Terlempar ke Posisi 17 Klasemen PON, Sumbar Makin Tertinggal dari Sumut dan Riau

Senam sumbar PON, pon sumbar, klasemen sumbar, sumbar pon

Logo PON XX Papua [website PON Papua]

Langgam.id – Kontingen Sumatra Barat (Sumbar) makin tertinggal dari provinsi tetangga Riau dan Sumatra Utara (Sumut) dalam klasemen sementara PON XX Papua. Kini Sumbar berada di posisi 17 klasemen.

Hingga Senin (4/10/2021) pagi, Sumbar telah meraih 11 medali. Terdiri dari 1 emas, 2 perak, dan 8 perunggu.

Sedangkan provinsi tetangga seperti Sumut dan Riau berada pada posisi 7 dan 8. Sumut berhasil peroleh 21 medali, yakni 5 emas, 8 perak dan 8 perunggu.

Serta Riau memperoleh total sementara 15 medali, yakni 5 emas, 5 perak, dan 5 perunggu.

Posisi puncak masih ditempati DKI Jakarta yang mengantongi 35 medali emas, 22 perak, dan 24 perunggu. Sedangkan Papua berada di posisi 2 klasemen yang mengoleksi 29 emas, 12 perak dan 28 perunggu.

Urutan ketiga klasemen diisi Jawa Barat dengan perolehan 22 emas, 23 perak, 28 perunggu. Disusul Jawa Timur dan Jawa Tengah yang masing-masing mengemas 54 dan 43 medali.

Baca juga: Atlet Gantole Sumbar Jatuh di Atas Warung, Kini Dirawat Intensif

Secara keseluruhan sebanyak 31 provinsi telah berhasil merebut medali dan bertengger namanya di papan klasemen perolehan medali sementara.

Sebanyak 497 keping medali terdiri dari 146 emas, 144 perak, dan 207 perunggu sudah diboyong pulang para atlet dari k31 provinsi tersebut.

Selain itu, sebanyak 11 cabang olahraga di empat klaster penyelenggaraan PON 2021 Papua telah menyelesaikan seluruh nomor lomba mereka.

Di klaster Kabupaten Mimika, futsal dan judo kemudian muaythai, bisbol putra, sofbol putra (klaster Kabupaten Jayapura), lalu sepatu roda, canoeing (klaster Kota Jayapura), dan wushu di Kabupaten Merauke menggelar partai final terakhir pada Minggu (3/10/2021).

Bahkan di Merauke, final terakhir wushu di GOR Futsal KONI, ikut ditonton Presiden Joko Widodo usai meresmikan Bandar Udara Internasional Mopah.

Bukan itu saja, karena ada hal menarik lainnya dari berakhirnya lomba pada cabang-cabang di atas. Karena dua atlet senior nasional menyatakan pensiun usai membawa tim masing-masing meraih emas.

Diketahui, banyak 32 orang wasit akan ambil bagian di Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX 2021. Mereka ditugaskan di 14 cabang olahraga berbeda.

Menurut Kabid Humas & IT Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatra Barat, Rakhmatul Akbar, 32 orang itu menerima undangan dari masing-masing pimpinan pusat cabang olahraga.

Mereka berangkat ditanggung oleh masing-masing cabang olahraga yang mengundang mereka memimpin pertandingan,” kata Akbar, Minggu (3/10/2021).

Baca Juga

Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Glamping Lakeside di Alahan Panjang saat dipasang garis polisi. (Foro: Polsek Lembah Gumanti)
Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
Petugas KAI menutup perlintasan liar selebar dua meter di Padang Pariaman. (Foto: Humas KAI Divre II Sumbar)
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas