Sumber Gempa Magnitudo 6,1 di Pasaman Barat Masih Belum Teridentifikasi

Berita Gempa Pasaman Barat terbaru dan terkini hari ini: BNPB memastikan, bahwa lumpur bergearak usai gempa di Pasaman itu bukan likuifaksi.

Foto udara longsor usai gempa di Pasaman. (Foto: Reinaldi, BPBD Limapuluh Kota)

Berita Gempa Pasaman Barat terbaru dan terkini hari ini: Sumber atau pusat gempa bermagnitudo 6,1 di Pasaman Barat masih belum teridentifikasi.

Langgam.id – Tim peneliti dari Badan Geologi belum bisa mendefinisikan sumber penyebab gempa bumi yang terjadi di Pasaman Barat (Pasbar). Penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengetahui tindakan mitigasi yang tepat.

Jal itu disampaikan Ahmad Solikhin dari Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) saat jumpa pers yang digelar oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang disiarkan lewat akun Youtube resminya, Jumat (8/4/2022).

“Sesar Talamau yang menjadi sumber gempa bumi Pasaman Barat pada 25 Februari 2022 lalu belum terdefinisikan, dan masih memerlukan kajian lapangan lebih rinci,” ujar Ahmad yang juga tim Intelijen Penanggulangan Bencana itu.

Menurut Ahmad, kajian lebih rinci itu diperlukan agar upaya mitigasi berlandasan atau bisa menghitung bahaya seismik selanjutnya.

Selain itu, sebagai upaya mitigasi, dia meminta agar bangunan milik warga yang berada dan dekat dengan garis sesar yang dipetakan secara regional mengikuti kaidah bangunan tahan gempa bumi.

Ahmad menjelaskan, kerusakan bangunan yang terjadi di lokasi gempa, selain karena faktor guncangan yang kuat sebagai dampak dari dekatnya dengan sumber gempa bumi dan kondisi tanah permukaan yang lunak, juga dipengaruhi juga oleh kualitas bangunan yang tidak tahan gempa.

Baca juga: Korban Gempa Pasaman Barat Tarawih di Masjid dan Musala Sementara

“Mengingat daerah bencana termasuk ke dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) gempa bumi tinggi yang berpotensi terlanda guncangan gempa bumi dengan intensitas lebih dari 8 MMI (Modified Mercalli Intensity), bangunan yang mengalami kerusakan, khususnya bangunan vital, strategis dan mengundang konsentrasi banyak orang seperti perkantoran, tempat ibadah, sekolah,  harus dibangun kembali dengan mengikuti konstruksi kaidah bangunan tahan gempa bumi,” katanya.

Dapatkan update berita Gempa Pasaman Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Gubernur hingga Bupati Padang Pariaman Diadukan ke Ombudsman, Buntut Izin Tambang Andesit di Kasang 
Gubernur hingga Bupati Padang Pariaman Diadukan ke Ombudsman, Buntut Izin Tambang Andesit di Kasang 
Kronologi Wagub Vasko Kecelakaan di Solok, Tabrak Tumpukan Pasir dan Truk Parkir
Kronologi Wagub Vasko Kecelakaan di Solok, Tabrak Tumpukan Pasir dan Truk Parkir
Ket: Citra deforestasi area PETI Sijunjung periode 2020-2024 [Sumber LBH Padang]
LBH Padang Ungkap 14,5 Ribu Hektare Hutan di Sijunjung Rusak karena Tambang Emas Ilegal 
Bekas luka diduga karena air panas yang dialami bayi tersebut. (Foto: Ipda Ghifari untuk Langgam.id)
Bayi 2 Tahun di Padang Diduga Dianiaya Ayah Kandung: Diselamatkan Tetangga, Badan Penuh Bekas Luka
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang menewaskan pasangan suami istri. (Foto: Polres Solok)
Pilu Pasangan Suami Istri Meninggal Ditabrak Truk di Solok, Balita Korban Patah Kaki
Irjen Djati Wiyoto. (Foto: Humas Polda Kaltara)
Menakar Nyali Irjen Djati “Bersih-bersih” Tambang Emas Ilegal di Sumbar