<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Ketahanan Pangan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/ketahanan-pangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Jun 2024 02:32:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Ketahanan Pangan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/ketahanan-pangan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Waspadai Risiko Keamanan Pangan Pasca Galodo</title>
		<link>https://langgam.id/waspadai-risiko-keamanan-pangan-pasca-galodo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Jun 2024 02:27:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=205697</guid>

					<description><![CDATA[<p>Purnama Dini Hari* Bencana alam seperti galodo (banjir bandang) membawa dampak besar, baik secara materi maupun non-materi, bagi warga yang terdampak. Setelah bencana, masyarakat sering kali dihadapkan dengan masalah baru, terutama dalam hal keamanan dan ketersediaan pangan. WHO menyatakan bahwa banjir, termasuk banjir bandang, adalah salah satu bencana yang paling mempengaruhi keamanan pangan pasca kejadian. Situasi ini tentu memprihatinkan dan perlu segera ditangani demi kesejahteraan warga yang terkena dampak. Keamanan pangan mencakup upaya untuk mencegah keracunan makanan dan memastikan makanan aman dikonsumsi. Dengan metode yang tepat, risiko keracunan makanan bisa diminimalkan. Proses ini melibatkan persiapan, memasak, dan penyajian makanan yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspadai-risiko-keamanan-pangan-pasca-galodo/">Waspadai Risiko Keamanan Pangan Pasca Galodo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Purnama Dini Hari</strong>*</p>



<p>Bencana alam seperti galodo (banjir bandang) membawa dampak besar, baik secara materi maupun non-materi, bagi warga yang terdampak. Setelah bencana, masyarakat sering kali dihadapkan dengan masalah baru, terutama dalam hal keamanan dan ketersediaan pangan. WHO menyatakan bahwa banjir, termasuk banjir bandang, adalah salah satu bencana yang paling mempengaruhi keamanan pangan pasca kejadian. Situasi ini tentu memprihatinkan dan perlu segera ditangani demi kesejahteraan warga yang terkena dampak.</p>



<p>Keamanan pangan mencakup upaya untuk mencegah keracunan makanan dan memastikan makanan aman dikonsumsi. Dengan metode yang tepat, risiko keracunan makanan bisa diminimalkan. Proses ini melibatkan persiapan, memasak, dan penyajian makanan yang higienis. Ada beberapa panduan umum yang bisa diikuti untuk menjaga keamanan pangan setelah bencana seperti banjir bandang. </p>



<p>Pertama, hindari mengonsumsi makanan yang terkontaminasi air banjir. Air banjir berpotensi membawa kuman penyakit, sampah, logam berat, bahan kimia seperti pestisida, dan pecahan kaca. Ini juga berlaku untuk minuman dalam botol berulir atau makanan dalam kemasan plastik, karena air bisa masuk ke dalam kemasan tersebut.</p>



<p>Kedua, makanan kalengan yang terkena air banjir bisa digunakan setelah dicuci dengan air sabun dan dikeringkan. Namun, jika kaleng penyok, makanan tersebut tidak disarankan untuk dikonsumsi. Susu dalam kemasan juga sebaiknya dihindari karena kemasannya sulit dibersihkan dari kotoran air banjir.</p>



<p>Ketiga, sumur yang terkontaminasi air banjir tidak boleh digunakan sebagai sumber air minum atau untuk mencuci makanan. Jika terpaksa, gunakan air yang telah disaring beberapa kali dan direbus hingga mendidih. Alternatif lain adalah menggunakan pemutih pakaian tanpa aroma untuk membersihkan air.</p>



<p>Keempat, jaga kebersihan saat menyiapkan dan memasak makanan. Gunakan air yang telah ditambahkan disinfektan untuk mencuci tangan. Peralatan masak dan makan yang terkena air banjir bisa digunakan lagi setelah dicuci dengan sabun dan direbus.</p>



<p>Kelima, pisahkan penyimpanan makanan mentah dari makanan siap saji untuk menghindari kontaminasi silang. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah memegang makanan, terutama yang mentah atau terkena air banjir. Pembagian tugas di dapur umum juga membantu mengurangi risiko kontaminasi. Keenam, konsumsi makanan dengan sedikit bumbu instan, garam, dan perasa untuk menghindari dehidrasi. Makanan tinggi garam dan bumbu instan dapat membuat tubuh cepat haus, menyulitkan pemenuhan kebutuhan air minum di tengah keterbatasan.</p>



<p>Dalam kondisi darurat, keracunan makanan mungkin tidak dapat sepenuhnya dihindari. Gejala keracunan biasanya muncul 1-3 hari setelah konsumsi makanan yang terkontaminasi, tetapi bisa juga dalam waktu 20 menit hingga 6 minggu. Gejalanya meliputi muntah, diare, sakit perut, demam, sakit kepala, dan nyeri tubuh. Meskipun kebanyakan orang pulih dengan cepat, beberapa bisa mengalami gejala yang lebih serius. </p>



<p>Oleh karena itu, segera cari bantuan medis jika mengalami gejala keracunan makanan. Menghadapi bencana seperti galodo memang menyulitkan, terutama dalam penyediaan makanan dan minuman yang aman. Namun, dengan mengikuti panduan keamanan pangan, kita dapat mengurangi risiko keracunan makanan dan fokus pada upaya pemulihan lainnya.</p>



<p><strong>*Dosen Fakultas Teknologi Pertanian &#8211; Unand</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/waspadai-risiko-keamanan-pangan-pasca-galodo/">Waspadai Risiko Keamanan Pangan Pasca Galodo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">205697</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemanfaatan Citra Satelit dalam Mendukung Ketahanan Pangan</title>
		<link>https://langgam.id/pemanfaatan-citra-satelit-dalam-mendukung-ketahanan-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Jul 2023 04:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Sawah]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=184664</guid>

					<description><![CDATA[<p>Delvi Yanti* Ketahanan pangan merupakan upaya menjamin akses pangan masing-masing individu tersedia dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan beraktifitas. Ketersediaan pangan dapat dipenuhi melalui produksi dalam negeri, impor bahan pangan dan adanya cadangan bahan pangan. Ketahanan bahan pangan meliputi beberapa aspek yaitu ketersediaan bahan pangan, aksesibilitas pangan dan stabilitas harga. Bebagai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dalam negeri, mulai dari impor kebutuhan pangan dari luar negeri dan meningkatkan hasil produksi dalam negeri. Sektor pertanian merupakan hal utama yang menjadi tumpuan dalam pemenuhan pangan di Indonesia. Pemenuhan bahan pangan ini masih menjadi hal utama yang diperhatikan oleh pemerintah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemanfaatan-citra-satelit-dalam-mendukung-ketahanan-pangan/">Pemanfaatan Citra Satelit dalam Mendukung Ketahanan Pangan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Delvi Yanti</strong>*</p>



<p>Ketahanan pangan merupakan upaya menjamin akses pangan masing-masing individu tersedia dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan beraktifitas. Ketersediaan pangan dapat dipenuhi melalui produksi dalam negeri, impor bahan pangan dan adanya cadangan bahan pangan. </p>



<p>Ketahanan bahan pangan meliputi beberapa aspek yaitu ketersediaan bahan pangan, aksesibilitas pangan dan stabilitas harga. Bebagai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan dalam negeri, mulai dari impor kebutuhan pangan dari luar negeri dan meningkatkan hasil produksi dalam negeri.</p>



<p>Sektor pertanian merupakan hal utama yang menjadi tumpuan dalam pemenuhan pangan di Indonesia. Pemenuhan bahan pangan ini masih menjadi hal utama yang diperhatikan oleh pemerintah dengan seiring pertumbuhan penduduk yang meningkat, sedangkan alih fungsi lahan menjadi lahan terbangun juga banyak terjadi. Hal ini tentunya dapat menurunkan ketersediaan pangan dalam negeri.</p>



<p>Indonesia sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dan hewani seharusnya bisa memenuhi kebutuhan pangan. Potensi yang dimiliki oleh Indonesia berupa tanah yang subur harusnya mampu meningkatkan produktivitas dalam negeri. </p>



<p>Terjadinya penurunan produktivitas lahan di dalam sektor pertanian dapat terjadi karena ketersediaan lahan yang menurun dan adanya penurunan daya dukung lahan untuk menghasilkan produksi secara maksimal.</p>



<p>Seiring perkembangan teknologi dalam berbagai bidang, penggunaan Sistem Informasi Geografis telah banyak digunakan terutama penggunaan teknologi penginderaan jauh. Pada era teknologi, data dan informasi terus berkembang, dan penyediaan data dilakukan dengan sangat cepat. Sejumlah data besar setiap hari diproduksi, sebagian diantaranya dapat diperoleh dengan gratis. </p>



<p>Salah satunya adalah data dari ruang angkasa hasil penginderaan jauh, yaitu citra satelit. Citra satelit yang diproduksi dalam sistem ruang, membuka peluang untuk menjadi sumber data statistik tanaman pangan.</p>



<p>Upaya prediksi tanaman pangan menggunakan citra satelit gratis telah populer di kalangan komunitas penginderaan jauh karena citra satelit ini memiliki banyak informasi vegetasi yang potensial untuk digunakan dalam klasifikasi tanaman pangan.</p>



<p>Ketersediaan informasi yang akurat dan tepat waktu mengenai pertanian sangat penting dalam memastikan ketahanan pangan. Oleh karenanya, akses pada data penginderaan jauh gratis, seperti Sentinel-1, Sentinel-2, Landsat, dan Modis membuka peluang pemantauan tanaman pangan. Satelit yang cukup terkenal untuk penginderaan jauh adalah Aqua/Terra MODIS.</p>



<p>MODIS (atau Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) merupakan sebuah instrumen penting yang berada dalam satelit Terra (EOS AM) dan Aqua (EOS PM). Satelit Aqua/Terra MODIS mengamati seluruh permukaan bumi setiap 1 hingga 2 hari, memperoleh data dalam 36 kanal pita spektrum (spectral band) atau grup dari panjang gelombang.</p>



<p>MODIS (Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer) merupakan instrumen yang beroperasi pada satelit Terra. Satelit ini memiliki lebar sapuan sebesar 2330 km dan memotret seluruh permukaan bumi dalam satu atau dua hari. Satelit ini memiliki 36 band dengan tiga resolusi spasial yaitu 250m, 500m, dan 1.000m. </p>



<p>Data Terra-MODIS dimanfaatkan untuk pemanfaatan fase tanaman padi, zona potensi penangkapan ikan, monitoring titik api kebakaran hutan, dll. Data MODIS-Terra yang tersedia di Pustekdata yaitu data MODIS level 1B yaitu data yang sudah dilakukan destriping correction dan geometric correction.</p>



<p>Berbagai jenis citra juga banyak tersedia mulai dari yang tersedia secara gratis dan berbayar serta dapat disesuaikan resolusinya berdasarkan kebutuhan data. Penggunaan data penginderaan jauh dapat memperoleh data tanpa adanya kontak langsung dengan objek atau daerah yang menjadi pengamatan serta data tersebut bisa dijadikan database dalam pengambilan keputusan atau penentuan suatu pengamatan.</p>



<p>Penggunaan citra satelit dalam sektor pertanian memungkinkan untuk dapat membagi atau mengelompokkan kawasan pertanian berdasarkan jenis tanamannya, menganalisa alih fungsi lahan, mengelola dan monitoring aktifitas budidaya tanaman seperti pemilik lahan, luasan lahan, produksi, data produksi, teknologi yang digunakan, koordinat lahan dan sebagainya.</p>



<p>Hasil penelitian Yanti et al (2023), penggunaan Data Citra MODIS (MOD13A1 v006) dalam memprediksi fase tumbuh dan produktivitas padi sawah menghasilkan akurasi pada katagori baik, yang artinya data citra dapat digunakan untuk mengestimasi produkstivitas padi yang namtinya akan berperan dalam mendukung ketahanan pangan. &nbsp;</p>



<p>Ketahanan pangan dapat didukung oleh penggunaan citra satelit karena data yang dihasilkan oleh citra satelit merupakan data terbaru dan menggambarkan kondisi saat ini serta data tersebut dapat diperoleh secara cepat tanpa membutuhkan banyak tenaga serta waktu. </p>



<p>Data luasan yang akan memberikan gambaran lokasi berdasarkan penggunaan lahan, titik koordinat yang menjelaskan posisi kawasan atau wilayah, serta keluaran yang mampu menganalisa tingkat kehijauan untuk mengidentifikasi kemampuan suatu kawasan atau lahan dalam meningkatkan produktivitas lahan.</p>



<p>Data citra satelit mampu memprediksi ketersediaan pangan yang mendukung ketahanan pangan kedepannya, sehingga hal ini juga dapat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait penyediaan pangan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. </p>



<p>Data ketersediaan pangan juga bisa disandingkan dengan data pertumbuhan penduduk, dan saat ini telah banyak aplikasi yang digunakan dalam sistem informasi geografis yang mampu memberikan keluaran data berdasarkan pengolahan dan menjadi database dalam penetapan suatu kebijakan.</p>



<p><strong>*Dosen Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemanfaatan-citra-satelit-dalam-mendukung-ketahanan-pangan/">Pemanfaatan Citra Satelit dalam Mendukung Ketahanan Pangan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">184664</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Harga Bahan Pokok Naik, Padang Panjang Jadwalkan Gerakan Pangan Murah</title>
		<link>https://langgam.id/harga-bahan-pokok-naik-padang-panjang-jadwalkan-gerakan-pangan-murah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jul 2023 03:50:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bahan Pokok]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Sembako]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=183922</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota Padang Panjang akan menjadwalkan Gerakan Pangan Murah seiring semakin meningginya harga bahan pokok. Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako Padang Panjang Putra Dewangga menyampaikan, sejak akhirJuni harga cabai sudah mulai merangkak naik. Pengalaman pada Juli 2022, harga cabai melonjak hingga mencapai Rp130.000/kg. &#8220;Melihat keadaan ini, kita akan lanjutkan Gerakan Tanam Cabai Merah. Perlu penjadwalan Gerakan Pangan Murah khususnya cabai, jika harganya sudah di atas Rp50.000/kg,&#8221; ujarnya, sebagaimana dicuplik dari Kominfo Padang Panjang, Selasa (11/72023). Namun sejauh ini Padang Panjang sudah melaksanakan beberapa kegiatan pengendalian inflasi. Salah satunya lenyelenggaraan Warung Sembako Murah (Toko Pengendali Inflasi) setiap hari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/harga-bahan-pokok-naik-padang-panjang-jadwalkan-gerakan-pangan-murah/">Harga Bahan Pokok Naik, Padang Panjang Jadwalkan Gerakan Pangan Murah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Pemerintah Kota Padang Panjang akan menjadwalkan Gerakan Pangan Murah seiring semakin meningginya harga bahan pokok.</p>



<p>Kabag Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdako Padang Panjang Putra Dewangga menyampaikan, sejak akhirJuni harga cabai sudah mulai merangkak naik. Pengalaman pada Juli 2022, harga cabai melonjak hingga mencapai Rp130.000/kg.</p>



<p>&#8220;Melihat keadaan ini, kita akan lanjutkan Gerakan Tanam Cabai Merah. Perlu penjadwalan Gerakan Pangan Murah khususnya cabai, jika harganya sudah di atas Rp50.000/kg,&#8221; ujarnya, sebagaimana dicuplik dari Kominfo Padang Panjang, Selasa (11/72023).</p>



<p>Namun sejauh ini Padang Panjang sudah melaksanakan beberapa kegiatan pengendalian inflasi. Salah satunya lenyelenggaraan Warung Sembako Murah (Toko Pengendali Inflasi) setiap hari di halaman Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM yang merupakan kerja sama dinas itu dengan Koperasi Serambi Mekkah dan Bulog Cabang Bukittinggi.</p>



<p>Komoditi yang naik di antaranya cabai merah, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, telur ayam ras dan jagung.</p>



<p>&#8220;Ke depan komoditi ini perlu diperhatikan lagi. Kenapa ini bisa naik. Lakukanlah langkah-langkah konkret yang bisa menurunkan harga komoditi itu,&#8221; tegas Mendagri Tito Karnavian.</p>



<p>Dikatakan, kenaikan komoditi ini juga akan berimbas kepada Indeks Perkembangan Harga (IPH) Nasional. Saat ini sejumlah kabupaten/Klkota alami kenaikan IPH tertinggi nasional. Salah satu daerah Sumatera yang alami kenaikan IPH tertinggi yaitu Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. dimana Kabupaten ini masuk 10 besar dengan kenaikan IPH tertinggi nasional.</p>



<p>Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kota Padang Panjang Yas Edizarwin menyampaikan, saat ini berdasarkan data BPS Padang Panjang, IPH kota ini untuk minggu pertama Juli adalah 0,441 atau berfluktuasi rendah. Komoditi utama yang berkontribusi untuk fluktuasi ini adalah cabai merah, bawang merah dan bawang putih.</p>



<p>Adapun isu pengendalian inflasi Padang Panjang minggu ini di antaranya antisipasi kenaikan harga pada Juli-Agustus dikarenakan berakhirnya masa panen, khususnya cabai merah dan bawang merah. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/harga-bahan-pokok-naik-padang-panjang-jadwalkan-gerakan-pangan-murah/">Harga Bahan Pokok Naik, Padang Panjang Jadwalkan Gerakan Pangan Murah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183922</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mahyeldi Sebut Ketahanan Pangan di Talu Harus Lebih Baik, Risnawanto: Kami Ikut Instruksi Pusat</title>
		<link>https://langgam.id/mahyeldi-sebut-ketahanan-pangan-di-talu-harus-lebih-baik-risnawanto-kami-ikut-instruksi-pusat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2022 08:14:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pasaman Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Talu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=164003</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) menilai bahwa ketahanan pangan di Nagari Talu, Kecamatan Talamau harus lebih baik dari daerah lain di Sumbar. Hal itu disampaikan saat Kunjungan Kerja (Kunker) meninjau ketahanan pangan di daerah itu, Senin (24/10/2022). Dikatakan Mahyeldi, ketahanan pangan di Pasaman Barat seharusnya lebih baik dari daerah lain, karena Pasaman Barat memiliki tanah yang sangat subur dibandingkan daerah lain di Provinsi Sumatra Barat. Seperti di daerah Talu, kata Mahyeldi, masih memiliki banyak potensi yang luar biasa, dan memiliki lahan yang luas serta subur. Bahkan, sebut Mahyeldi, Pemprov Sumbar juga telah memberikan anggaran sebesar 20 persen untuk ketahanan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahyeldi-sebut-ketahanan-pangan-di-talu-harus-lebih-baik-risnawanto-kami-ikut-instruksi-pusat/">Mahyeldi Sebut Ketahanan Pangan di Talu Harus Lebih Baik, Risnawanto: Kami Ikut Instruksi Pusat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) menilai bahwa ketahanan pangan di Nagari Talu, Kecamatan Talamau harus lebih baik dari daerah lain di Sumbar.</p>
<p>Hal itu disampaikan saat Kunjungan Kerja (Kunker) meninjau ketahanan pangan di daerah itu, Senin (24/10/2022).</p>
<p>Dikatakan Mahyeldi, ketahanan pangan di Pasaman Barat seharusnya lebih baik dari daerah lain, karena Pasaman Barat memiliki tanah yang sangat subur dibandingkan daerah lain di Provinsi Sumatra Barat.</p>
<p>Seperti di daerah Talu, kata Mahyeldi, masih memiliki banyak potensi yang luar biasa, dan memiliki lahan yang luas serta subur.</p>
<p>Bahkan, sebut Mahyeldi, Pemprov Sumbar juga telah memberikan anggaran sebesar 20 persen untuk ketahanan pangan, dan meminta nagari mengatur mekanisme penanaman cabai, bawang dan budidaya ikan di Nagari Talu.</p>
<p>&#8220;Sengaja diatur seperti ini, karena merupakan trobosan baru dari wali nagari, guna menstabilkan harga bagi petani dan masyarakat,&#8221; ujar Mahyeldi dikutip dari rilis Diskominfo Pasaman Barat, Selasa (25/10/2022).</p>
<p>Lalu, Mahyeldi juga meminta, agar Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten membimbing, dan memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan mereka demi kesejahteraan bersama.</p>
<p>&#8220;Apa yang dilakukan oleh Wali Nagari Talu ini perlu ditiru oleh wali nagari lain dalam rangka menata, dan mengatur bagaimana melaksanakan program ketahanan pangan tersebut,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto mengatakan, ada beberapa titik kunjungan kerja Gubernur Sumbar di Pasaman Barat, terkhusus di Kecamatan Talamau.</p>
<p>&#8220;Sama-sama kita ketahui, Kecamatan Talamau ini sumber daya alamnya cukup potensial, maka yang menjadi perhatian kita saat ini adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), karena dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah kita harus siapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk mengolah Sumber Daya Alam tadi,&#8221; ujar Risnawanto.</p>
<p>Menurut Risnawanto, program Pemerintah Daerah Pasaman Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Holtikultura telah sesuai dengan instruksi pemerintah pusat, bagaimana mengatasi inflasi, salah satunya pada kebutuhan konsumsi rumah tangga yang membuat inflasi meningkat.</p>
<p>&#8220;Tadi kita lihat kelompok tani menanam cabai cukup bagus dan potensi perikanan di sini juga bagus, di sini juga sawah tidak pernah kering, jadi kondisi ini sangat mendukung, dengan demikian Talu cocok untuk bidang pertanian, perikanan yang kedepannya bisa mengangkat ekonomi masyarakat, khususnya di Talamau,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Melalui kolaborasi antara Pemprov dan Pemkab, lanjut Risnawanto, ada harapan yang sama, yaitu keberhasilan terealisasinya program ketahanan pangan di Talamau, baik itu dibidang pertanian maupun di bidang perikanan, yang juga dibantu dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) dengan mengalokasikan khusus dana desa untuk bidang pertanian, dan bidang perikanan.</p>
<p>Sementara itu, Wali Nagari Talu, Mahyudanil menyampaikan, program yang dijalankan merupakan bentuk respons nagari kepada kebijakan pusat dalam rangka menciptakan ketersediaan pangan.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/petani-ditahan-di-lapas-talu-lbh-padang-kesewenangan-dan-tak-berdasar/">Petani Ditahan di Lapas Talu, LBH Padang: Kesewenangan dan Tak Berdasar</a></strong></p>
<p>&#8220;Sebenarnya, menanam cabai dan membudidayakan ikan merupakan hal biasa, namun yang menjadi istimewa di sini, bahwa nagari membuat terobosan baru dalam hal menangkap kesempatan yang efektif agar anggaran APBN dan APBD yang sebelumnya dianggarkan ke nagari itu dapat dijadikan sebagai aset nagari, sehingga kedepannya jika program ketahanan pangan ini jalan, maka akan dialihkan ke BUMNAG dan kedepannya BUMNAG tidak dianggarkan, melainkan dari pemanfaatan usaha yang dikelola Nagari sekarang,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Mahyudanil menjelaskan, saat ini terdapat enam titik ketahanan pangan yang dikembangkan di lima jorong, berupa tanaman cabai, bawang dan budidaya ikan.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/mahyeldi-sebut-ketahanan-pangan-di-talu-harus-lebih-baik-risnawanto-kami-ikut-instruksi-pusat/">Mahyeldi Sebut Ketahanan Pangan di Talu Harus Lebih Baik, Risnawanto: Kami Ikut Instruksi Pusat</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164003</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wujudkan Ketahanan Pangan, Wabup Pessel Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong</title>
		<link>https://langgam.id/wujudkan-ketahanan-pangan-wabup-pessel-ajak-masyarakat-manfaatkan-lahan-kosong/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2022 10:41:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=159537</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Pesisir Selatan (Pessel) Rudi Hariyansyah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di daerah masing-masing demi mewujudkan ketahanan pangan. &#8220;Kalau tidak bisa tanam padi karena rusaknya irigasi atau ada permasalahan lain, maka manfaatkanlah lahan kosong untuk menanam jagung,&#8221; ujar Rudi saat menghadiri tanam jagung perdana serentak di Koto Berapak, Bayang, Senin (25/7/2022). Dijelaskan Rudi, bertanam jagung merupakan salah satu program pemerintah Presiden RI Joko Widodo, termasuk daerah Pesisir Selatan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan. Sebab, sebut Rudi, Indonesia kaya Sumber Daya Alam (SDA) dan mampu menanam yang dapat menghasilkan komoditas ekspor sampai saat ini,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wujudkan-ketahanan-pangan-wabup-pessel-ajak-masyarakat-manfaatkan-lahan-kosong/">Wujudkan Ketahanan Pangan, Wabup Pessel Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Wakil Bupati (Wabup) Pesisir Selatan (Pessel) Rudi Hariyansyah mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di daerah masing-masing demi mewujudkan ketahanan pangan.</p>
<p>&#8220;Kalau tidak bisa tanam padi karena rusaknya irigasi atau ada permasalahan lain, maka manfaatkanlah lahan kosong untuk menanam jagung,&#8221; ujar Rudi saat menghadiri tanam jagung perdana serentak di Koto Berapak, Bayang, Senin (25/7/2022).</p>
<p>Dijelaskan Rudi, bertanam jagung merupakan salah satu program pemerintah Presiden RI Joko Widodo, termasuk daerah Pesisir Selatan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan.</p>
<p>Sebab, sebut Rudi, Indonesia kaya Sumber Daya Alam (SDA) dan mampu menanam yang dapat menghasilkan komoditas ekspor sampai saat ini, termasuk gula, cabe meskipun pigbek yang dilakukan negara. Hal itu didasari karena untuk ketersediaan pangan di negara kita.</p>
<p>Bertanam jagung, lanjut Rudi, bisa menjadi salah satu alternatif, karena jagung memiliki kandungan protein. Dan sejauh ini, pihaknya telah melakukan sinergi bersama BUMN dan BUMD dalam menjamin ketersedian pupuk di daerah itu.</p>
<p>&#8220;Kalaupun kita mempunyai sumber daya alam yang bagus, kenapa nggak kita manfaatkan,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Rudi mengakui, untuk saat memang saluran irigasi banyak yang rusak, untuk memperbaiki secara primer maupun sekunder membutuhkan anggaran yang cukup besar, lebih kurang sekitar Rp400 miliar.</p>
<p><strong> Baca juga: <a href="https://langgam.id/paripurna-dewan-fraksi-demokrat-ingatkan-serapan-apbd-pesisir-selatan/">Paripurna Dewan: Fraksi Demokrat Ingatkan Serapan APBD Pesisir Selatan</a></strong></p>
<p>&#8220;Maka manfaatkan lahan kosong yang memiliki potensi. Karena ini juga mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang menjadi isu nasional, yaitu krisis energi dan krisis pangan,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Dapatkan update berita terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wujudkan-ketahanan-pangan-wabup-pessel-ajak-masyarakat-manfaatkan-lahan-kosong/">Wujudkan Ketahanan Pangan, Wabup Pessel Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Kosong</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159537</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Solusi Kedaulatan Pangan Keluarga Perkotaan Melalui Urban Farming</title>
		<link>https://langgam.id/solusi-kedaulatan-pangan-keluarga-perkotaan-melalui-urban-farming/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jul 2022 03:04:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Fateta Unand]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166391</guid>

