Truk Patah Gardan di Sitinjau Lauik Bawa Mi Instan 12 Ton, Sopir Berusaha Perbaiki Kendaraan

Truk Patah Gardan di Sitinjau Lauik Bawa Mi Instan 12 Ton, Sopir Berusaha Perbaiki Kendaraan

Kondisi truk melintang di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)

Langgam.id – Perbaikan kendaraan truk yang alami patah gardan di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), terus diupayakan. Truk ini diketahui membawa mi instan muatan seberat 12 ton.  

Sang sopir truk bernama Izul (55), hingga pukul 12.00 WIB, terlihat masih kerja keras melakukan pemeriksaan kendaraan agar bisa kembali jalan. Sehingga, arus lalu lintas di jalur Padang-Solok itu kembali normal.  

“Kejadian sudah sejak pukul 05.30 WIB. Sampai sekarang belum siap lagi diperbaiki,” kata Izul kepada Langgam.id di sela-sela kegiatannya perbaiki kendaraan, Rabu (20/5/2026).

“Awalnya saya kira as roda patah, ternyata setelah dicek, patah gardan,” sambungnya.  

Pantauan Langgam.id di lokasi, truk  berdimensi panjang berhenti tepat di tikungan tajam yang dikenal dengan tikungan viral. Dampaknya, ruas jalan jadi sempit. 

Sejumlah kendaraan pun tidak bisa melintas. Terutama, kendaraan-kendaraan roda enam ke atas atau berdimensi panjang, kini terpaksa tertahan di jalan mulai yang dari arah Solok maupun Padang. 

Hingga berita ini diturunkan, proses perbaikan truk masih berlangsung dan antrean kendaraan di jalur Sitinjau Lauik masih terjadi. (WAN) 

Baca Juga

Dua Hari Dicari, Pelajar SMP Tenggelam di Batang Arau Padang Belum Ditemukan
Dua Hari Dicari, Pelajar SMP Tenggelam di Batang Arau Padang Belum Ditemukan
Kondisi perlintasan rel Kereta Api di Jalan Adinegoro, Lubuk Buaya, Kota Padang. (Langgam.id/ Ghaffar Ramli)
Bahas Kerusakan Jalan Perlintasan Rel di Lubuk Buaya, Dinas PUPR Padang: Kewenangan Balai KAI!
Kronologi Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Batang Arau Padang, Hari Ini Masih Dicari
Kronologi Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Batang Arau Padang, Hari Ini Masih Dicari
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat, hingga saat ini ada 32 titik panas atau hotspot tersebar di Sumbar.
Kapal TB Simponi Terbakar di Perairan Padang, 1 Orang Meninggal
Sempat Terlihat Berkabut Pagi Hari, DLH Klaim Kualitas Udara Padang Masih Baik
Sempat Terlihat Berkabut Pagi Hari, DLH Klaim Kualitas Udara Padang Masih Baik
Pengamat: Risiko Kualitas Udara Padang Perlu Dipetakan Berbasis GIS
Pengamat: Risiko Kualitas Udara Padang Perlu Dipetakan Berbasis GIS