Sumbar Latih 116 Kalifah untuk Hadapi MTQ Nasional 2020

Menteri Agama Sepakati Penundaan Pelaksanaan MTQ Nasional di Sumbar

Logo MTQ 2020 (Sumber: Pemprov Sumbar)

Langgam.id – Sumatra Barat (Sumbar) telah mempersiapkan sebanyak 116 kafilah dari berbagai cabang untuk ikut dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-28 tahun 2020.

Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar, Damri Tanjung mengatakan, dari 116 kalifah tersebut, tidak semua yang akan diikutkan sebagai perwakilan dari Sumbar.

“Jadi, yang kita latih 116 orang, tetapi yang kita daftarkan hanya 56 kalifah, itu di luar official,” ujarnya di Padang, Selasa (25/2/2020).

Dari 56 orang tersebut, kata Damri, dua diantaranya merupakan pendamping. Jadi, total khalifah yang akan didaftarkan itu sebanyak 54 orang.

Damri mengklaim, semua peserta yang telah dipersiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar sudah dilatih sejak 2019, dan hingga MTQ dimulai, akan terus mengikuti pelatihan sebagai upaya untuk pemantapan.

Menurut Damri, ribuan orang akan datang ke Sumbar saat pelaksanaan MTQ Nasional itu nantinya. Setiap provinsi akan mengirim sebanyak 56 peserta, dikalikan 34 provinsi.

“Tapi, biasanya setiap provinsi akan mengirim lebih dari 100 orang. Jadi, ribuan orang akan datang,” ucapnya.

Ia mencontohkan, hingga saat ini, beberapa provinsi sudah melaporkan jumlah orang yang akan mereka bawa. Seperti DKI Jakarta, mereka akan membawa sebanyak 150 orang. Lalu, Banten, mereka akan membawa 160 orang.

Secara resmi, dikatakan Damri, pendaftaran akan dimulai 1 April 2020. Pendaftran secara online. Lalu, akan dilanjutkan ke tahap verifikasi.

“Juni 2020, akan kita laksanakan teknikal meeting. Artinya, saat itu kita pemantapan para peserta,” ujarnya.

Damri berharap, gelaran MTQ Nasional 2020, berjalan dengan baik dan sukses. Sebelumnya menurut Damri, Sumbar juga pernah menjadi tuan rumah MTQ Nasional tahu 1983 dan diklaim sukses.

“Kita sudah komitmen bersama, kita ingin ukir kesuksesan kembali, sukses penyelenggaraannya, sukses administrasi dan sukses prestasi,” katanya. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Jalan kelok sembilan ramai jelang tahun baru
Puncak Arus Mudik di Perbatasan Sumbar-Riau Diprediksi H-3 Lebaran, Polisi Kerahkan Tim Urai Kemacetan
Ombudsman Sentil Birokrasi Pemprov Sumbar Soal Batalnya Pelantikan Anggota KPID
Ombudsman Sentil Birokrasi Pemprov Sumbar Soal Batalnya Pelantikan Anggota KPID
Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya
Gubernur Sumbar Akui Undangan Pelantikan Anggota  KPID Tanpa Sepengetahuannya