<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Gempa Cianjur Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/gempa-cianjur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/gempa-cianjur/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jan 2023 08:56:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Gempa Cianjur Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/gempa-cianjur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Wako Rida Ananda Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/wako-rida-ananda-serahkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2022 09:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166224</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Bantuan berupa rendang hingga obat-obatan itu diserahkan akhir pekan kemarin. &#8220;Bantuan yang diserahkan berupa setengah ton rendang daging, rendang telur, dan rendang jamur. Ada juga air mineral dan obat-obatan,&#8221; kata Wako Rida. Bantuan diterima oleh Bupati Cianjur diwakili Asisten III Administrasi Umum Dedi Sudrajat dan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Tedy Artiawan di kantor Bupati Cianjur. Wako Rida Ananda mengatakan, pemerintah kota dan masyarakat Payakumbuh turut berduka cita atas musibah yang dialami oleh warga Cianjur. Banyak korban gempa kehilangan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-rida-ananda-serahkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-cianjur/">Wako Rida Ananda Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Bantuan berupa rendang hingga obat-obatan itu diserahkan akhir pekan kemarin.</p>
<p>&#8220;Bantuan yang diserahkan berupa setengah ton rendang daging, rendang telur, dan rendang jamur. Ada juga air mineral dan obat-obatan,&#8221; kata Wako Rida.</p>
<p>Bantuan diterima oleh Bupati Cianjur diwakili Asisten III Administrasi Umum Dedi Sudrajat dan Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan Tedy Artiawan di kantor Bupati Cianjur.</p>
<p>Wako Rida Ananda mengatakan, pemerintah kota dan masyarakat Payakumbuh turut berduka cita atas musibah yang dialami oleh warga Cianjur. Banyak korban gempa kehilangan anggota keluarga dan saat ini masih banyak yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.</p>
<p>Bahkan, lanjutnya, pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan pihak terkait. Melihat kondisi yang menimpa Pemko Payakumbuh menggalang bantuan selama dua pekan.</p>
<p>&#8220;Mulai dari OPD ( Organisasi Perangkat Daerah), sekolah, BUMN/BUMD (Badan Usaha Milik Negara/Daerah), dan pengusaha. Masyarakat juga turut menyumbangkan sebagai bentuk kepedulian atas musibah ini,&#8221; kata Rida.</p>
<p>Wako Payakumbuh berharap Cianjur segera pulih dan diberikan kesabaran serta ketabahan dalam menghadapi ujian sekarang.</p>
<p>Dedi Sudrajat mengucapkan terima kasih pada Kota Payakumbuh yang sudah ikut merasakan beban penderitaan dari warga Cianjur. Diakui, warga Cianjur menantikan rendang dari Kota Payakumbuh, kota yang memiliki brand The City of Randang.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/wako-dan-wawako-pariaman-antarkan-langsung-bantuan-untuk-korban-gempa-cianjur/">Wako dan Wawako Pariaman Antarkan Langsung Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur</a></strong></p>
<p>Pada momentum itu, Wako Rida bersama Kajari, Kapolres, Dirut PDAM, Kepala Bank Nagari, dan kepala OPD terkait mengunjungi posko TNI di pendopo kantor Bupati Cianjur.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-rida-ananda-serahkan-bantuan-kemanusiaan-untuk-cianjur/">Wako Rida Ananda Serahkan Bantuan Kemanusiaan untuk Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166224</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wako dan Wawako Pariaman Antarkan Langsung Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/wako-dan-wawako-pariaman-antarkan-langsung-bantuan-untuk-korban-gempa-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Dec 2022 01:11:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166207</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Sebagai bentuk kepedulian kepada semsa Wali Kota Pariaman Genius Umar, dan Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, bersama dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Pariaman, antar bantuan langsung ke Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Rombongan dari Pemko Pariaman ini, diterima langsung oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman dan jajaran Pemerintah Kabupaten Cianjur, bertempat di di Pandopo Bupati Cianjur, Sabtu (10/12/2022). Seperti diketahui, gempa bumi yang melanda Cianjur, berkekuatan 5,6 Magnitude itu, terjadi pada Senin, 21 November 2022 lalu, dan telah menewaskan ratusan warga dan meluluhlantakkan ratusan bangunan di Kabupaten Cianjur. “Hari ini, saya bersama dengan Wakil Wali Kota</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-dan-wawako-pariaman-antarkan-langsung-bantuan-untuk-korban-gempa-cianjur/">Wako dan Wawako Pariaman Antarkan Langsung Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Sebagai bentuk kepedulian kepada semsa Wali Kota Pariaman Genius Umar, dan Wakil Wali Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, bersama dengan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Pariaman, antar bantuan langsung ke Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.</p>
<p>Rombongan dari Pemko Pariaman ini, diterima langsung oleh Bupati Cianjur, Herman Suherman dan jajaran Pemerintah Kabupaten Cianjur, bertempat di di Pandopo Bupati Cianjur, Sabtu (10/12/2022).</p>
<p>Seperti diketahui, gempa bumi yang melanda Cianjur, berkekuatan 5,6 Magnitude itu, terjadi pada Senin, 21 November 2022 lalu, dan telah menewaskan ratusan warga dan meluluhlantakkan ratusan bangunan di Kabupaten Cianjur.</p>
<p>“Hari ini, saya bersama dengan Wakil Wali Kota dan Forkompimda Kota Pariaman, menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kota Pariaman untuk masyarakat Cianjur yang terkena gempa, dan kegiatan peduli sesama ini selalu kami lakukan apabila ada daerah di indonesia yang tertimpa bencana” ujar Wali Kota Pariaman, Genius Umar, ketika mengantarkan bantuan dari Pemko Pariaman ke Kabupaten Cianjur,&#8221; katanya.</p>
<p>Dirinya juga mengatakan, bahwa atas nama masyarakat dan Pemerintah Kota Pariaman, merasakan keprihatinan dan ikut bersedih mendengar berita bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. &#8220;Pengalaman gempa di Pariaman tahun 2009 telah menjadikan kita sebagai sesama daerah harus kompak dan saling membantu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>“Kota Pariaman dan Sumatra Barat, dulu juga pernah mengalami bencana, dimana pada tahun 2009 yang lampau, dilanda gempa besar 7,8 SR, dan saat itu banyak bantuan yang datang, baik dari nasional, dan internasional,” ungkapnya</p>
<p>Genius menambahkan, karena daerahnya juga pernah mengalami apa yang saudara kami alami disini, dan untuk meningkatkankan rasa peduli dan solidaritas sesama warga indonesia dan daerah, pihaknya memutuskan memberi bantuan yang dikumpulkan seluruh ASN dan masyarakat Kota Pariaman.</p>
<p>“Dari kejadian 2009 tersebut kami belajar, dan seiring berjalanya waktu, kami dapat bangkit, dan terus melangkah memperbaiki dan membangun apa yang telah hancur, dan alhamdulillah, saat ini Kota Pariaman menjelma menjadi destinasi wisata baru yang ada di indonesia,” tukasnya.</p>
<p>Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai sesama warga indonesia, kami juga turut merasakan apa yang saudara kami rasakan di Cianjur ini, karena itu, dirinya bersama dengan Wawako, Forkopimda dan rombongan dari Pemerintah Kota Pariaman, mengantarkan sedikit bantuan untuk saudara-saudara kita di Cianjur ini, ucapnya.</p>
<p>&#8220;Semoga bantuan yang kami berikan ini, berupa uang tunai sebesar Rp. 100 Juta rupiah, sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang masih diliputi kesedihan mendalam akibat gempa bumi ini, dan dapat segera bangkit untuk meneruskan pembangunan yang ada disini,” tutupnya.</p>
<p>Sementera itu Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan bahwa dirinya sangat terharu dan berterima kasih kepada jajaran Pemerintahan Kota Pariaman dan rombongan yang datang jauh jauh dari Sumatera Barat pulau Sumatera, ke Cianjur, Jawa Barat di Pulau Jawa ini, untuk memberikan semangat kepada kami dalam mengatasi kejadian bencana gempa bumi yang melanda daerahnya.</p>
<p>“Kami menghaturkan apresiasi dan terimakasih kepada Pemko Pariaman, yang hadir lengkap dengan Forkopimdanya untuk memberikan dukunganya atas musinah yang melamda daerah kami, dan saya rasa, kami juga perlu belajar dari Pemko Pariaman, yang sudah berpengalaman terlebih dahulu dalam menghadapi bencana gempa bumi di tahun 2009 lalu, sehingga dapat bangkit kembali,” ulasnya mengakhiri.</p>
<p>Turut hadir dalam rombongan Pemko Pariaman, Kapolres Pariaman, AKBP Abdul Aziz, Kajari Pariaman, Anton Arifullah, Dandim 0308 Pariaman, yang diwakili oleh Letda Inf Ali Andrin, Sekda Kota Pariaman, Yota Balad, Kepala Cabang Bank Nagari Pariaman, Ibnu Supriadi, Kepala BPKPD Kota Pariaman, Buyung Lapau, Kadis Sosial Kota Pariaman, M. Rum, Kepala BPBD Kota Pariaman, Azman danbeberapa staf ASN Pemko Pariaman</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/wako-dan-wawako-pariaman-antarkan-langsung-bantuan-untuk-korban-gempa-cianjur/">Wako dan Wawako Pariaman Antarkan Langsung Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166207</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/presiden-jokowi-tinjau-rumah-contoh-tahan-gempa-di-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2022 22:15:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=166122</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden Joko Widodo meninjau rumah contoh tahan gempa di Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Kamis, (8/12/2022). Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan bahwa rumah contoh tersebut merupakan salah satu skema untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur. “Ada dua skema, yang pertama kalau memang yang punya rumah itu mampu dia bisa mengerjakan sendiri dan didampingi supaya rumah yang diperbaiki tetap tahan gempa. Yang kedua, kalau ingin menyerahkan kepada pemerintah nanti ada TNI dan pihak ketiga, ada rumah contoh, beberapa rumah contoh sudah dibangun dan nanti yang akan dilihat Bapak Presiden di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-jokowi-tinjau-rumah-contoh-tahan-gempa-di-cianjur/">Presiden Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo meninjau rumah contoh tahan gempa di Yonif Raider 300, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Kamis, (8/12/2022).</p>
<p>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menjelaskan bahwa rumah contoh tersebut merupakan salah satu skema untuk perbaikan rumah warga terdampak gempa Cianjur.</p>
<p>“Ada dua skema, yang pertama kalau memang yang punya rumah itu mampu dia bisa mengerjakan sendiri dan didampingi supaya rumah yang diperbaiki tetap tahan gempa. Yang kedua, kalau ingin menyerahkan kepada pemerintah nanti ada TNI dan pihak ketiga, ada rumah contoh, beberapa rumah contoh sudah dibangun dan nanti yang akan dilihat Bapak Presiden di Yonif 300 Raider,” ujar Kepala BNPB dalam keterangan terpisah.</p>
<p>Rumah contoh tahan gempa tersebut memiliki spesifikasi berupa pondasi lajur batu kali dengan struktur baja CNP dibungkus mortar. Dindingnya menggunakan bata ringan yang diaci serta dicat. Kusen dan rangka atapnya memakai baja ringan.</p>
<p>Sebelumnya, rumah tersebut pernah dibangun sebagai hunian tetap tahan gempa di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan.</p>
<p>Kepala BNPB menjelaskan bahwa pencairan bantuan bagi perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa diperkirakan akan terbagi dalam lima tahap. Ia pun berharap seluruh rumah warga sudah selesai diperbaiki pada Juni-Juli 2023.</p>
<p>“Kami perkirakan sampai lima tahap ini, secara terus-menerus kita akan data sampai betul-betul by name by address jelas. Ini anggarannya akan terus kita ajukan ke Kementerian Keuangan untuk diberikan ke masyarakat. BNPB sudah membuat timeline pelaksanaan rehab rumah terdampak ini, khususnya untuk masyarakat. Harapan kami di Juni atau Juli 2023 ini semuanya sudah selesai diperbaiki,” jelas Suharyanto.</p>
