Semangat Kreativitas Tanpa Batas
TVRI Sumbar Rayakan HUT ke 27 dengan Semangat Kreativitas Tanpa Batas
Sebanyak 34 desa wisata Sumbar masuk dalam 500 besar ADWI 2024 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
34 Desa Wisata di Sumbar Masuk 500 Besar ADWI 2024, Apa Saja?
Pameran Foto Kadir van Lohuizen 'Rising Tide' di Erasmus Huis Soroti Krisis Iklim
Pameran Foto Kadir van Lohuizen 'Rising Tide' di Erasmus Huis Soroti Krisis Iklim
Satpol PP Padang menertibkan sebuah warung makan di Jalan Bypass Km 7, Kecamatan Pauh, pada Selasa (21/5/2024). Penertiban itu dilakukan
Bangunan Menutupi Halte Trans Padang, Sebuah Warung Makan di Bypass Ditertibkan
Presiden Joko Widodo (Jokowi)) memerintahkan Kementerian PUPR untuk menambah jumlah sabo dam di Sumatra Barat (Sumbar). Hal itu dilakukan untuk mencegah bencana banjir bandang
Butuh 56 Sabo Dam Atasi Banjir Lahar Dingin di Sumbar, Jokowi: Sekarang Baru Ada Dua
Jokowi mengatakan, bahwa akibat bencana banjir bandang yang melanda Sumbar beberap waktu lalu, menyebabkan 625 rumah warga mengalami
159 Rumah Rusak Berat Akibat Banjir di Sumbar, Jokowi: Ada 100-an Sudah Setuju untuk Relokasi