Tanah Datar Terima Insentif Fiskal Rp34,09 Miliar

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BI mencatat, terjadi perlambatan pertumbuhan perekonomian Sumbar selama delapan tahun terakhir.

Ilustrasi. (Foto: stevepb/pixabay.com)

Langgam.id – Kabupaten Tanah Datar kembali mencetak sejarah dengan meraih predikat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terbaik se-Sumatera untuk keempat kalinya secara berturut-turut! Berkat pencapaian gemilang ini, Tanah Datar mendapatkan dana insentif fiskal dengan total Rp34,09 miliar, yang akan menjadi pendorong utama pembangunan daerah.

Prestasi luar biasa ini diungkapkan langsung oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, saat memimpin High-Level Meeting (HLM) TPID Evaluasi Kinerja TPID Tahun 2024 pada Senin (3/2/2025) di Aula Eksekutif. Acara ini turut dihadiri oleh Sekda Iqbal Ramadi Payana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Alfian Jamrah, serta para Kepala OPD dan Kabag di lingkungan Pemkab Tanah Datar.

Bupati Eka Putra menegaskan bahwa dana insentif fiskal ini sangat krusial bagi pembiayaan pembangunan daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran yang ada saat ini. Ia pun mendorong seluruh OPD dan pihak terkait untuk mempertahankan prestasi ini demi keberlanjutan insentif fiskal di masa mendatang.

“Dana insentif ini adalah bentuk apresiasi atas kinerja kita dalam pengendalian inflasi. Oleh karena itu, saya berharap semua pihak terus bekerja keras agar kita dapat terus meraih penghargaan ini dan memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat Tanah Datar,” ujar Eka Putra.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa strategi pengendalian inflasi tahun 2025 tetap menjadi prioritas, dengan fokus pada ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. Langkah-langkah strategis ini telah dirancang dalam roadmap pengendalian inflasi tahun 2025-2027, yang akan dijalankan dengan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

Namun, tantangan tidak berhenti di situ. Bencana erupsi dan banjir bandang yang melanda Tanah Datar pada 2024 telah menyebabkan kerusakan parah pada lahan sawah, hortikultura, serta infrastruktur jalan dan jembatan, yang berdampak signifikan terhadap produksi pertanian.

Sebagai langkah pemulihan, Bupati Eka Putra menekankan pentingnya kolaborasi OPD dalam pengendalian inflasi dengan menerapkan strategi 4K, yaitu: ketersediaan pasokan; keterjangkauan harga; kelancaran distribusi; dan komunikasi yang efektif.

    “Pasca-bencana, kita harus bergerak cepat untuk memastikan pemulihan sektor pertanian dan infrastruktur. Saya minta seluruh OPD untuk bekerja sama dalam menstabilkan harga dan distribusi bahan pangan agar tidak terjadi lonjakan inflasi,” tegasnya.

    Di akhir pertemuan, Bupati meminta agar seluruh OPD melakukan pemantauan intensif terhadap berbagai program pemulihan pasca-bencana yang telah berjalan sejak 2024. Beberapa program unggulan yang menjadi perhatian khusus adalah pompanisasi, pembangunan screen house, serta pengembangan industri pengolahan tomat, yang diharapkan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

    Dalam sesi pemaparan, Kepala Dinas Pertanian Sri Mulyani, Kadis PMDPPKB Abdurrahman Hadi, serta Sekdis Dinas PU PR Alhadi turut menjelaskan berbagai program yang telah dijalankan dan kondisi terkini di masing-masing sektor. (*/Yh)

    Tag:

    Baca Juga

    Wagub Sumbar Salurkan Rp25 Juta dan Al-Qur’an untuk Masjid Nurul Jannah Payakumbuh
    Wagub Sumbar Salurkan Rp25 Juta dan Al-Qur’an untuk Masjid Nurul Jannah Payakumbuh
    Tahun Ini, PIER Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen
    Tahun Ini, PIER Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen
    Percepat Pembangunan Huntap, Semen Padang Salurkan  8.000 Sepablock dan 200 Zak Semen
    Percepat Pembangunan Huntap, Semen Padang Salurkan 8.000 Sepablock dan 200 Zak Semen
    KONI Sumbar Tetapkan 48 Cabor Lolos Verifikasi Porprov 2026
    KONI Sumbar Tetapkan 48 Cabor Lolos Verifikasi Porprov 2026
    Gubernur Mahyeldi Minta Dukungan Komisi II DPR Percepat Pendistribusian TKD Sumbar
    Gubernur Mahyeldi Minta Dukungan Komisi II DPR Percepat Pendistribusian TKD Sumbar
    Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
    Poli Jantung Tidak Beroperasi, Ini Klarifikasi Direktur RSUD Sungai Dareh Dharmasraya