<p>Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-jokowi-tinjau-rumah-contoh-tahan-gempa-di-cianjur/">Presiden Jokowi Tinjau Rumah Contoh Tahan Gempa di Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">166122</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Presiden Tinjau Progres Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/presiden-tinjau-progres-pembangunan-rumah-tahan-gempa-di-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2022 23:27:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Joko Widodo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165951</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden Joko Widodo meninjau langsung progres pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin (5/12/2022). Presiden mengatakan bahwa di salah satu lokasi yang jadi tempat relokasi bagi warga terdampak gempa Cianjur tersebut akan dibangun 200 rumah tahan gempa bagi warga terdampak gempa Cianjur. “Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada media. Selain di lokasi tersebut, lanjut Presiden, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya. Relokasi sendiri diprioritaskan bagi warga yang rumahnya</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-tinjau-progres-pembangunan-rumah-tahan-gempa-di-cianjur/">Presiden Tinjau Progres Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Presiden Joko Widodo meninjau langsung progres pembangunan rumah tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Senin (5/12/2022).</p>
<p>Presiden mengatakan bahwa di salah satu lokasi yang jadi tempat relokasi bagi warga terdampak gempa Cianjur tersebut akan dibangun 200 rumah tahan gempa bagi warga terdampak gempa Cianjur.</p>
<p>“Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada media.</p>
<p>Selain di lokasi tersebut, lanjut Presiden, pemerintah juga menyiapkan pembangunan 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya. Relokasi sendiri diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa, terutama di Kecamatan Cugenang.</p>
<p>“Lokasi-lokasi (rumah) yang berada di senternya gempa, utamanya di Cugenang, itu akan dipindahkan ke sini dan ke lokasi yang kedua tadi,” lanjutnya.</p>
<p>Sementara itu, untuk rumah warga yang tidak direlokasi akan diberikan bantuan yang besarannya menyesuaikan tingkat kerusakan, masing-masing Rp50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang rusak ringan. Untuk rumah rusak berat, Presiden menyebut bahwa ada yang direlokasi, ada yang dibangun kembali di tempat.</p>
<p>“Yang rusak berat itu ada yang direlokasi ada yang tidak. Kalau tempatnya berbahaya, berada di garis patahan, garis sesarnya, itu yang dipindah. Kalau yang tidak dibangun di tempat yang sama,” imbuhnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Iwan Suprijanto, menjelaskan bahwa rumah yang akan dibangun di lahan seluas 2,5 hektare tersebut dibangun dengan teknologi rumah tahan gempa atau Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). Masing-masing rumah bertipe 36 dan dibangun di atas lahan 75 meter persegi.</p>
<p>“Kami telah memulai pembangunan ini 10 hari setelah bencana itu terjadi. Setelah lahan ini dinyatakan clear and clean berdasarkan justifikasi teknis Badan Geologi, kemudian BMKG, kemudian secara tata ruang sesuai dengan rencana tata ruang peruntukannya untuk kawasan perumahan, dan justifikasi dari Kementerian PUPR kemungkinan untuk membangun di lokasi ini,” ujarnya.</p>
<p>Di lokasi yang merupakan relokasi tahap satu tersebut, dari 200 unit pertama yang akan dibangun, Iwan menargetkan 80 unit pertama akan selesai pada akhir Desember 2022. Kemudian sisanya sejumlah 120 unit ditargetkan selesai paling lambat minggu ketiga bulan Januari 2023 sehingga pada akhir Januari 2023 seluruh rumah sudah bisa ditempati.</p>
<p>“Syukur alhamdulillah, selain lahannya juga relatif mudah, datar, kemudian juga jaringan air minum juga tersedia, tinggal di-tap sambungan rumah tangga, jaringan listrik juga tersedia, sudah kami koordinasikan untuk ditarik ke lokasi ini sehingga lokasi ini di akhir Januari juga benar-benar sudah lokasi yang siap huni,” tandasnya.</p>
<p>Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.</p>
<p>&#8212;</p>
<h4>Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a></h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/presiden-tinjau-progres-pembangunan-rumah-tahan-gempa-di-cianjur/">Presiden Tinjau Progres Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165951</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bupati dan Kapolres Antarkan Bantuan dari Agam ke Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/bupati-dan-kapolres-antarkan-bantuan-dari-agam-ke-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2022 00:48:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165904</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Andri Warman dan Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian bersama jajaran mengantarkan bantuan dari Kabupaten Agam, Sumatra Barat untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Polres Agam dalam keterangan tertulis di situs resmi Polri merilis, bantuan tersebut sampai di posko bencana Cianjur pada Sabtu (3/12/22) pukul 19.00 WIB. Bupati Agam Andri Warman mengatakan, bantuan yang dibawa berupa 1.500 paket rendang, uang tunai Rp150 juta dan beras 1 ton. “Walau sempat dihadang tantangan cukup berat, dimana armada pembawa bantuan sempat mogok di tanjakan berbahaya di daerah Cikole, Kabupaten Bogor, namun rombongan armada pengangkut bantuan akhirnya sampai juga dengan selamat di</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-dan-kapolres-antarkan-bantuan-dari-agam-ke-cianjur/">Bupati dan Kapolres Antarkan Bantuan dari Agam ke Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Bupati Andri Warman dan Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian bersama jajaran mengantarkan bantuan dari Kabupaten Agam, Sumatra Barat untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat.</p>
<p>Polres Agam dalam keterangan tertulis di situs resmi Polri merilis, bantuan tersebut sampai di posko bencana Cianjur pada Sabtu (3/12/22) pukul 19.00 WIB.</p>
<p>Bupati Agam Andri Warman mengatakan, bantuan yang dibawa berupa 1.500 paket rendang, uang tunai Rp150 juta dan beras 1 ton.</p>
<p>“Walau sempat dihadang tantangan cukup berat, dimana armada pembawa bantuan sempat mogok di tanjakan berbahaya di daerah Cikole, Kabupaten Bogor, namun rombongan armada pengangkut bantuan akhirnya sampai juga dengan selamat di lokasi,” kata bupati.</p>
<p>Menurutnya, donasi tersebut merupakan wujud duka dan kepedulian masyarakat Agam atas bencana yang terjadi di Cianjur.</p>
<p>“Kami mewakili masyarakat kabupaten Agam, mendoakan agar seluruh masyarakat dan jajaran pemerintahan Kabupaten Cianjur selalu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Yakinlah, musibah ini akan ada hikmahnya,” ujarnya.</p>
<p>Bupati Agam mengatakan, kepedulian masyarakat Agam diwujudkan dalam sejumlah penggalangan donasi. BPBD setempat membuat program “Randang untuk Dunsanak Cianjur” yang di ketuai Sekretaris Komisi I DPRD Agam M.Ater Dt.Manambun.</p>
<p>“Duka masyarakat Cianjur, juga duka masyarakat Agam dan duka kita semua,” kata Andri Warman.</p>
<p>Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian yang juga ikut menyalurkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya mengatakan, bantuan kemanusiaan ini merupakan donasi dari keluarga besar Polres Agam.</p>
<p>“Bantuan yang disalurkan ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama, semoga bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara kita yang terkena musibah,” katanya.</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Sekda Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah yang didampingi sejumlah pejabat pemka dan Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Ruang Garuda, Pendopo Bupati Cianjur Jawa Barat.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a class="ajax" href="https://langgam.id/tinjau-korban-gempa-cianjur-sutan-riska-serahkan-14-ton-rendang/">Tinjau Korban Gempa Cianjur, Sutan Riska Serahkan 1,4 Ton Rendang</a></strong></p>
<p>Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah mengatakan, Pemkab bersyukur dan menyampaikan terima kasih pada masyarakat Agam.</p>
<p>Pihaknya sangat bersyukur menerima bantuan dari Kabupaten Agam, sehingga bisa membantu warganya yang terkena dampak gempa. Perhatian dan bantuan yang diberikan, menjadi motivasi dan kekuatan bagi masyarakat di Cianjur untuk bangkit.</p>
<p>“Kami mewakili masyarakat Cianjur berterimakasih atas perhatian, bantuan dan dukungan dari seluruh warga Kabupaten Agam, hal ini menjadi kekuatan segar bagi kami untuk bangkit kembali,” tuturnya.</p>
<p>Kegiatan kepedulian terhadap korban bencana di Cianjur terus berlangsung di Sumbar. Sejumlah pemerintah daerah dan instansi, sebelumnyasudah menyerahkan bantuan. (*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bupati-dan-kapolres-antarkan-bantuan-dari-agam-ke-cianjur/">Bupati dan Kapolres Antarkan Bantuan dari Agam ke Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165904</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Unand Kirim Tim Tanggap Bencana Bantu Korban Gempa Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/unand-kirim-tim-tanggap-bencana-bantu-korban-gempa-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2022 13:47:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165897</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Universitas Andalas mengirimkan tim peduli tanggap bencana untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur Jawa Barat pada 21 November lalu. Tim tanggap bencana ini akan bertugas selama enam hari 4-10 Desember, beranggotakan sebanyak enam orang yang diketuai oleh Gusti Sumarsih Agoes, SKp, M. Biomed, dengan anggota tim Elvi Oktarina, M. Kep, Ns. Mahathir, M. Kep, Mohd Jamil, SKp, M. Biomed, Ns. Zafitra Patriorga. S. Kep (Rumah Sakit Universitas Andalas), dan Dr. Ns. Atih Rahayu Ningsih, M. Kep. Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri mengatakan ini merupakan sebuah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama atas bencana alam yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/unand-kirim-tim-tanggap-bencana-bantu-korban-gempa-cianjur/">Unand Kirim Tim Tanggap Bencana Bantu Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Langgam.id </b>– Universitas Andalas mengirimkan tim peduli tanggap bencana untuk membantu korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur Jawa Barat pada 21 November lalu.</p>
<p>Tim tanggap bencana ini akan bertugas selama enam hari 4-10 Desember, beranggotakan sebanyak enam orang yang diketuai oleh Gusti Sumarsih Agoes, SKp, M. Biomed, dengan anggota tim Elvi Oktarina, M. Kep, Ns. Mahathir, M. Kep, Mohd Jamil, SKp, M. Biomed, Ns. Zafitra Patriorga. S. Kep (Rumah Sakit Universitas Andalas), dan Dr. Ns. Atih Rahayu Ningsih, M. Kep.</p>
<p>Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri mengatakan ini merupakan sebuah bentuk kepedulian dan tanggung jawab bersama atas bencana alam yang melanda Kabupaten Cianjur.</p>
<p>Disampaikannya, Universitas Andalas memiliki tim tanggap bencana yang terdiri dari berbagai unsur di bawah koordinasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM).</p>
<p>Lebih lanjut, Prof. Yuliandri mengungkapkan tim tanggap ini baru diberangkatkan bukan berarti terlambat.</p>
<p>“Ini dikarenakan Universitas Andalas sudah berkoordinasi dengan tim tanggap bencana nasional baik melalui BNPB dan jejaring yang ada,” ujarnya saat melepas tim pada Minggu (4/12) di Fakultas Kedokteran Jati yang juga dihadiri Direktur Utama Rumah Sakit Universitas Andalas Dr. dr. Yevri Zulfikar, Sp. B, Sp. U (K).</p>
<p>Disamping itu, dikatakannya ini merupakan tim tanggap bencana dari Fakultas Keperawatan juga akan melihat pasca bencana, apakah ada hal yang mesti dibantu terkait pemulihan dan dampak lain yang terjadi setelah musibah.</p>
