Tambahan 6 Orang, Positif Covid Sumbar Hari Ini 800 Kasus

Update Corona di Sumbar

Ilustrasi - update kabar covid-19. (Gambar: thedarknut/pixabay.com)

Langgam.id – Perkembangan positif virus corona atau Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (12/7), menjadi 800 kasus, setelah ada tambahan 6 orang.

Penanggung jawab tim penelitian spesimen di Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, Andani Eka Putra, menyebutkan, dari 1.063 spesimen terperiksa (958 Laboratorium Unand dan 105 Laboratorium Baso Agam), terkonfirmasi tambahan 6 orang warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19.

Dijelaskan lebih jauh, angka positif dari pemeriksaan spesimen per hari Minggu adalah  0,56%, dengan rincian di Kabupaten Dharmasraya 3 orang, Kota Padang 2 orang, dan Kabupaten Agam 1 orang.

Baca Juga: Tambahan Kasus Positif di Padang, Impor dari Surabaya

“Sembuh bertambah sebanyak 4 orang lagi,” ujar Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatra Barat Jasman Rizal.

Total kasus positif yang mencapai 800 orang, diterangkan Jasman, sembuh berjumlah 670 orang (83,75%), dirawat dan karantina 98 orang (12,25%), dan meninggal dunia 32 orang (4,00%). (Osh)

Baca Juga

foto: ig @stefanolilipaly
Stefano Lilipaly Sadang di Balando, Mulai Latihan Basamo Semen Padang Pakan Ko
Pedagang bendera mulai bertebaran di ruas jalan Kota Padang menyambut HUT RI ke-81.
Cerita Pedagang Bendera Musiman Masih Bertahan Mengejar Cuan
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Viral Tambang Ilegal Galugua, BEM Unand: Kejahatan Lingkungan Terorganisir
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol
Hallo Ketua, Salah Benar bukan Urusan Saya: Tol
Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 
Viral Tambang Ilegal di Galugua, Polisi: Setiap ke TKP Tidak Ada Orang 
angka kecelakaan Sumbar | 1 Calon Periwira Polisi di Sumbar Positif Covid-19
Polwan Polda Sumbar Korban Dugaan Pelecehan Seksual Mengaku Diancam dan Didesak Damai