Terindikasi Judi Online, Bank Nagari Laporkan 6 Rekening ke PPATK

Jabatan Gusti Chandra sebagai Direktur Kredit dan Syariah merangkap tugas Pjs Direktur Utama (Dirut) dan seluruh Direksi Bank Nagari,

Kantor pusat Bank Nagari. [Foto: Dok. Humas BN]

Langgam.id - Bank Nagari melaporkan enam rekening ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) karena ada indikasi ketidakwajaran dalam transaksi dan diduga terkait dengan aktivitas judi online.

Direktur Kepatuhan Bank Nagari Sukardi mengatakan pihaknya telah menemukan 6 rekening yang diduga terkait aktivitas judi online dan sudah dilaporkan ke PPATK.

“Ada enam rekening (terdeteksi terkait judi online). Saldonya di Juni sudah nol. Sebelumnya memang betul banyak transaksinya. Tapi masuk Juni sudah nol,” kata Sukardi dalam konferensi pers, Jumat (5/7/2024).

Sukardi menyatakan, bahwa sejak awal pihaknya juga telah mengingatkan semua Kantor Cabang Bank Nagari soal judi oniline tersebut.

“Kepada semua kantor cabang kita sampaikan (peringatan). Karena, judi online dampaknya sangat parah, malah lebih parah dari narkoba,” kata Sukardi.

Makanya, ia juga mengajak media untuk ikut aktif menginformasikan dampak judi online. “Kami berharap kolaborasi dengan kawan-kawan media soal dampak dari judi online ini,” ujarnya.  

Tak hanya kepada nasabah, Sukardi mengungkapkan, bahwa pihaknya juga melakukan ‘bersih-bersih’ di internal Bank Nagari. Menelusuri semua karyawan untuk memastikan tidak ada yang terlibat dengan aktivitas judi online.

“Dan, kami di Bank Nagari, kepada seluruh karyawan kami tekankan, jangan pernah terlibat judi online. Sudah pernah ada yang ditemukan satu orang. Dan itu diberhentikan. Karena dampaknya luar biasa. Kami, soal judi online ini memang tegas sekali,” katanya.

Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra menegaskan bahwa Bank Nagari selalu patuh terhadap peraturan yang terkait dengan perbankan. Termasuk koordinasi dengan PPATK, terkait dengan judi online dan aktivitas transaksi keuangan yang menyalahi aturan lainnya.

“PPATK melakukan komunikasi intens dengan kita. Baik melalui penggunaan teknologi maupun asesmen. Tak hanya soal judi online, tetapi juga termasuk rekening-rekening yang terkait dengan pemilu. Jadi, semuanya didukung dengan teknologi yang canggih. Dan, perbankan tunduk kepada PPATK tersebut,” tegas Gusti Candra.

Ia berharap tak ada nasabah yang menggunakan rekening untuk aktivitas judi online. Sebab, lanjut dia, sudah pasti akan terdeteksi.

Adapun, sepanjang paruh pertama 2024, Bank Nagari mencatatkan kinerja cukup memuaskan dengan perolehan laba Rp224,82 miliar, dengan total aset mencapai Rp32,27 triliun. (*/Fs)

Baca Juga

Jabatan Gusti Chandra sebagai Direktur Kredit dan Syariah merangkap tugas Pjs Direktur Utama (Dirut) dan seluruh Direksi Bank Nagari,
Semester Pertama 2024, UUS Bank Nagari Bukukan Laba Rp81,4 Miliar
Punya Aset 15 Persen dari Induk, UUS Bank Nagari Berpeluang Spin Off
Punya Aset 15 Persen dari Induk, UUS Bank Nagari Berpeluang Spin Off
Bank Nagari Salurkan Kredit SIMAMAK Rp57,5 Miliar, Bunga Disubsidi Pemprov Sumbar
Bank Nagari Salurkan Kredit SIMAMAK Rp57,5 Miliar, Bunga Disubsidi Pemprov Sumbar
Paruh Pertama 2024, Bank Nagari Catat Aset Capai Rp32,37 Triliun
Paruh Pertama 2024, Bank Nagari Catat Aset Capai Rp32,37 Triliun
Undian Tabungan Berhadiah Bank Nagari, Ada Mobil Pajero hingga Umrah
Undian Tabungan Berhadiah Bank Nagari, Ada Mobil Pajero hingga Umrah
Semester I 2024, Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp224,82 Miliar
Semester I 2024, Bank Nagari Raih Laba Bersih Rp224,82 Miliar