					<description><![CDATA[<p>Setiap manusia sebagai makhluk hidup pasti memiliki kebutuhan dasar, salah satunya kebutuhan terhadap pangan. Berbagai cara manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya atas pangan baik secara langsung maupun tidak langsung. Upaya yang dilakukan secara langsung manusia dapat bercocok tanam, beternak serta menangkap ikan dan hasil laut lainnya. Sedangkan secara tidak langsung dengan mencari akses terhadap kebutuhan pangan seperti pasar produk hasil pertanian (secara umum) dalam pemenuhan kebutuhan dasar tersebut. Begitu pentingnya kebutuhan pangan bagi manusia sampai diakui negara bahwa urusan pangan merupakan urusan wajib yang patut dipenuhi. Ketahanan pangan suatu negara akan menjadi salah satu indikator dari kedaulatan negara itu sendiri.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/solusi-kedaulatan-pangan-keluarga-perkotaan-melalui-urban-farming/">Solusi Kedaulatan Pangan Keluarga Perkotaan Melalui Urban Farming</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap " style="background-color: #ffffff; color: #000000; border-color: #ffffff;">S</span>etiap manusia sebagai makhluk hidup pasti memiliki kebutuhan dasar, salah satunya kebutuhan terhadap pangan. Berbagai cara manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya atas pangan baik secara langsung maupun tidak langsung.</p>
<p>Upaya yang dilakukan secara langsung manusia dapat bercocok tanam, beternak serta menangkap ikan dan hasil laut lainnya. Sedangkan secara tidak langsung dengan mencari akses terhadap kebutuhan pangan seperti pasar produk hasil pertanian (secara umum) dalam pemenuhan kebutuhan dasar tersebut.</p>
<p>Begitu pentingnya kebutuhan pangan bagi manusia sampai diakui negara bahwa urusan pangan merupakan urusan wajib yang patut dipenuhi. Ketahanan pangan suatu negara akan menjadi salah satu indikator dari kedaulatan negara itu sendiri.</p>
<p>Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 68 Tahun 2002 tentang Ketahanan Pangan, Ketahanan Pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau.</p>
<p>Selaras dengan itu, FAO menyebutkan bahwa kondisi ketahanan pangan harus memenuhi 4 (empat) komponen, yaitu : 1) Kecukupan ketersediaan bahan pangan, 2) Stabilitas ketersediaan bahan pangan tanpa fluktuasi dari musim ke musim atau dari tahun ke tahun, 3) Aksesibilitas/keterjangkauan terhadap bahan pangan, dan 4) Kualitas/keamanan bahan pangan yang digunakan.</p>
<p>Seiring perkembangan zaman dan teknologi, berbicara sumber pangan tidak mesti dari pola konvensional yang membutuhkan lahan luas akan tetapi, dapat adaptif dengan kehidupan masyarakat perkotaan saat ini.</p>
<p>Sebagai contoh, model pertanian urban yang marak dikembangkan saat ini. Pertanian urban dapat didefinisikan sebagai konsep memindahkan pertanian konvensional ke pertanian perkotaan. Faktor yang membedakan hanya terletak pada pelaku dan media tanamnya.</p>
<p>Menurut Bareja (2010), Urban farming atau urban agriculture adalah kegiatan budidaya tanaman atau memelihara hewan ternak di dalam dan di sekitar wilayah kota besar (metropolitan) atau kota kecil untuk memperoleh bahan pangan atau kebutuhan lain dan tambahan finansial. Termasuk didalamnya pemprosesan hasil panen, pemasaran, dan distribusi produk hasil kegiatan tersebut.</p>
<p>Berkembangnya pertanian urban saat ini adalah sebagai respon dari banyaknya masalah yang berkaitan dengan kehidupan di perkotaan. Yakni, dengan semakin berkurangnya lahan pertanian karena banyaknya pembangunan yang dilakukan.</p>
<p>Hal inilah yang memunculkan keinginan orang-orang dengan kemampuan dan pengetahuan dalam bidang pertanian memanfaatkan peluang dengan mengoptimalkan potensi sumber daya yang dimiliki.</p>
<p>Dengan tujuan adalah membudidayakan tanaman sayuran pada lahan terbatas dan terlantar secara maksimal dan efisien. Beberapa contoh penerapan pertanian urban yang dapat dilaksanakan pada pekarangan rumah, diantaranya 1) hidroponik, 2) polybag, 3) vertikultur, dan 4) memanfaatkan rooftop.</p>
<p>Hidroponik adalah istilah yang dipakai untuk sistem penanaman dalam media air, dimana unsur hara yang biasa diperoleh tanaman dari tanah digantikan dengan nutrisi buatan dalam media air. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan pipa air.</p>
<p>Dalam menjamin ketersediaan sirkulasi nutrisi, rangkatan pipa air disiapkan alat pompa dengan kapasitas tertentu. Selain nutrisi, hal yang penting diperhatikan dalam membuat hidroponik adalah suhu dan intensitas cahaya.</p>
<p>Tanaman hidroponik outdoor membutuhkan cahaya matahari minimal 8 jam, dengan cahaya terbaik yaitu mulai dari pagi sampai tengah hari. Sementara pada tanaman hidroponik indoor butuh cahaya dengan lampu LED yang sudah dipadukan spektrum biru dan spektrum merah selama 8 – 10 jam.</p>
<p>Sebagai contoh gambaran pada lahan ± 1 x 2 meter, memakai metode hidoponik dapat menampung sekitar 20 – 25 tanaman dalam sekali siklus tanamnya.</p>
<p>Menggunakan polybag adalah salah satu cara lain dalam melaksanakan penanaman di lahan yang terbatas. Saat menggunakan polybag, media tanam berupa tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1. Penanaman dengan polybag, cara ini dinilai relatif hemat biaya karena alat yang dipergunakan cukup sederhana.</p>
<p>Cara lain yang lebih efisien dalam memanfaatkan lahan adalah dengan menerapkan vertikultur. Hanya dengan memanfaatkan bidang vertical seperti dinding dan pagar rumah. Vertikultur biasanya digunakan untuk menanam tanaman yang berusia pendek, seperti selada, seledri, sawi,pakcoy, bayam dan berbagai jenis sayuran lainnya.</p>
<p>Adapun keunggulan menggunakan cara vertikultur adalah pada pot tanaman biasanya menggunakan botol bekas, bambo atau bahan sekitar rumah yang dapat “disulap” kembali sebagai wadah tanaman.</p>
<p>Memanfaatkan Rooftop dengan menjadikan bagian atap rumah (atau bagian lantai atas rumah) sebagai lahan bertanam. Hal yang perlu diperhatikan adalah kekuatan konstruksi rooftop, karena selain untuk tempat tumbuh tanaman juga harus dapat menahan beban manusia yang berada di atas.</p>
<p>Selain menghasilkan tanaman, fungsi rooftop juga sebagai peredam panas matahari yang masuk ke dalam rumah serta sebagai tempat bersantai.</p>
<p>Tren pertanian urban apabila terus dikembangkan dapat diproyeksikan sebagai penyuplai bagi ketersediaan bahan makanan dan ketahanan pangan di wilayah perkotaan.</p>
<p>Kemampuan mencukupi kebutuhan pangan secara mandiri, akan mengurangi faktor hambatan distribusi pangan ke wilayah perkotaan.</p>
