Tahun Ini, Agam Pacu Peremajaan 1.500 Hektare Sawit

Bupati Agam, Indra Catri melakukan penanaman perdana peremajaan sawit rakyat di lahan KUD Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kamis (14/1/2021). (Foto: Dok.Humas Agam)

Bupati Agam, Indra Catri melakukan penanaman perdana peremajaan sawit rakyat di lahan KUD Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kamis (14/1/2021). (Foto: Dok.Humas Agam)

Langgam.id – Pemerintah Kabupaten Agam kembali melanjutkan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) untuk mendongkrak produksi kelapa sawit. Tahun 2021 ini, setidaknya pemerintah daerah akan memacu peremajaan 1.500 hektare lahan sawit masyarakat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Agam, Syafrizal ketika melakukan penanaman perdana program PSR di lahan KUD Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kamis (14/1/2021).

“Peremajaan sawit ini perlu dilakukan. Peremajaan diarahkan untuk tanaman yang sudah tak produktif, berusia tua dan pokok sudah terlalu tinggi. Dampaknya nanti kepada hasil produksi,” katanya.

Jika tanaman sawit sudah berusia rata-rata 30 tahun, hasil produksinya akan mulai berkurang. Sehingga perlu terus diremajakan.

Tahun 2020 lalu, pihaknya menargetkan program replanting atau peremajaan untuk 1.000 hektare lahan sawit. Namun, hanya 35 persen terealisasi lantaran pohon sawit masyarakat masih cukup bagus.

Bupati Agam, Indra Catri mengatakan, replanting merupakan komitmen pemerintah untuk mendukung industri kelapa sawit yang sukses dan berkelanjutan. Lewat Badan Pengelola Dana Perkebunan-Kelapa Sawit (BPDP-KS), petani dibantu dengan dana hibah senilai Rp30 juta per hektare untuk keperluan biaya peremajaan.

“Pemerintah berupaya meningkatkan produktivitas panen sawit yang telah menua itu dengan peremajaan. Ini demi peningkatan produksi dan peningkatan pendapatan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, luas perkebunan sawit di Agam hampir 40 ribu hektare. Lebih dari setengahnya merupakan tanaman kelapa sawit rakyat dan luas plasma perkebunan sawit 7 ribu hektare lebih. (*/ICA)

 

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun