<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Densus 88 Mabes Polri Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/densus-88-mabes-polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/densus-88-mabes-polri/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Oct 2025 09:40:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Densus 88 Mabes Polri Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/densus-88-mabes-polri/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris Jaringan Pendukung ISIS di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-tangkap-3-terduga-teroris-jaringan-pendukung-isis-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 06:29:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=235787</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror Polri menangkap 3 orang terduga teroris dalam operasi penindakan selama 4 hari di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Juru Bicara Densus 88 Anti Teror Polri, AKBP Mayndra Wardhana mengungkapkan, identitas terduga teroris berinisial RW, KM dan AY. Mereka memiliki peran berbeda dalam jaringan kelompok. &#8220;Penangkapan pertama dilakukan terhadap terduga teroris berinisial RW di Kota Padang pada Jumat (3/10) sekitar pukul 12.58 WIB,&#8221; ujar Mayndra, Selasa (7/10/2025). Mayndra mengatakan RW berperan aktif membuat konten propaganda tentang Daulah ISIS. Selanjutnya, dari penangkapan pertama ini, dilakukan pengembangan ke Kabupaten Pesisir Selatan. &#8220;KM</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-3-terduga-teroris-jaringan-pendukung-isis-di-sumbar/">Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris Jaringan Pendukung ISIS di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror Polri menangkap 3 orang terduga teroris dalam operasi penindakan selama 4 hari di Kota Padang dan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).</p>



<p>Juru Bicara Densus 88 Anti Teror Polri, AKBP Mayndra Wardhana mengungkapkan, identitas terduga teroris berinisial RW, KM dan AY. Mereka memiliki peran berbeda dalam jaringan kelompok.</p>



<p>&#8220;Penangkapan pertama dilakukan terhadap terduga teroris berinisial RW di Kota Padang pada Jumat (3/10) sekitar pukul 12.58 WIB,&#8221; ujar Mayndra, Selasa (7/10/2025).</p>



<p>Mayndra mengatakan RW berperan aktif membuat konten propaganda tentang Daulah ISIS. Selanjutnya, dari penangkapan pertama ini, dilakukan pengembangan ke Kabupaten Pesisir Selatan.</p>



<p>&#8220;KM ditangkap pukul 17.01 WIB. Perannya menyebarkan propaganda di media sosial dan mengunggah gambar senjata api,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Masih di hari yang sama, lanjut Mayndra, pengembang dilakukan kembali di Kota Padang. Sehingga, ditangkap terduga teroris ketiga berinisial AY.</p>



<p>&#8220;AY ditangkap pukul 18.00 WIB. Dia bertindak sebagai konten kreator propaganda,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Mayndra menjelaskan ketiga terduga teroris yang diamankan di dua daerah di Sumbar ini merupakan jaringan pendukung ISIS di Indonesia. Mereka tergabung dalam kelompok Ansharut Daulah.</p>



<p>&#8220;Dari hasil penindakan, barang bukti disita berupa 1 rompi hijau loreng, 3 lembar kertas bertuliskan logo ISIS, 3 buku berjudul Kupas Tuntas Khilafah Islamiyyah, Melawan Penguasa, dan Al Qiyadah wal Jundiyah yang berisi ajaran tentang penegakan Daulah Islamiyah,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Mayndra menyebut, Densus 88 Anti Teror Polri mengingatkan bahwa radikalisasi di media sosial masih masif dan dapat memengaruhi siapa saja, terutama generasi muda.</p>



<p>&#8220;Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap setiap bentuk provokasi dan penyebaran propaganda radikal di media sosial,&#8221; imbaunya.</p>



<p>Selain itu, masyarakat juga diminta aktif mengawasi lingkungan sekitar, termasuk keluarga dan anak-anak, agar tidak terpapar ideologi ekstrem.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-3-terduga-teroris-jaringan-pendukung-isis-di-sumbar/">Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris Jaringan Pendukung ISIS di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">235787</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Geledah Rumah Terkait Kasus Terorisme di Payakumbuh, Densus 88 Bawa Barang Bukti</title>
		<link>https://langgam.id/geledah-rumah-terkait-kasus-terorisme-di-payakumbuh-densus-88-bawa-barang-bukti/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2020 01:06:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Payakumbuh]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=79964</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri menggeledah rumah seseorang yang diduga terkait kasus terorisme di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat Minggu (6/12/2020) siang. Situs resmi Polri melaporkan, petugas membawa beberapa barang bukti untuk melengkapi berkas perkara. Menurut situs resmi Polri, terduga teroris berinisial R. Sebelumnya telah ditangkap pihak Densus 88 Polri di wilayah Provinsi Jambi. Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, membenarkan adanya geledah rumah oleh Tim Densus 88 di Payakumbuh itu. “Iya benar, ada penggeledahan di Payakumbuh. Tersangkanya tangkapan di Jambi,” kata Kombes Pol Satake. . Baca Juga: Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Payakumbuh</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/geledah-rumah-terkait-kasus-terorisme-di-payakumbuh-densus-88-bawa-barang-bukti/">Geledah Rumah Terkait Kasus Terorisme di Payakumbuh, Densus 88 Bawa Barang Bukti</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri menggeledah rumah seseorang yang diduga terkait kasus terorisme di Kota Payakumbuh, Sumatra Barat Minggu (6/12/2020) siang. <a href="https://tribratanews.sumbar.polri.go.id/index.php/2020/12/06/densus-88-polri-geledah-rumah-terduga-teroris-di-payakumbuh/">Situs resmi</a> Polri melaporkan, petugas membawa beberapa barang bukti untuk melengkapi berkas perkara.</p>
<p>Menurut situs resmi Polri, terduga teroris berinisial R. Sebelumnya telah ditangkap pihak Densus 88 Polri di wilayah Provinsi Jambi. Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, membenarkan adanya geledah rumah oleh Tim Densus 88 di Payakumbuh itu. “Iya benar, ada penggeledahan di Payakumbuh. Tersangkanya tangkapan di Jambi,” kata Kombes Pol Satake.<br />
.<br />
<strong>Baca Juga: </strong><a href="https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-payakumbuh/"><strong>Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Payakumbuh</strong></a></p>
<p>Meski disebut membawa barang Bukti, Satake tidak mengetahui apa-apa saja barang bukti yang dibawa oleh Densus 88. “Kita tidak mengetahuinya, ya pasti memang ada penggeladahan di Payakumbuh,” tuturnya.</p>
<p>Disebutkan, Densus 88 Polri didampingi sejumlah anggota Polres Payakumbuh saat menggeledah sebuah rumah di Payakumbuh Barat. Pengeledahan itu juga disaksikan Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, beserta beberapa perwira lainnya dan Tim Inafis Polres Payakumbuh.</p>
<p>Penggeledahan selesai sekitar pukul 14.20 WIB. Dilaporkan sejumlah anggota Densus yang mengunakan mobil warna hitam membawa sejumlah barang dari rumah tersebut dengan dibantu anggota Polres Payakumbuh.</p>
<p>Saat berlangsungnya penggeledahan, akses jalan menuju rumah R ditutup sementara oleh pihak kepolisian. warga yang hendak melintas diminta untuk melewati jalan lain oleh petugas.(*/SS)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/geledah-rumah-terkait-kasus-terorisme-di-payakumbuh-densus-88-bawa-barang-bukti/">Geledah Rumah Terkait Kasus Terorisme di Payakumbuh, Densus 88 Bawa Barang Bukti</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79964</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Payakumbuh</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-payakumbuh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Dec 2020 09:07:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Payakumbuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=79927</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dikabarkan melakukan penggeledahan salah satu rumah di Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (6/12/2020). Rumah ini diduga merupakan kediaman seseorang terduga teroris. . Baca Juga: Geledah Rumah Terkait Kasus Terorisme di Payakumbuh, Densus 88 Bawa Barang Bukti Ihwal pengeledahan ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. Penggeledahan tersebut juga dibantu oleh kepolisian resor setempat. &#8220;Jadi pelaku (terduga teroris) ini ditangkap di Jambi. Kebetulan rumahnya berada di Payakumbuh,&#8221; kata Satake Bayu dihubungi langgam.id, Minggu (6/12/2020). Satake Bayu belum mengetahui identitas terduga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-payakumbuh/">Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Payakumbuh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri dikabarkan melakukan penggeledahan salah satu rumah di Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (6/12/2020). Rumah ini diduga merupakan kediaman seseorang terduga teroris.<br />
.<br />
<strong>Baca Juga: </strong><a href="https://langgam.id/geledah-rumah-terkait-kasus-terorisme-di-payakumbuh-densus-88-bawa-barang-bukti/"><strong>Geledah Rumah Terkait Kasus Terorisme di Payakumbuh, Densus 88 Bawa Barang Bukti</strong></a></p>
<p>Ihwal pengeledahan ini dibenarkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto. Penggeledahan tersebut juga dibantu oleh kepolisian resor setempat.</p>
<p>&#8220;Jadi pelaku (terduga teroris) ini ditangkap di Jambi. Kebetulan rumahnya berada di Payakumbuh,&#8221; kata Satake Bayu dihubungi <strong>langgam.id</strong>, Minggu (6/12/2020).</p>
<p>Satake Bayu belum mengetahui identitas terduga teroris. Hanya saja, dari informasi yang didapatkannya, rumah yang digeledah dihuni istri dari terduga teroris tersebut.</p>
<p>&#8220;Densus hanya melakukan penggeledahan di sana. Saya tidak data jelas. Cuman di situ hanya menggeledah rumahnya saja. Dan di situ ada di rumahnya ada istrinya juga,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Hingga kini, belum diketahui apakah terdapat sejumlah barang bukti yang disita Densus 88 Antiteror Mabes Polri dari hasil penggeledahan.<strong> (Irwanda)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-payakumbuh/">Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Payakumbuh</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">79927</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Tangkap 1 Orang Terduga Teroris di Limapuluh Kota</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-tangkap-1-orang-terduga-teroris-di-limapuluh-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2020 10:01:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=74374</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id- Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap satu orang terduga teroris di Sumatra Barat Minggu (08/11/2020). &#8220;Terduga teroris berinisial AD alias S Parewa alias Abu Singgalang ditangkap di Sumatra Barat,&#8221; ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiono dikutip dari situs resmi Polri https://tribratanews.polri.go.id/, Minggu (08/11/2020), Selain di Sumbar, kata Awi, Densus 88 juga menangkap 5 terduga teroris lainnya di Lampung dan Batam. Terduga teroris berinisial SA, S, I, dan RK ditangkap di Lampung. Sedangkan MA alias Abu Al Fatih ditangkap di Batam, Kepulauan Riau. &#8220;Terduga teroris di Lampung diduga anggota kelompok Jemaah Islamiah. Mereka tergabung</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-1-orang-terduga-teroris-di-limapuluh-kota/">Densus 88 Tangkap 1 Orang Terduga Teroris di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://langgam.id"><strong>Langgam.id-</strong> </a>Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap satu orang terduga teroris di Sumatra Barat Minggu (08/11/2020).</p>
<p>&#8220;Terduga teroris berinisial AD alias S Parewa alias Abu Singgalang ditangkap di Sumatra Barat,&#8221; ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiono dikutip dari situs resmi Polri <a href="https://tribratanews.polri.go.id/read/3069/39/densus-88-at-tangkap-enam-terduga-teroris-di-lampung-padang-dan-batam-1604826680">https://tribratanews.polri.go.id/,</a> Minggu (08/11/2020),</p>
<p>Selain di Sumbar, kata Awi, Densus 88 juga menangkap 5 terduga teroris lainnya di Lampung dan Batam.</p>
<p>Terduga teroris berinisial SA, S, I, dan RK ditangkap di Lampung. Sedangkan MA alias Abu Al Fatih ditangkap di Batam, Kepulauan Riau.</p>
<p>&#8220;Terduga teroris di Lampung diduga anggota kelompok Jemaah Islamiah. Mereka tergabung dalam kelompok IMARRUDIN di Banten,&#8221; ujarnya. <strong>(*/AE)</strong></p>
<p><em><strong>Ralat:</strong> Judul berita direvisi pada Minggu (08/11/2020) sekitar pukul 19.54 WIB untuk penajaman akurasi. Berdasarkan data Polda Sumbar, lokasi penangkapan terduga teroris di Kabupaten Limapuluh Kota.</em></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-1-orang-terduga-teroris-di-limapuluh-kota/">Densus 88 Tangkap 1 Orang Terduga Teroris di Limapuluh Kota</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">74374</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Tanah Datar</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 May 2020 04:59:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=42034</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris berinisal REP alias AY di Jorong Koto Gadih, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar &#8211; Sumbar, Kamis (21/5/2020). REP alis AY sendiri sebelumnya diamankan di Solo, Jawa Tengah. Namun karena yang bersangkutan warga Tanah Datar, maka dilakukan penggeledahan di kediamannya. &#8220;Proses penangkapannya di Solo, Jawa Tengah, namun karena yang bersangkutan warga Lima Kaum, Tanah Datar, kemudian dilakukan penggeledahan rumahnya,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (23/4/2020) malam. Satake Bayu mengungkapkan REP alias AY diduga terlibat jaringan Jemaah Ansharut</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-tanah-datar/">Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris berinisal REP alias AY di Jorong Koto Gadih, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar &#8211; Sumbar, Kamis (21/5/2020).</p>
<p>REP alis AY sendiri sebelumnya diamankan di Solo, Jawa Tengah. Namun karena yang bersangkutan warga Tanah Datar, maka dilakukan penggeledahan di kediamannya.</p>