<p>Tren pertanian urban dianggap sebagai gaya hidup sehat. Hal ini dikarenakan sebagian besar pertanian urban lebih memilih menerapkan sistem pertanian organik dengan tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida sintetis.</p>
<p>Pertanian urban dapat menciptakan lingkungan asri, nyaman dan sehat untuk ditinggali dengan berbagai sistem penanaman seperti vertikultur, hidroponik dan aquaponik yang dengan mudah dapat diterapkan di area terbatas.</p>
<p>Apabila pertanian urban bisa diterapkan oleh masyarakat banyak, sebagai kegiatan produktif dalam pemberdayaan masyarakat dan menunjang perekonomian masyarakat.</p>
<p>Hubungan sosial kemasyarakatan dapat tumbuh dengan menguatnya rasa kebersamaan dan menciptakan budaya bergotong royong di lingkungan masyarakat perkotaan.</p>
<p><strong>*Dosen Fateta Unand dan Penggiat Lingkungan</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/solusi-kedaulatan-pangan-keluarga-perkotaan-melalui-urban-farming/">Solusi Kedaulatan Pangan Keluarga Perkotaan Melalui Urban Farming</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166391</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketahanan Pangan Prioritas Perhatian Wabup Pesisir Selatan</title>
		<link>https://langgam.id/ketahanan-pangan-prioritas-perhatian-wabup-pesisir-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Jan 2022 01:22:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Rudi Hariyansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=144915</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ketahanan pangan terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Kerja sama dengan berbagai pihak digenjot untuk mengoptimalkan potensi yang ada. Wakil Bupati Rudi Hariyansyah mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dengan mengembangkan progam nagari mandiri pangan. &#8220;Kabupaten Pesisir Selatan fokus meningkatkan ketahanan pangan masyarakat,&#8221; katanya di Painan, Rabu (12/1/2022). Ke depan, lanjutnya, pemerintah setempat terus memberikan perhatian terhadap pembangunan nagari mandiri pangan. Beberapa upaya, seperti pembangunan infrastruktur jalan, irigasi dan peningkatan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat. Peningkatan gizi juga menjadi skala prioritas. Sumber daya manusia ditingkatkan dengan melibatkan lintas sektor. &#8220;Kualitas hidup masyarakat diharapkan meningkat melalui program nagari</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ketahanan-pangan-prioritas-perhatian-wabup-pesisir-selatan/">Ketahanan Pangan Prioritas Perhatian Wabup Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Ketahanan pangan terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Kerja sama dengan berbagai pihak digenjot untuk mengoptimalkan potensi yang ada.</p>
<p>Wakil Bupati Rudi Hariyansyah mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan pemerintah dengan mengembangkan progam nagari mandiri pangan. &#8220;Kabupaten Pesisir Selatan fokus meningkatkan ketahanan pangan masyarakat,&#8221; katanya di Painan, Rabu (12/1/2022).</p>
<p>Ke depan, lanjutnya, pemerintah setempat terus memberikan perhatian terhadap pembangunan nagari mandiri pangan. Beberapa upaya, seperti pembangunan infrastruktur jalan, irigasi dan peningkatan ekonomi serta pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Peningkatan gizi juga menjadi skala prioritas. Sumber daya manusia ditingkatkan dengan melibatkan lintas sektor.</p>
<p>&#8220;Kualitas hidup masyarakat diharapkan meningkat melalui program nagari mandiri pangan ini. Sekaligus menciptakan kemandirian, ketahanan pangan dan gizi serta peningkatan ekonomi masyarakat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Menurut Wabup, pengembangan ekonomi masyarakat dan menciptakan ketahanan pangan memerlukan kerjasama, seperti dengan Bulog. Dengan begitu beras premium petani akan langsung dibeli oleh Bulog.</p>
<p>Petani ke depan tidak lagi mengalami kerugian sebab pemasaran hasil panen terjamin. &#8220;Harga beras petani akan selalu stabil,&#8221; katanya.</p>
<p>Rudi menyebut akan terus melakukan komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak. Pembangunan bidang pangan menjadi skala prioritas dan strategis dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p>
<h4>—<br />
Dapatkan update <strong>berita terbaru</strong> setiap hari dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update</strong>, caranya klik <a href="https://t.me/langgamid">https://t.me/langgamid</a>, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ketahanan-pangan-prioritas-perhatian-wabup-pesisir-selatan/">Ketahanan Pangan Prioritas Perhatian Wabup Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">144915</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menggelorakan Kawasan Daulat Pangan di Pinggir Tol Padang &#8211; Pekanbaru</title>
		<link>https://langgam.id/menggelorakan-kawasan-daulat-pangan-di-pinggir-tol-padang-pekanbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2020 16:47:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Padang-Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Tol Sumatra]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=73197</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sepelemparan batu dari jalan tol Padang &#8211; Pekanbaru pada ruas 4 km &#8211; 4,6 km di Kampung Tong Blau, Dusun Kasai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (31/10), para petani menggelorakan kawasan daulat pangan (KDP). Deklarasi kedaulatan pangan yang diinisiasi oleh Serikat Petani Indonesia (SPI),  melibatkan pemuda setempat, Babinsa TNI, dan kepolisian. Lokasi deklarasi di lahan seorang petani, Marsilam, sangat dekat dengan tol Trans Sumatra, Padang &#8211; Pekanbaru, yang kebetulan tengah dikerjakan. &#8220;Amanah bagi petani menyiapkan pangan yang baik dan aman,&#8221; ujar Marsilam, tokoh petani di Tong Blau. Ruas tol tersebut pun mengular di lahan sawah produktif,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menggelorakan-kawasan-daulat-pangan-di-pinggir-tol-padang-pekanbaru/">Menggelorakan Kawasan Daulat Pangan di Pinggir Tol Padang &#8211; Pekanbaru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Sepelemparan batu dari jalan tol Padang &#8211; Pekanbaru pada ruas 4 km &#8211; 4,6 km di Kampung Tong Blau, Dusun Kasai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (31/10), para petani menggelorakan kawasan daulat pangan (KDP).</p>
