Tak Hadir Ujian, 112 Peserta Tes CPNS Pemprov Sumbar Dinyatakan Gugur

Langgam.id-CPNS Pemprov Sumbar

Para peserta tes CPNS Pemprov Sumbar. [foto: Pemprov Sumbar]

Langgam.id – Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) memasuki hari kedua yang dilaksanakan di Kampus UPI YPTK, Padang, Rabu (22/9/2021).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Ahmad Zakri mengatakan, pada hari pertama ujian, Selasa (21/9/2021) diikuti sebanyak 750 peserta. Sebanyak 112 orang diantaranya tidak hadir saat ujian, sehingga dinyatakan gugur.

“Tidak ada alasan mereka yang tidak hadir, mereka tidak hadir karena tidak ada keterangan. Jadi bagi yang tidak hadir tanpa berita, dianggap mengundurkan diri,” katanya.

Dia menambahkan, sampai saat ini yang tidak dapat hadir, namun mendapatkan jadwal ujian ulang adalah bagi mereka yang dinyatakan reaktif covid-19.

Ahmad menjelaskan, bahwa total sudah empat orang yang dinyatakan reaktif dan telah dilaporkan ke BKN untuk mendapatkan jadwal ujian ulang.

“Sementara untuk pelanggaran baru ditemukan satu orang yang berusaha membawa handphone yang disembunyikan dalam bra. Kejadian ini sudah dilaporkan ke BKN untuk menjadi bahan penilaian bagi panitia seleksi pusat,” ucapnya.

Ahmad mengatakan, dalam pengumuman yang sudah disebarkan, telah dijelaskan terkait mekanisme mengikuti SKD bagi peserta.

Baca juga: Seorang Peserta Ujian CPNS Sumbar Ketahuan Sembunyikan Ponsel di Pakaian Dalam

Diantaranya wajib membawa e-KTP asli, hadir tepat waktu, surat bebas covid-19, baik rapid antigen maupun PCR, deklarasi sehat dan lainnya.

Sementara bagi peserta yang memiliki tes antigen ataupun PCR positif oleh pihak fasilitas kesehatan (faskes), maka diminta langsung menghubungi pihak panitia SKD, minimal satu hari sebelum pelaksanaan.

Ia menyebut, sebelum ujian, pihaknya telah melakukan pemeriksaan ketat, sehingga meminimalisir kecurangan.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan dengan sangat ketat, kita juga mengimbau agar peserta menjaga integritas. Integritas ini adalah hal yang sangat penting, walaupun nilainya bagus, tapi integritas tidak bagus, tidak bisa lulus juga,” katanya.

Baca Juga

Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah melaunching program Sawah Pokok Murah (SPM) di Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang
Gubernur Sumbar Klaim Rehabilitasi Lahan Pertanian Terdampak Bencana Tuntas 100 Persen
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Pemprov Bakal Bangun Pembatas Jalan Kawat Baja di Lembah Anai
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total