<p>Selain mengirimkan tim, juga mengirimkan bantuan makanan seperti rendang, dan ia berharap bantuan ini dapat membantu menguranggi beban saudara-saudara disana serta juga membantu tugas pemerintah dalam hal kesehatan.</p>
<p>Senada dengan itu, Ketua LPPM Dr. Ing Uyung Gatot mengatakan hal ini sudah biasa dilakukan Universitas Andalas terkait bencana, sama halnya yang terjadi pada gempa di Pasaman dan juga Majene, Mamuju, Sulawesi Barat pada waktu yang lalu.</p>
<p>“Kegiatan ini didukung oleh mahasiswa dan dosen, tahun ini khusus Cianjur setelah berkoordinasi mereka menyampaikan tidak perlu mengirimkan karena sudah banyak tim yang berada dilapangan,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan Universitas Andalas disarankan untuk membantu perawatan luka setelah operasi, luka-luka ringan, bantuan <em>psiko</em> sosial dan bantuan sembako.(*)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/unand-kirim-tim-tanggap-bencana-bantu-korban-gempa-cianjur/">Unand Kirim Tim Tanggap Bencana Bantu Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165897</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Gempa Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/belajar-dari-gempa-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Harris Hidayat Dt. Batuah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Dec 2022 13:37:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kolom]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165799</guid>

					<description><![CDATA[<p>Gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) sekitar pukul 13.21.10 WIB, dengan episenter pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, tepatnya di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat. Seperti disiarkan akun YouTube BNPB Indonesia pada Kamis (1/12), Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, total korban meninggal akibat gempa Cianjur menjadi 329 orang, serta 595 korban luka-luka. Di samping itu, berdasarkan catatan BNPB, jumlah rumah rusak akibat bencana gempa itu yang sudah tervalidasi, mencapai 24.107 unit, dengan rincian rusak berat sebanyak 5.631 unit, rusak sedang 7.273 unit, dan rusak ringan 11.203 unit. Berdasarkan data itu, terungkap bahwa untuk infrastruktur,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/belajar-dari-gempa-cianjur/">Belajar dari Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span class="dropcap " style="background-color: #ffffff; color: #000000; border-color: #ffffff;">G</span>empa bermagnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) sekitar pukul 13.21.10 WIB, dengan episenter pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, tepatnya di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat.</p>
<p>Seperti disiarkan akun YouTube BNPB Indonesia pada Kamis (1/12), Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, total korban meninggal akibat gempa Cianjur menjadi 329 orang, serta 595 korban luka-luka.</p>
<p>Di samping itu, berdasarkan catatan BNPB, jumlah rumah rusak akibat bencana gempa itu yang sudah tervalidasi, mencapai 24.107 unit, dengan rincian rusak berat sebanyak 5.631 unit, rusak sedang 7.273 unit, dan rusak ringan 11.203 unit.</p>
<p>Berdasarkan data itu, terungkap bahwa untuk infrastruktur, yakni sekolah rusak sebanyak 520 unit, tempat ibadah 190 unit, fasilitas kesehatan (faskes) 14 unit dan gedung kantor 17 unit. Sama-sama kita ketahui, gempa bumi Cianjur kekuatannya tidak di atas 8 SR, atau tepatnya hanya 5,6 SR, lebih kecil dibandingkan gempa bumi berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang Sumbar pada 30 September 2009 silam.</p>
<p>Mengapa gempa bumi Cianjur itu memakan korban jiwa yang terbilang cukup banyak dan merusak banyak bangunan? Mengutip analisa BMKG, hal itu dikarenakan pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer, yang termasuk kategori gempa dangkal.</p>
<p>Kemudian, hal itu juga disebabkan karena sebagian wilayah yang terguncang gempa, berlokasi di permukiman padat penduduk, serta infrastruktur bangunan yang tidak tahan gempa.</p>
<div class="intro-text">
<p>Konsep Bangunan Tahan Gempa</p>
</div>
<p>Indonesia merupakan daerah terletak di jalur cincin api (ring of fire), sehingga memiliki ratusan gunung berapi aktif dan sangat rentan terjadi gempa bumi. Karena itu, bangunan tahan gempa sangat dibutuhkan di Indonesia, sebagai upaya pencegahan terjadinya korban jiwa saat guncangan gempa.</p>
<p>Dalam tulisan ini, sebagai pegiat bidang konstruksi, saya akan mencermati dampak gempa bumi itu dari segi infrastruktur bangunan. Menurut saya, dapat diambil kesimpulan bahwa di lokasi gempa, mayoritas bangunan tidak tahan gempa.</p>
<p>Konsep bangunan tahan gempa bukan berarti tidak bisa rusak saat gempa, tetapi adalah bangunan yang potensi runtuhnya minim ketika diguncang gempa. Artinya, bangunan tersebut tetap berdiri meski diguncang gempa.</p>
<p>Setidaknya, terdapat tiga syarat minimum untuk membangun sebuah bangunan tahan gempa. Di antaranya pemilihan material bangunan yang baik, mutu pengerjaan pembangunan harus sesuai SOP, serta desain dan spesifikasi harus mengikuti aturan.</p>
<p>Contohnya saja, dari sisi pemilihan material. Mutu bahan bangunan yang digunakan seperti pasir, semen, kerikil, bata, besi hingga beton, mesti memenuhi kriteria. Seperti halnya pasir, yang tidak boleh mengandung lumpur lebih dari 5 persen.</p>
<p>Pasir pantai sudah jelas tidak boleh digunakan. Pasalnya, pasir yang memenuhi kriteria yakni harus tajam ketika diremas, tidak lembut dan harus memiliki butiran halus, sedang dan kasar.</p>
<p>Sedangkan dari sisi pemilihan semen, mestinya menggunakan semen tipe 1, yang hasilnya tidak menggumpal, membatu atau mengeras. Semen mortar dapat menjadi pilihan karena tahan gempa, tahan api, dan mampu menahan panas matahari. Dengan material yang tepat, efek gempa pada hunian bisa diminimalisir.</p>
<p>Tak hanya itu, material besi yang digunakan untuk membuat bangunan tahan gempa juga harus sesuai standar. Faktanya di lapangan, hampir semua bangunan yang material besinya tidak memenuhi standar.</p>
<p>Selanjutnya untuk bagian atap, sebaiknya mencari material yang ringan. Seperti yang banyak kita lihat, kejadian di Cianjur banyak korban yang tertimpa atap genteng, yang bobotnya cukup berat.Kemudian, material kuda-kuda dan rangka atap, sebaiknya menggunakan baja ringan, termasuk penutup atap. Sebisa mungkin hindari menggunakan model atap genteng.</p>
<p>Yang tak kalah penting, adalah pemilihan beton. Kualitas beton harus benar-benar sesuai standar. Tak jarang ditemui, untuk menghemat biaya, warga yang membangun rumah, memilih untuk mengurangi semen dalam membuat campuran beton.</p>
<p>Bangunan tahan gempa, prinsipnya adalah sederhana dan ringan. Yaitu bangunan yang beraturan, seperti denah yang berbentuk simetris berbentuk kotak. Dengan demikian, bangunan ampuh menahan guncangan dibanding bangunan yang tidak simetris.</p>
<p>Yang sangat perlu diperhatikan adalah konstruksi pondasi. Struktur pondasi mestinya bersinggungan langsung dengan tanah. Dengan kata lain, pondasi harus mempunyai galian yang cukup dalam, tergantung lapisan tanah yang ada.</p>
<p>Bagian di atas pondasi harus dibuat sloof dengan beton bertulang. Di cianjur, bisa dikatakan bangunan yang runtuh, pondasinya rata-rata hanya galian 20 hingga 30 sentimeter. Akibatnya, beban guncangan tidak bisa disalurkan merata secara maksimal oleh tanah.</p>
<p>Kemudian, kolom dan balok punya peran utama membantu dinding untuk menahan beban. Strukturnya harus menggunakan beton bertulang, serta di atas konsen pintu gunakanlah balok.</p>
<p>Intinya, seluruh elemen struktur bangunan (pondasi, sloof, kolom dan balok) harus saling mengait dan bersifat kompleks. Dengan demikian, ketika terjadi gempa, bangunan mampu menahan guncangan secara merata dan proporsional.</p>
<p>Sedangkan dari sisi pengerjaan, sebaiknya sebelum mendirikan sebuah bangunan, laluilah semua tahapan prosedur dan perizinan. Contohnya mengurus izin sesuai aturan yang berlaku di daerah masing-masing seperti Izin Mendirikan Bangunan (IMB).</p>
<p>Yang paling utama adalah dari sisi pengawasan. Biasanya, jika seseorang ingin membangun rumah pribadi, sangat jarang memakai jasa pengawas yang sudah berkompeten di bidangnya.</p>
<p>Untuk itu, bagi masyarakat awam, tentu konsultasi atau pemakaian jasa konstruksi yang benar dan taat aturan akan sangat membantu, karena ada istilah teknis yang sulit dipahami oleh masyarakat awam.</p>
<div class="intro-text">
<p>Audit Kelayakan Bangunan</p>
</div>
<p>Bencana gempa bumi Cianjur hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, khususnya Kota Padang yang disebut-sebut rawan terjadi bencana gempa bumi serta tsunami. Ditambah lagi peristiwa gempa bumi Sumbar pada 30 September 2009, yang setidaknya menewaskan 1.117 orang dan merusak ratusan ribu bangunan yang tersebar di berbagai daerah di Sumbar.</p>
<p>Kita patut mengapresiasi langkah Wali Kota Padang, Hendri Septa yang berencana akan merutinkan pelatihan simulasi bencana sekali dalam tiga bulan, agar warganya sadar akan ancaman bencana.</p>
<p>Bahkan, Pemko Padang sudah menyiapkan jalur evakuasi dan tiga shelter sebagai tempat evakuasi warga. Teranyar, jembatan penyeberangan di Danau Cimpago juga bakal dibangun untuk memudahkan evakuasi warga dari pantai menuju Hotel Mercure.</p>
<p>Akan tetapi, pemerintah harus melakukan upaya pencegahan/antisipasi dan mitigasi pengurangan risiko lainnya, seperti membangun infrastruktur dan mengaudit kelayakan bangunan sebagai upaya mitigasi bencana.</p>
<p>Pemerintah bisa mulai mengecek bangunan publik dan sosial. Bisa dengan membentuk tim khusus yang ditugaskan untuk meninjau ulang kelayakan bangunan publik yang ada.</p>
<p>Langkah awal, pemerintah bisa mendapatkan data. Setelah data didapat, tim yang telah dibentuk bisa menilai infrastruktur bangunan yang ada, terutama bangunan yang belum direnovasi ulang pascagempa 30 September 2009 silam.</p>
<p>Pemerintah mesti terus mengembangkan penelitian, percobaan dan publikasi terkait kode bangunan dan infrastruktur kebencanaan, serta penerapan spesifikasi standar dan manual SNI bangunan gedung tahan gempa. Setidaknya, bangunan gedung publik seperti sekolah, pasar, rumah sakit, dan kantor pemerintahan harus tahan terhadap guncangan gempa.</p>
<p>Kemudian dari sisi pengawasan bangunan. Pemko mungkin bisa membentuk pengawas yang berkompeten di bidangnya dan telah mengantongi sertifikat. Nantinya, setelah tim mengaudit kelayakan bangunan, akan mengeluarkan beberapa rekomendasi.</p>
<p>Mungkin saja Pemko menerbitkan sertifikat layak fungsi untuk bangunan yang benar-benar telah memenuhi kualifikasi sebagai bangunan tahan gempa, atau mungkin mengeluarkan rekomendasi untuk merobohkan dan membangun ulang bangunan yang tidak memenuhi kualifikasi.</p>
<p>Menurut hemat saya, audit bangunan tersebut sangat penting untuk mencegah runtuhnya bangunan ketika terjadi gempa bumi, yang dapat mengancam keselamatan orang yang berada di sekitar bangunan itu. Di samping itu, kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana gempa juga harus didukung dengan sistem peringatan dini gempa yang mumpuni. Semoga!</p>
<p><strong><em>Harris Hidayat Datuak Batuah, merupakan pegiat bidang konstruksi dan Alumni Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB)</em></strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/belajar-dari-gempa-cianjur/">Belajar dari Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165799</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Langsung ke Lokasi, Baznas Dharmasraya Sumbang Rp20 Juta untuk Korban Gempa Cianjur</title>