<p>Deklarasi kedaulatan pangan yang diinisiasi oleh Serikat Petani Indonesia (SPI),  melibatkan pemuda setempat, Babinsa TNI, dan kepolisian. Lokasi deklarasi di lahan seorang petani, Marsilam, sangat dekat dengan tol Trans Sumatra, Padang &#8211; Pekanbaru, yang kebetulan tengah dikerjakan.</p>
<p>&#8220;Amanah bagi petani menyiapkan pangan yang baik dan aman,&#8221; ujar Marsilam, tokoh petani di Tong Blau.</p>
<p>Ruas tol tersebut pun mengular di lahan sawah produktif, masih sehamparan dengan lokasi deklarasi kawasan daulat pangan.</p>
<p>“Kampung ini cukup istimewa, memiliki sawah dan hutan sekaligus. Sawahnya sekitar 30 hektare, hutan 136 hektare. Ada 55 KK di sini yang mulai konsisten bertani secara agroekologi,” kata  Ketua SPI Sumatra Barat Rustam Effendi,</p>
<p>Rustam melanjutkan, petani di kampung ini juga sudah memiliki “rice milling” mini dengan kekuatan 100 Kg per jam. Petaninya juga mengolah pupuk secara mandiri.</p>
<p>“Alhamdulillah, berdaulat pangan,” tukasnya.</p>
<p>Rustam menambahkan, pemuda tani di kampung ini juga mengelola hutan seluas 500 hektare penyangga air dan hasil hutan bukan kayu berupa manau dan aren.</p>
<p>Ketua Umum SPI Henry Saragih menjelaskan, KDP adalah sebuah kawasan yang penduduknya menerapkan konsep kedaulatan pangan, melalui pemanfaatan semua sumber daya alam kawasan secara agroekologis dan integrasi oleh, dari, dan untuk rakyat untuk penyediaan pangan yang cukup, aman, sehat dan bergizi serta berkelanjutan; dan berdampak pada berkembangnya ekonomi kawasan yang mensejahterakan rakyatnya.</p>
<p>“Dari segi undang-undang, kawasan kedaulatan pangan didukung oleh adalah UU Pokok-Pokok Agraria no.5/1960, UU Pangan no.18/2012, UU Perlindungan dan Pemberdayaan Petani no.19/2013, UU Hortikultura no.13/2010, UU Peternakan dan Kesehatan Ternak no.18/2009, UU Perlindungan Lahan Pangan Berkelanjutan no.41/2009 dan UU Koperasi no.12/2012 berikut peraturan turunannya, serta Deklarasi PBB tentang Hak Asasi Petani dan Orang yang Bekerja di Perdesaan (UNDROP),” papar Henry.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Henry menjelaskan, KDP memiliki beberapa prinsip. Pertama, pelaku utama pertanian adalah keluarga petani dan / atau koperasi dan / atau negara.</p>
<p>Kedua, tanah, air dan benih dikuasai secara setara oleh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Ketiga, produksi pertanian dijalankan dalam skala kecil.</p>
<p>Keempat, model produksi pertanian menggunakan model pertanian agroekologi. Kelima, proses pasca panen pertanian dilaksanakan dalam skala kecil dan menengah.</p>
<p>Kelima, distribusi hasil pertanian dijalankan dalam jarak dekat dan menengah dan / atau pasar lokal / teritori.</p>
<p>“Jadi bisa dikatakan gerakan KDP ini berasal dari petani, untuk menjawab tantangan krisis pangan tidak hanya karena covid, juga karena krisis yang bersumber dari faktor lainnya danmensejahterakan petani dan kemandirian bangsa. KDP akan terus dideklarasikan setelah hari ini,” ungkapnya.</p>
<p>Pada hari yang sama, KDP dideklarasikan di 4 provinsi. Selain Sumatra Barat, 3 provinsi lainnya adalah Lampung, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur.</p>
<p>&#8220;Tidak ada kata lelah untuk mu negeri ku. Babinsa selalu mendukung kegiatan SPI dalam rangka deklarasi kawasan daulat pangan,&#8221; ujar anggota Babinsa TNI setempat, Ermen. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menggelorakan-kawasan-daulat-pangan-di-pinggir-tol-padang-pekanbaru/">Menggelorakan Kawasan Daulat Pangan di Pinggir Tol Padang &#8211; Pekanbaru</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">73197</post-id>	</item>
		<item>
		<title>24 Lumbung Pangan di Pesisir Selatan, Kabar Baik di Tengah Pandemi</title>
		<link>https://langgam.id/24-lumbung-pangan-di-pesisir-selatan-kabar-baik-di-tengah-pandemi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2020 10:32:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Covid-19]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Lumbung Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Virus Corona]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=43441</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kabar baik berhembus dari Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) di tengah Pandemi Corona.  Pemerintah di daerah itu hingga saat ini mencatat sebanyak 24 lumbung pangan aktif yang kedudukannya menyebar sejumlah kecamatan. Lumbung pangan merupakan pertahanan terbaik di tengah ancaman krisis pangan sebagai dampak dari wabah Covid-19. &#8220;Lumbung pangan bertujuan untuk memberi akses pangan kepada anggota jika terjadi gagal panen atau bencana alam dengan skema yang disepakati,&#8221; Kepala Dinas Pangan Kabupaten Pesisir Selatan Alfis Basyir, sebagaimana dilansir dari pesisirselatankab.go.id. Ia menjelaskan, dari 24 lumbung pangan yang ada, 14 di antaranya dikategorikan sebagai lumbung mandiri, delapan pengembangan dan sisanya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/24-lumbung-pangan-di-pesisir-selatan-kabar-baik-di-tengah-pandemi/">24 Lumbung Pangan di Pesisir Selatan, Kabar Baik di Tengah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="http://langgam.id">Langgam.id</a></span> &#8211; </strong>Kabar baik berhembus dari Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) di tengah Pandemi Corona.  Pemerintah di daerah itu hingga saat ini mencatat sebanyak 24 lumbung pangan aktif yang kedudukannya menyebar sejumlah kecamatan.</p>
<p>Lumbung pangan merupakan pertahanan terbaik di tengah ancaman krisis pangan sebagai dampak dari wabah Covid-19.</p>
<p>&#8220;Lumbung pangan bertujuan untuk memberi akses pangan kepada anggota jika terjadi gagal panen atau bencana alam dengan skema yang disepakati,&#8221; Kepala Dinas Pangan Kabupaten Pesisir Selatan Alfis Basyir, sebagaimana dilansir dari <em><span style="color: #993300;"><a style="color: #993300;" href="https://pesisirselatankab.go.id/">pesisirselatankab.go.id</a></span>.</em></p>
<p>Ia menjelaskan, dari 24 lumbung pangan yang ada, 14 di antaranya dikategorikan sebagai lumbung mandiri, delapan pengembangan dan sisanya dua lagi dikategorikan masih tahap penumbuhan.</p>
<p>Sebelumnya, hanya ada empat lumbung pangan yang berstatus pengembangan dan karena terdapat empat lumbung yang menerima bantuan Rp40 juta tahun ini maka jumlahnya menjadi delapan.</p>