<p>&#8220;Proses penangkapannya di Solo, Jawa Tengah, namun karena yang bersangkutan warga Lima Kaum, Tanah Datar, kemudian dilakukan penggeledahan rumahnya,&#8221; ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (23/4/2020) malam.</p>
<p>Satake Bayu mengungkapkan REP alias AY diduga terlibat jaringan Jemaah Ansharut Daulah (JAD). Sebelumnya, ia telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).</p>
<p>&#8220;Penggeledahan di lantai atas kamar kosnya tidak terdapat barang yang diamankan karena kamar dalam kondisi kosong tidak berpenghuni,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun, katanya, barang bukti yang diamankan dari dalam kamar kediamannya di Kabupaten Tanah Datar disita berupa buku-buku tentang jihad dua kantong plastik warna hitam milik REP alias AY.</p>
<p>&#8220;Untuk rencana aksinya masih dalam penyelidikan. Saat ini REP sedang menjalani pemeriksaan lanjutan di Brimob Polda Jateng,&#8221; tuturnya. <strong>(Irwanda/Osh)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-tanah-datar/">Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">42034</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Tanah Datar</title>
		<link>https://langgam.id/densus-88-tangkap-2-terduga-teroris-di-tanah-datar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Dec 2019 08:27:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Teroris Tanah Datar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=21294</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri mengamankan dua orang terduga teroris di Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar). Penangkapan itu dikabarkan berlangsung Jumat (20/12/2019) malam. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, membenarkan penangkapan dua orang terduga teroris tersebut. Namun ia belum mengetahui secara rinci identitas kedua terduga pelaku. &#8220;Iya memang ada yang ditangkap Densus 88. Tapi masih dalam penanganan pihak Densus 88 dan tahap pengembangan,&#8221; kata Satake Bayu dihubungi langgam.id, Sabtu (21/12/2019) siang. Satake Bayu mengungkapkan, kedua pelaku masih dalam tahap pemeriksaan dan pengembangan. Para pelaku telah dibawa ke</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-2-terduga-teroris-di-tanah-datar/">Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://langgam.id/">Langgam.id</a> &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri mengamankan dua orang terduga teroris di Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, <span style="color: #000000;"><a style="color: #000000;" href="https://tanahdatar.go.id/">Kabupaten Tanah Datar</a></span>, Sumatra Barat (Sumbar). Penangkapan itu dikabarkan berlangsung Jumat (20/12/2019) malam.</p>
<p>Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, membenarkan penangkapan dua orang terduga teroris tersebut. Namun ia belum mengetahui secara rinci identitas kedua terduga pelaku.</p>
<p>&#8220;Iya memang ada yang ditangkap Densus 88. Tapi masih dalam penanganan pihak Densus 88 dan tahap pengembangan,&#8221; kata Satake Bayu dihubungi langgam.id, Sabtu (21/12/2019) siang.</p>
<p>Satake Bayu mengungkapkan, kedua pelaku masih dalam tahap pemeriksaan dan pengembangan. Para pelaku telah dibawa ke wilayah Polda Sumbar.</p>
<p>&#8220;Belum dibawa ke Jakarta, masih dalam pengembangan mungkin masih di sini (Sumbar). Untuk identitas kedua pelaku saya belum tahu,&#8221; ujarnya. <strong>(Irwanda/ICA)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/densus-88-tangkap-2-terduga-teroris-di-tanah-datar/">Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Tanah Datar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21294</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pasca Ditangkap Densus 88, Anak Novendri Tidak Mau Sekolah</title>
		<link>https://langgam.id/suami-ditangkap-densus-88-istri-mental-anak-kena-tidak-mau-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2019 07:56:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=11110</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; NE, istri Novendri (40) yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, harus memutar otak untuk mencari alasan ketika anak-anaknya menanyakan prihal keberadaan sang ayah. Perempuan berusia 35 tahun itu belum siap untuk menceritakan apa yang dialami suaminya kepada sang buah hati. Apalagi, kasus yang disangkakan kepada suami bukan persoalan kecil. Jaringan terorisme, terafiliasi jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) di Indonesia dan luar negeri. Namun, NE yakin dan percaya, suaminya bukanlah seorang teroris. Ia mengaku, buah hati sangat sering menanyakan keberadaan sang ayah. Apalagi, anaknya yang masih berumur 10 tahun dan enam tahun itu sangat ketergantungan dengan sosok seorang ayah.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/suami-ditangkap-densus-88-istri-mental-anak-kena-tidak-mau-sekolah/">Pasca Ditangkap Densus 88, Anak Novendri Tidak Mau Sekolah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> NE, istri Novendri (40) yang ditangkap Densus 88 Antiteror Polri, harus memutar otak untuk mencari alasan ketika anak-anaknya menanyakan prihal keberadaan sang ayah. Perempuan berusia 35 tahun itu belum siap untuk menceritakan apa yang dialami suaminya kepada sang buah hati.</p>
<p>Apalagi, kasus yang disangkakan kepada suami bukan persoalan kecil. Jaringan terorisme, terafiliasi jaringan Jamaah Anshar Daulah (JAD) di Indonesia dan luar negeri. Namun, NE yakin dan percaya, suaminya bukanlah seorang teroris.</p>
<p>Ia mengaku, buah hati sangat sering menanyakan keberadaan sang ayah. Apalagi, anaknya yang masih berumur 10 tahun dan enam tahun itu sangat ketergantungan dengan sosok seorang ayah.</p>
<p>Kala rindu, anak NE hanya bisa menangis. Apalagi si bungsu, yang setiap malam biasanya selalu bermain dengan ayahnya sebelum terlelap tidur. Kini hal itu tak bisa dirasakan lagi. Sebab ayahnya telah diamankan Densus 88 Antiteror Polri.</p>
<p>&#8220;Iya, kangen mereka (anak) sama ayahnya. Nanya-nanya terus, ayah di mana mama?,&#8221; ujar NE kepada langgam.id di kediamannya di Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (27/7/2019).</p>
<p>NE hanya bisa berbohong untuk menjawab pertanyaan sang buah hati. Ia kadang memberi alasan kepada anak-anak bahwa suami hanya pergi bekerja ke Jakarta. Terkadang juga, NE mengatakan bahwa suami sedang berlibur jalan-jalan.</p>
<p>&#8220;Saya bilang papa kerja ke Jakarta. Papa jalan-jalan aja, nak. Itu anak paling besar yang sering nanya, kalau yang kecil kalau kangen ayahnya nangis, engga bisa dibujuk. Malam biasanya yang kecil sering main sebelum tidur. Kalau sore hari juga dibawa jalan-jalan sama becak motor,&#8221; katanya.</p>
<p>NE sadar, anak pertamanya seakan mulai menyadari apa yang dialami ayahnya. Apalagi, para tetangga dan teman sekolahnya acap kali menanyakan soal kasus ini. Namun, NE terus menyakini kepada si buah hati, bahwa ayah mereka baik-baik saja.</p>
<p>&#8220;Dia (anak pertama) mungkin juga mulai ngerti. Pernah anak paling besar itu nanya ke saya, dia bilang ma kata orang ayah ditangkap? Saya jawab engga ada,&#8221; ujarnya.</p>
<p>NE hanya bisa mengelus dada melihat kondisi anak-anaknya. Terlebih, khusus anak pertamanya yang sudah enggan untuk pergi bersekolah. Para temannya, terus saja mempertanyakan soal kasus yang menimpa ayahnya.</p>
<p>&#8220;Sudah enggak mau sekolah, udah seminggu ini. Karena banyak yang nanya di sekolah dan di tempat dia ngaji ditanya juga sama teman-temanya. Mental anak saya sudah kena. Dia baru kelas 5 SD padahal, gimana masa depannya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>NE mengatakan telah mendatangi sekolah anaknya. Ia tak tahu lagi harus bagaimana agar anaknya mau pergi sekolah kembali. Para guru terus memberikan semangat dan dukungan, meski NE mengaku sempat akan membawa anaknya ke kampung halaman.</p>
<p>&#8220;Tapi kalau pulang kampung siapa juga ya yang ngurus nanti, pikir saya kembali.  Lagian saya juga kerja di sini (Padang) engga mungkin juga pulang kampung,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>NE sendiri merupakan seorang pengajar di salah satu taman kanak-kanak di Kota Padang. Dalam kesibukan mengajar, ia juga menyempatkan berjualan makanan ringan seperti donat dan mpek-mpek untuk menambah pemasukan keuangan keluarga.</p>
<p>Kini NE hanya bisa pasrah berharap sang suami tidak terbukti terlibat jaringan terorisme. Ia pun terlihat begitu tabah dengan apa yang dialami keluarganya saat ini.</p>
<p>&#8220;Mudah-mudahan tidak terbukti dan (Novendri) bisa dilepaskan lagi. Proses dimudahkan,&#8221; harapnya.</p>
<p>Seperti diketahui, Novendri ditangkap Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (18/7) malam di kawasan Jati, Kecamatan Padang Timur. Dari penangkapan ini, dilanjutkan dengan proses penggeledahan di kediamannya keesokan hari, Jumat (19/7) sore. <strong>(Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/suami-ditangkap-densus-88-istri-mental-anak-kena-tidak-mau-sekolah/">Pasca Ditangkap Densus 88, Anak Novendri Tidak Mau Sekolah</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11110</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Novendri Ditangkap Densus 88, Istri: Dia Bukan Teroris</title>
		<link>https://langgam.id/novendri-ditangkap-densus-88-istri-dia-bukan-teroris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2019 05:47:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Terorisme]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=11100</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Istri terduga teroris Novendri (40) meyakini suaminya tidak terlibat jaringan teroris. Perempuan berinisial NE (35) itu merasa sangat terpukul atas insiden penangkapan suaminya yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri beberapa waktu lalu di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar). Sabtu (27/7/2019) siang, ibu dua anak ini bergegas menutup pintu rumahnya di kawasan Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Ia terlihat sedang menenteng tabung gas LPG 3 kilogram dan berjalan menuju parkiran sepeda motornya. Langgam.id yang berkunjung ke kediaman Novendri tepat jelang NE berangkat membeli tabung gas. NE lantas menunda keberangkatannya dan kembali membuka pintu rumah menyambut</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/novendri-ditangkap-densus-88-istri-dia-bukan-teroris/">Novendri Ditangkap Densus 88, Istri: Dia Bukan Teroris</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Langgam.id &#8211; </b>Istri terduga teroris Novendri (40) meyakini suaminya tidak terlibat jaringan teroris. Perempuan berinisial NE (35) itu merasa sangat terpukul atas insiden penangkapan suaminya yang dilakukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri beberapa waktu lalu di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).</p>
<p dir="ltr">Sabtu (27/7/2019) siang, ibu dua anak ini bergegas menutup pintu rumahnya di kawasan Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Ia terlihat sedang menenteng tabung gas LPG 3 kilogram dan berjalan menuju parkiran sepeda motornya.</p>
<p dir="ltr">Langgam.id yang berkunjung ke kediaman Novendri tepat jelang NE berangkat membeli tabung gas. NE lantas menunda keberangkatannya dan kembali membuka pintu rumah menyambut kedatangan kami dengan ramah sekitar pukul 12.00 WIB siang.</p>
<p dir="ltr">Berikut hasil wawancara ekslusif <a href="http://langgam.id/">langgam.id</a> dengan NE, istri terduga teroris yang ditangkap Densus 88:</p>
<p dir="ltr"><b>Bagaimana sosok Novendri dan Kesehariannya?</b></p>
<p dir="ltr">Orangnya itu bisa aja, tidak menyangka juga kalau ada kejadian seperti ini. Kesehariannya itu mengantarkan anak sekolah, pulang dan lanjut jualan (garam). Sebelumnya kerja satpam, terus berhenti baru jualan garam. Ia menjual garam ke warung-warung. Kadang ada orang nelpon pesan garam, terus diantarkan. Sejak 2 bulan sebelum masuk puasa kemarin Abang jualan garam.</p>
<p dir="ltr">Pulang kerja tidur, main sama anak. Salat di Masjid. Kerja anterin garam pagi. Nanti pulang jemput anak, istirahat tidur. Habis ashar antar anak ngaji juga.</p>
<p dir="ltr"><b>Saat penggeledahan Densus 88, apakah berada di rumah?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak ada di rumah. Kebetulan saya lembur di tempat kerja. Di rumah anak-anak. Pas penggeledahan enggak dikasih tahu. Tahunya pas pulang kerja sore, lihat rumah sudah berantakan. Berantakan semuanya.</p>
<p dir="ltr">Jadi yang dipermasalahkan barang bukti, barang bukti banyak sekali. Sedangkan yang diambil dari rumah tidak sama dengan yang disampaikan.</p>
<p dir="ltr"><b>Bagaimana perasaan saat melihat rumah pasca digeledah?</b></p>
<p dir="ltr">Terkejutlah, soalnya tidak pernah menyangka kalau kayak gini.</p>
<p dir="ltr"><b>Barang bukti (BB) apakah ada ATM BNI?</b></p>
<p dir="ltr">Kurang tahu, BNI entah BRI. ATM itu sejak suami saya kerja di Adam Air (bagian) jual tiket. Kalau engga salah (ATM) warnanya orange, kayak kuning-kuning itu. Barang bukti ada senjata itu, enggak ada di rumah. Orang aja tambah-tambahin. Media yang nambah.</p>
<p dir="ltr">Sebenarnya yang laptop punya saya sendiri. Enggak ada hubungannya dengan suami saya. Toh suami saya enggak bisa buka laptop itu, kunci engga tahu. Sekalipun enggak pernah suami minjam laptop. Yang mobil-mobilan itu punya anak-anak. Kan sudah punya dua anak, mobil-mobilan diambil (petugas). Ini panci di dapur taroknya, tempat minyak goreng. Biasa digunakan untuk sehari-hari panci ini. Nah kawat ini kan diambil dari sini (dalam lemari), itu punya saya.</p>
<p dir="ltr">Kawat untuk masang gorden jendela. Sebenarnya gorden jendela ini mau diganti setahun lalu mengunakan kawat ini, tapi belum sempat-sempat. Udah lama (gorden jendela) kawatnya ada yang patah-patah, jadi mau diganti. Saya heran juga, kenapa ada hubungan ini (kawat) dengan penangkapan ini kurang tahu juga, mudah-mudahan tidak ada hubungannya.</p>
<p dir="ltr"><b>Rumah yang digeledah itu milik siapa?</b></p>
<p dir="ltr">Rumah mertua (orang tua Novendri). Sudah lama di sini. Kalau seandainya (suami jaringan teroris), kan pindah-pindah tempat ya. Sudah 10 tahun lebih di sini. Nikah sejak tahun 2007.</p>
<p dir="ltr"><b>Apakah Novendri pernah merantau?</b></p>
<p dir="ltr">Kurang tahu juga, tapi kalau enggak salah pernah ketika waktu masih bujang. Merantau ke Jakarta, jualan jam tangan, kalau enggal salah ceritanya.</p>
<p dir="ltr"><b>Kapan komunikasi terakhir dengan Novendri?</b></p>
<p dir="ltr">Komunikasi terakhir kan ini pas malam Jumat itu. Ada temannya nelpon, namanya Ul dari dompet dhuafa. Bentar ya bang, mau masang spanduk dompet dhuafa. Kok malam bang?. Iya sebentar cuman. Nunggu Isya dulu. Setelah isya baru temannya itu jemput di rumah.</p>
<p dir="ltr">Tapi saya enggak itu (felling). Sebab lagi sibuk sama anak dan lipat baju. Pergi abang, tapi enggak lihat. Sampai malam enggak pulang-pulang. Kirain tidur tempat nenek</p>
<p dir="ltr"><b>Apakah tau Novendri ditangkap Densus 88 malam itu?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak tahu. Sampai siang enggak tahu. Enggak ada dikasih tahu. Temannya yang sama pergi enggak juga dikasih tahu. Enggak tahu, dia ditangkap enggak tahu juga. Temannya juga enggak ada dikasih tahu. Kalau tahu, kita kan pulang cepat.</p>
<p dir="ltr"><b>Tidak risau suami pulang larut malam?</b></p>
<p dir="ltr">Biasanya kan pintu rumah enggak dikunci. Abang juga udah pesan, kalau enggak usah dikunci. Pintu sudah enggak dikunci, kok enggak pulang ya, nah kirain tidur di rumah nenek. Ternyata sampai pagi lupa juga saya nanya ke nenek, berangkat kerja langsung. Sampai lembur. Ternyata ada kejadian ini (ditangkap), saya pulang jam 5 sore</p>
<p dir="ltr"><b>Berapa orang yang masuk geledah rumah? </b></p>
<p dir="ltr">Katanya sampai 15 orang. Kata Pak RT, iya 15 orang. Semua dibongkar (geledah) semua dikeluarkan, diserakkan, berantakan, kacau. Semuanya, tidak ada yang tersusun (rapi).</p>
<p dir="ltr"><b>Setelah ditangkap apakah ada koordinasi dari pihak kepolisian? </b></p>
<p dir="ltr">Enggak ada. Ada surat penangkapan datang, hari Senin kalau enggak salah. Setelah itu, enggak ada kabar lagi. Katanya sudah di Jakarta. Sudah samperin ke Polda, katanya enggak ada di sini lagi (Polda).</p>
<p dir="ltr"><b>Apakah ada rencana ke Jakarta?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak ada. Enggak ada duit. Palingan kalau iya, biarlah bang ipar pergi. Kalau ada duit ya, biar bang ipar pergi. Kalau saya pergi, tentu anak-anak harus ikut juga</p>
<p dir="ltr"><b>Pernah cek buku tabungan Novendri?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak pernah, enggak tahu</p>
<p dir="ltr"><b>Soal Rp15 juta yang disita polisi?</b></p>
<p dir="ltr">Ha? Mana Rp15 juta? Masak 15 juta, cuman Rp1,5 juta. Kan Abang jualan garam, mungkin uang hasil jualan garam. Uang saya juga ada dari Rp1,5 juta itu. Uang saya diambil di lemari itu</p>
<p dir="ltr"><b>Respon tetangga atas penangkapan itu?</b></p>
<p dir="ltr">Terkejut juga</p>
<p dir="ltr"><b>Soal barang bukti (BB) yang dibeberkan? </b></p>
<p dir="ltr">Enggak percaya, yang aneh-aneh aja (ditampilkan). Apalagi soal suami saya bendahara, banyak uang dong. Sebenarnya gini, dulu Abang pernah ikut di Majelis Mujahidin. Tapi kalau enggak salah sudah lama enggak aktif lagi. Mungkin karena itu orang enggak suka</p>
<p dir="ltr"><b>Apakah di rumah Novendri pernah sibuk sendiri?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak pernah tuh. Makanya terkejut juga. Ada panci (diamankan) panci pemanas air, itu sudah rusak, sudah dicopot semua kabelnya. Panci juga dikasih orang. Itu saya pakai di dapur, jadi tempat minyak goreng.</p>
<p dir="ltr"><b>Novendri sudah survei Markas Polisi?</b></p>
<p dir="ltr">Itu enggak tahu, kapan waktunya survei. Kayaknya kasus ini enggak tembus, dituduhkan ke yang lain (suami saya), seperti itu kayaknya. Sudah rekayasa kayaknya. Di Polda kan kami juga pernah lewat. Biasakan. Banyak juga orang lewat. Lagian kan ada penjaga, kenapa engga tahu diintai. Kenapa enggak tanya, lapor bahwa Polda diintai.</p>
<p dir="ltr"><b>Apa harapannya untuk kasus ini?</b></p>
<p dir="ltr">Mudah-mudahan enggak terbukti ya. Soalnya barang buktinya lemah. Katanya ada panci untuk merakit bom, engga ada itu. Panci tempat minyak goreng, diambil di dapur. Yang kawat itu untuk gorden jendela. Ada pipa, pipa itu belum lama adek saya pasang paralon jadi tersisa, saya yang beli pipa itu.</p>
<p dir="ltr">Biar aja, mudah-mudahan tidak terbukti, bisa dilepaskan lagi. Proses dimudahkan</p>
<p dir="ltr"><b>Soal Novendri menjadi bendahara?</b></p>
<p dir="ltr">Kalau soal mendanai tentang ini, pernah suami saya enggak kerja selama dua bulan. Enggak pernah kasih duit ke saya. Kalau seandainya dia mendapatkan dana, pasti kasih duit ke saya, mungkin pakai aja duit ini dulu, tapi enggak pernah. Sekalipun. Kalau orang lain mungkin enggak kerja pakai aja dulu, tapi dia enggak pernah. Pakai duit saya aja ketika enggak kerja. Saya juga jualan.</p>
<p dir="ltr"><b>Apakah terasingkan di lingkungan?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak Palingan anak-anak sering dipanggil-panggil, masih kecil ya. Kalau kakak ya cuman lewat, ke warung, pulang. Seperti itu sehari-hari. Tapi ya, mata orang ngelihat sudah sinis aja sih. Kayak kita memang melakukan.</p>
<p dir="ltr"><b>Pernah didatangi tetangga pasca kasus ini?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak ada. Nanya-nanya engga ada</p>
<p dir="ltr"><b>Apakah Novendri paham IT?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak paham. Laptop enggak bisa digunakannya</p>
<p dir="ltr"><b>Apa tanggapan saudara di kampung?</b></p>
<p dir="ltr">Iya sudah tahu, saya ngasih tahu. Kalau enggak dikasih tahu, enggak tahu. Responnya terkejut. Disuruh pulang kampung, enggak bisa, saya kerja. Masa depan anak gimana</p>
<p dir="ltr"><b>Kakak kerja di mana?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak usah disebutkan, di TK. Sambil jualan makanan kecil. Kayak donat, mpek-mpek. Soalnya sudah dari dulu saya jualan. Tidak pernah suami yang aneh-aneh kasih duit lebih. Berapa penjualan garam hati itu, segitu dikasihnya</p>
<p dir="ltr"><b>Novendri pernah komunikasi dengan orang yang tidak kakak kenal?</b></p>
<p dir="ltr">Enggak tahu, engga pernah. Di rumah biasa aja, nelpon temannya, teman sekolahnya, teman SMP</p>
<p dir="ltr"><b>(Irwanda/RC)</b></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/novendri-ditangkap-densus-88-istri-dia-bukan-teroris/">Novendri Ditangkap Densus 88, Istri: Dia Bukan Teroris</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11100</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Rumah Seorang Warga Padang Digeledah Densus 88</title>
		<link>https://langgam.id/rumah-seorang-warga-padang-digeledah-densus-88/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2019 11:15:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Densus 88 Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=10533</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah satu rumah di kawasan RT 4, RW 2 Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (19/7/2019) sore. Aksi penggeladahan dikabarkan telah berlangsung sejak pukul 15.10 WIB. Rumah yang digeledah tersebut dikabarkan milik warga bernama Nofendri. Informasinya, pria berusia 33 tahun itu sebelumnya telah ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (18/7/2019) malam. Dari penangkapan itulah kemudian Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di kediamannya. Namun, belum jelas dimana lokasi awal Nofendri ditangkap. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian ada keterangan resmi dari Densus 88 terkait</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rumah-seorang-warga-padang-digeledah-densus-88/">Rumah Seorang Warga Padang Digeledah Densus 88</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menggeledah satu rumah di kawasan RT 4, RW 2 Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (19/7/2019) sore.</p>
<p>Aksi penggeladahan dikabarkan telah berlangsung sejak pukul 15.10 WIB. Rumah yang digeledah tersebut dikabarkan milik warga bernama Nofendri. Informasinya, pria berusia 33 tahun itu sebelumnya telah ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri pada Kamis (18/7/2019) malam.</p>
<p>Dari penangkapan itulah kemudian Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di kediamannya. Namun, belum jelas dimana lokasi awal Nofendri ditangkap.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian ada keterangan resmi dari Densus 88 terkait penangkapan dan penggeledahan yang dilanjutkan.</p>
<p>Ketua RW 02 Kelurahan Berok Nipah Rivianti membenarkan aksi penggeledahan di salah satu rumah warganya. Namun, pihak kepolisian tidak memberikan penjelasan pemilik rumah terlibat persoalan apa.</p>
<p>&#8220;Daerah disterilkan saya bingung. Kata Densus sih terlibat jaringan. Tadi saat penggeledahan tidak ada si Nof (Nofendri), katanya sudah dibawa (tangkap) tadi malam. Sekarang bapak ambil apa? ada barang kita bawa ke kantor untuk penyelidikan,&#8221; ujar Rivianti kepada wartawan.</p>
<p>Ia juga tidak mengetahui barang-barang apa saja yang dibawa Densus 88 Antiteror Polri dari kediaman Nofendri. Sebab, penggeledahan hanya didampingi Ketua RT.</p>
<p>&#8220;Tadi penggeledahan rumah, Pak RT yang damping. Kurang tahu saya apa saja yang dibawa,&#8221; katanya.</p>
<p>Sementara itu, Ketua RT 4 Kelurahan Berok Nipah Syaiful mengaku memang ada beberapa barang yang dibawa Densus 88 Antiteror Polri saat penggeledahan. Diantaranya, CD, laptop, handphone, dan berupa cangkir.</p>
<p>&#8220;Tadi saat penggeledahan ada Densus dan Brimob. Penggeledahan kurang lebih satu jam. Alasannya penggeledahan kurang tahu juga yang jelas cuman mengatakan Densus izin mengeledah dan pelaku sudah diamankan,&#8221; kata Syaiful.</p>
<p>Ia mengatakan, saat rumah digeledah, hanya ada anak Nofendri. Sehari-harinya Nofendri bekerja sebagai tukang gojek. &#8220;Istrinya guru, anak-anaknya kecil masih sekolah dasar. Biasanya istrinya pulang sore,&#8221; pungkasnya<strong>. (Irwanda/RC)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/rumah-seorang-warga-padang-digeledah-densus-88/">Rumah Seorang Warga Padang Digeledah Densus 88</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10533</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/79 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-09 19:12:32 by W3 Total Cache
-->