		<link>https://langgam.id/langsung-ke-lokasi-baznas-dharmasraya-sumbang-rp20-juta-untuk-korban-gempa-cianjur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 11:18:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bantuan]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165753</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dharmasraya turut membantu meringankan beban korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan menyerahkan uang tunai senilai Rp20 juta. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Baznas Dharmasraya, Z Lubis kepada Bupati Cianjur, Herman Suherman, serta turut disaksikan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat penyerahan satu ton randang dan bantuan lain dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Selasa (29/11/2022). Dikatakan Z. Lubis, bantuan ini diambilkan dari dana zakat pada program Dharmasraya Peduli sub kegiatan tanggap bencana. &#8220;Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita yang sedang ditimpa musibah,&#8221; ujar Z. Lubis.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/langsung-ke-lokasi-baznas-dharmasraya-sumbang-rp20-juta-untuk-korban-gempa-cianjur/">Langsung ke Lokasi, Baznas Dharmasraya Sumbang Rp20 Juta untuk Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Dharmasraya turut membantu meringankan beban korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan menyerahkan uang tunai senilai Rp20 juta.</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Baznas Dharmasraya, Z Lubis kepada Bupati Cianjur, Herman Suherman, serta turut disaksikan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat penyerahan satu ton randang dan bantuan lain dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Selasa (29/11/2022).</p>
<p>Dikatakan Z. Lubis, bantuan ini diambilkan dari dana zakat pada program Dharmasraya Peduli sub kegiatan tanggap bencana. &#8220;Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita yang sedang ditimpa musibah,&#8221; ujar Z. Lubis.</p>
<p>Menurut Z. Lubis, total Baznas Dharmasraya telah menyumbangkan Rp50 juta untuk korban gempa Cianjur. Karena, ebelumnya Baznas juga menyerahkan dua ekor sapi senilai Rp30 juta untuk dimasak menjadi randang bersama Pemkab.</p>
<p>Sementara itu, Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa dan bergotong royong membantu saudara-saudara yang sedang ditimpa bencana.</p>
<p>&#8220;Setelah ini kita akan mengupayakan bantuan recovery atau pemulihan, supaya masyarakat Cianjur segara pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa,&#8221; ujar Sutan Riska.</p>
<p>Lalu, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya atas bantuan kepada masyarakatnya yang ditimpa musibah, termasuk bantuan dari Baznas Dharmasraya.</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://langgam.id/warga-dharmasraya-masak-15-ton-rendang-untuk-korban-gempa-cianjur/">Warga Dharmasraya Masak 1,5 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur</a></strong></p>
<p>&#8220;Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh donatur atas bantuannya, mudah-mudahan apa yang kami terima pada hari ini dapat meringankan beban warga masyarakat kami dalam menghadapi cobaan ini,&#8221; kata Herman.</p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>The post <a href="https://langgam.id/langsung-ke-lokasi-baznas-dharmasraya-sumbang-rp20-juta-untuk-korban-gempa-cianjur/">Langsung ke Lokasi, Baznas Dharmasraya Sumbang Rp20 Juta untuk Korban Gempa Cianjur</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165753</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tinjau Korban Gempa Cianjur, Sutan Riska Serahkan 1,4 Ton Rendang</title>
		<link>https://langgam.id/tinjau-korban-gempa-cianjur-sutan-riska-serahkan-14-ton-rendang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 03:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Sutan Riska]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165736</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerahkan 1,4 ton rendang untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Bantuan tersebut secara simbolis diterima Bupati Cianjur Herman Suherman. Bentuan diantarakan langsung Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu ke Kabupaten Cianjur. Peninjauan Bupati didampingi jajaran Forkompinda Dharmasraya, diantaranya Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah, dan Dandim 0310/SSD Letok Endik Hendra Sandi. Selain bantuan rendang, Sutan Riska selaku Ketua Umum Apkasi juga menyerahkan uang tunai sebesar Rp200 juta, dan bantuan lain dari beberapa kabupaten yang tergabung dalam Apkasi. Diantaranya Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Mewampah, dan Kabupaten Baru Selatan. &#8220;Alhamdulillah sebanyak 1,4 ton randang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tinjau-korban-gempa-cianjur-sutan-riska-serahkan-14-ton-rendang/">Tinjau Korban Gempa Cianjur, Sutan Riska Serahkan 1,4 Ton Rendang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyerahkan 1,4 ton rendang untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Bantuan tersebut secara simbolis diterima Bupati Cianjur Herman Suherman.</p>
<p>Bentuan diantarakan langsung Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu ke Kabupaten Cianjur. Peninjauan Bupati didampingi jajaran Forkompinda Dharmasraya, diantaranya Kapolres Dharmasraya AKBP Nurhadiansyah, dan Dandim 0310/SSD Letok Endik Hendra Sandi.</p>
<p>Selain bantuan rendang, Sutan Riska selaku Ketua Umum Apkasi juga menyerahkan uang tunai sebesar Rp200 juta, dan bantuan lain dari beberapa kabupaten yang tergabung dalam Apkasi. Diantaranya Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Mewampah, dan Kabupaten Baru Selatan.</p>
<p>&#8220;Alhamdulillah sebanyak 1,4 ton randang dari masyarakat Dharmasraya sudah tiba di Cianjur Jawa Barat. Semoga makanan khas Minangkabau itu bisa sedikit meringankan beban para korban,&#8221; kata Sutan Riska, di Cianjur, Jawa Barat, Rabu (30/11/2022).</p>
<p>Saat berada di Cianjur, bupati dua periode itu sempat bertemu dan menyemangati para korban di tenda-tenda pengungsian. Atas nama Apkasi dan masyarakat Kabupaten Dharmasraya, Sutan menyampaikan ucapan duka yang mendalam dan mendoakan agar para korban diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi musibah.</p>
<p>Sutan Riska mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa dan bergotong royong membantu saudara-saudara yang sedang ditimpa bencana.</p>