<p>&#8220;Lumbung pangan dikategorikan sebagai lumbung pangan pengembangan jika mendapat bantuan Rp40 juta dan jika sudah mendapat bantuan sebanyak Rp60 juta maka dkategorikan mandiri,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia menyebut pengelola lumbung juga diberi kesempatan untuk membuka usaha sampingan dengan mengelola gabah yang ada di lumbung namun dengan catatan diketahui oleh seluruh pengelola dan tidak berdampak pada ketersediaan gabah yang sewaktu-waktu bisa digunakan .</p>
<p>&#8220;Karena diketahui oleh seluruh anggota maka jika terdapat keuntungan dari usaha juga digunakan sesuai kesepakatan bersama,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya sesuai dengan kondisi wilayah di daerah setempat setidaknya terdapat sekitar 182 lumbung pangan atau satu nagari memiliki satu lumbung.</p>
<p>&#8220;Salah satu syarat pendirian lumbung pangan ialah berada di wilayah penghasil gabah dan secara keseluruhan semua nagari di Pesisir Selatan merupakan sentra gabah,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Hanya saja untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan keseriusan dari masyarakat terutama petani, karena peran serta mereka cukup menentukan baik pada awal pendirian hingga menggerakannya.</p>
<p>Beberapa syarat yang mesti dipenuhi dalam pendirian lumbung pangan ialah kelompok tani yang aktif dan terdaftar di sistem penyuluh pertanian, memiliki lokasi pendirian lumbung dan lain lain-lain. <strong>(Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/24-lumbung-pangan-di-pesisir-selatan-kabar-baik-di-tengah-pandemi/">24 Lumbung Pangan di Pesisir Selatan, Kabar Baik di Tengah Pandemi</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43441</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ketua DPD Harap Lumbung Pangan Jatim Digelar Sepanjang Tahun</title>
		<link>https://langgam.id/ketua-dpd-harap-lumbung-pangan-jatim-digelar-sepanjang-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2020 11:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DPD RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=43286</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melakukan kunjungan ke Lumbung Pangan Jawa Timur di Surabaya, guna memantau stok ketersediaan bahan pangan. Dalam kesempatan tersebut, ia berharap Lumbung Pangan Jatim tidak hanya digelar saat pandemi Covid-19 tetapi sepanjang tahun dan menjadi role model ketahanan pangan daerah. &#8220;Harapan saya, Lumbung Pangan ini akan berlangsung terus, jangan hanya saat pandemi. Tetapi seterusnya sebagai bantuan pemerintah terhadap masyarakat. Sosialisasi kepada warga harus ditingkatkan agar semua warga mengetahui keberadaan Lumbung Pangan ini,&#8221; ujar LaNyalla, Rabu (20/5/2020) petang di Surabaya. Selain itu, ia juga berharap Lumbung Pangan tidak hanya digelar di satu titik,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ketua-dpd-harap-lumbung-pangan-jatim-digelar-sepanjang-tahun/">Ketua DPD Harap Lumbung Pangan Jatim Digelar Sepanjang Tahun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti melakukan kunjungan ke Lumbung Pangan Jawa Timur di Surabaya, guna memantau stok ketersediaan bahan pangan. Dalam kesempatan tersebut, ia berharap Lumbung Pangan Jatim tidak hanya digelar saat pandemi Covid-19 tetapi sepanjang tahun dan menjadi role model ketahanan pangan daerah.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Harapan saya, Lumbung Pangan ini akan berlangsung terus, jangan hanya saat pandemi. Tetapi seterusnya sebagai bantuan pemerintah terhadap masyarakat. Sosialisasi kepada warga harus ditingkatkan agar semua warga mengetahui keberadaan Lumbung Pangan ini,&#8221; ujar LaNyalla, Rabu (20/5/2020) petang di Surabaya.</p>
<p dir="ltr">Selain itu, ia juga berharap Lumbung Pangan tidak hanya digelar di satu titik, di Surabaya saja, tetapi digelar di banyak titik di seluruh Jatim.  &#8220;Di setiap kabupaten kota. Kalau tidak bisa  ya di tujuh Bakorwil di wilayah Jatim. Karena ini sangat efektif dan di Indonesia belum ada. Ini bisa jadi role model dan ditiru oleh daerah lain di Indonesia, saya yakin sangat membantu masyarakat,&#8221; tegas LaNyalla yang didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol. M. Fadil dan jajaran direksi BUMD PT Panca Wira Usaha.</p>
<p dir="ltr">Menanggapi keinginan tersebut, Dirut PT Panca Wira Usaha (PWU) Erlangga Satriagung menyatakan sangat senang. Ia mengatakan bahwa usulan tersebut sangat bagus karena bisa menjangkau seluruh masyarakat di Jatim, tidak hanya di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, utamanya saat pandemi Covid-19.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Karena dengan keberadaan Lumbung Pangan ini masyarakat memang sangat terbantu dapatkan sembako dengan harga murah dan bebas dari spekulan yang mematok harga tinggi. Sebab tujuan Lumbung Pangan itu membuat masyarakat nyaman. Dalam rangka mendekati Hari Raya dan PSBB, pemerintah turun tangan menyiapkan sembako  di bawah harga. Memang tidak besar-besaran volume jualannya, tetapi membuat masyarakat tenang dan tidak panik,&#8221; ujar Erlangga.</p>
<p dir="ltr">Terkait stok bahan pangan, Erlangga mengatakan sangat cukup dan aman. Harga juga sangat stabil dan di bawah harga pasar karena mengambil dari sentralnya. Misalkan  telur dari Blitar. Beras dari Jember, Mojokerto, Nganjuk, Bojonegoro, Ngawi dan lain sebagainya. &#8220;Makanya kalau beras, Lumbung Pangan ini menjadi etalase beras Jatim. Kami ambil dari Gapoktan di seluruh Jatim,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Erlangga optimis Lumbung Pangan ini akan menjadi stabilisator harga bahan pangan di Jatim sehingga harga tidak dipermainkan oleh tengkulak atau sekulan.  Gula misalnya, jika sebelum ini harganya bisa mencapai Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu, per kilogram dengan adanya Lumbung Pangan harga menjadi turun. Saat ini harga gelar di pasaran sudah di level Rp 15 ribu per kilogram.</p>
<p dir="ltr">Apalagi saat ini masyarakat juga bertambah banyak yang mengetahui dan senang karena ongkos kirim gratis. Dalam sehari, rata-rata transaksi baik online maupun offline mencapai 2 ribu transaksi per hari dari wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. <strong>(inforial)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ketua-dpd-harap-lumbung-pangan-jatim-digelar-sepanjang-tahun/">Ketua DPD Harap Lumbung Pangan Jatim Digelar Sepanjang Tahun</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">43286</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/89 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-08 16:17:53 by W3 Total Cache
-->