<p>&#8220;Setelah ini kita akan mengupayakan bantuan recovery atau pemulihan, supaya masyarakat Cianjur segara pulih dan dapat beraktivitas kembali seperti biasa,&#8221; tutur Suami Dewi Lopita Sari ini.</p>
<p>Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Dharmasraya dan teman-teman yang tergabung dalam wadah Apkasi yang telah menyulurkan bantuan kepada masyarakat kabupaten Cianjur.</p>
<p><strong>Baca Juga: <a href="https://langgam.id/warga-dharmasraya-masak-15-ton-rendang-untuk-korban-gempa-cianjur/">Warga Dharmasraya Masak 1,5 Ton Rendang untuk Korban Gempa Cianjur</a></strong></p>
<p>&#8220;Semoga bantuan yang diberikan masyarakat menjadi amal ibadah hendaknya,&#8221; katanya.</p>
<p>Diketahui, Sabtu (26/11/2022) lalu, Pemkab Dharmasraya, TNI, Polri, Bundo Kanduang, sejumlah Badan Usaha dan perorangan, berhasil mengumpulkan donasi 17 ekor sapi untuk direndang hampir 1,4 ton sebagai bentuk kepedulian kepada korban benca di Cianjur.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tinjau-korban-gempa-cianjur-sutan-riska-serahkan-14-ton-rendang/">Tinjau Korban Gempa Cianjur, Sutan Riska Serahkan 1,4 Ton Rendang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165736</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Tertimbun Longsor di Kedalaman 7 Meter, TRC Semen Padang Bersama SAR Gabungan Evakuasi 4 Korban Gempa di Desa Cijedil</title>
		<link>https://langgam.id/tertimbun-longsor-di-kedalaman-7-meter-trc-semen-padang-bersama-sar-gabungan-evakuasi-4-korban-gempa-di-desa-cijedil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2022 14:39:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gempa Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[TRC Semen Padang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=165687</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang bersama SAR gabungan, berhasil menemukan 4 dari 11 orang korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang, Selasa (29/11/2022). Koordinator TRC Semen Padang untuk bencana gempa bumi di Cianjur, Saparudin mengatakan, 4 korban gempa ditemukan tertimbun material longsoran tanah akibat guncangan gempa yang menerjang Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. &#8220;Di Cijedil ini ada 9 orang korban gempa yang dilaporkan hilang. Dan, 4 orang korban berhasil ditemukan hari ini. Jadi, masih ada 5 orang korban gempa yang belum ditemukan,&#8221; kata Saparudin saat dihubungi dari Padang. Saparudin juga menyebut secara</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tertimbun-longsor-di-kedalaman-7-meter-trc-semen-padang-bersama-sar-gabungan-evakuasi-4-korban-gempa-di-desa-cijedil/">Tertimbun Longsor di Kedalaman 7 Meter, TRC Semen Padang Bersama SAR Gabungan Evakuasi 4 Korban Gempa di Desa Cijedil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang bersama SAR gabungan, berhasil menemukan 4 dari 11 orang korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang sebelumnya dilaporkan hilang, Selasa (29/11/2022).</p>
<p>Koordinator TRC Semen Padang untuk bencana gempa bumi di Cianjur, Saparudin mengatakan, 4 korban gempa ditemukan tertimbun material longsoran tanah akibat guncangan gempa yang menerjang Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang.</p>
<p>&#8220;Di Cijedil ini ada 9 orang korban gempa yang dilaporkan hilang. Dan, 4 orang korban berhasil ditemukan hari ini. Jadi, masih ada 5 orang korban gempa yang belum ditemukan,&#8221; kata Saparudin saat dihubungi dari Padang.</p>
<p>Saparudin juga menyebut secara keseluruhan, ada 7 korban yang masih dilaporkan hilang akibat gempa. Korban hilang, kata dia, terjadi di kawasan longsoran di Desa Cijedil dan di Kampung Cicadas. &#8220;Di Cicadas ini ada 2 korban yang belum ditemukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait penemuan 4 korban di Cijedil, Saparudin menjelaskan bahwa sebelumnya anjing pelacak mencium adanya terduga korban gempa yang tertimbun longsor. SAR gabungan lalu menandakan titik koordinat dari penciuman anjing pelacak tersebut.</p>
<p>Setelah itu, alat berat backhoe melakukan penggalian terhadap titik koordinat. Pada pukul 13.04 WIB, ditemukan 1 korban yang teridentifikasi sebagai seorang perempuan berusia dewasa di kedalaman sekitar 7 meter.</p>
<p>Setengah jam kemudian, ditemukan lagi 1 orang korban perempuan yang diperkirakan masih berusia anak-anak. &#8220;2 korban ditemukan dalam jarak 5 meter lebih dari masing-masing titik penemuan,&#8221; ujarnya sembari menyebut untuk 2 korban lainnya, ditemukan menjelang sore di lokasi yang sama.</p>
<p>Selain melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban gempa yang dilaporkan hilang, Saparudin juga mengatakan bahwa TRC Semen Padang juga turut membantu pendistribusian logistik ke Desa Ciuendeur, Kecamatan Warungkondang.</p>
<p>&#8220;Logistik tersebut kami distribusikan ke posko pengungsian. Logistrik itu terdiri dari tenda sebanyak 2 unit, obat-obatan, popok dan susu bayi, pembalut, makanan ringan dan sembako berupa beras dan minyak goreng,&#8221; bebernya.</p>
<p>Di tempat terpisah, Kepala Unit HUmas &amp; Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati berharap agar korban gempa yang masih dilaporkan hilang segera ditemukan. Kemudian, kepada TRC Semen Padang diminta untuk terus menjaga kesehatan dan utamakan keselamatan.</p>
<p>&#8220;Ini hari ke 7 bagi relawan TRC Semen Padang di lokasi gempa di Cianjur. Tentunya, kami minta untuk terus menjaga kesehatan dan utamakan keselamatan selama menjalani misi kemanusian. Tetap kerja ikhlas dan berikan pelayanan maksimal terhadap para korban gempa,&#8221; katanya.</p>
<p>—</p>
<h4>Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/tertimbun-longsor-di-kedalaman-7-meter-trc-semen-padang-bersama-sar-gabungan-evakuasi-4-korban-gempa-di-desa-cijedil/">Tertimbun Longsor di Kedalaman 7 Meter, TRC Semen Padang Bersama SAR Gabungan Evakuasi 4 Korban Gempa di Desa Cijedil</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">165687</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/85 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 12:19:20 by W3 Total Cache
-->