Sumatra Barat Kehilangan, Gubernur Lepas Jenazah Pamong Senior Rusdi Lubis

Sumatra Barat Kehilangan, Gubernur Lepas Jenazah Pamong Senior Rusdi Lubis

Pelepasan alm Rusdi Lubis oleh gubernur Sumbar. (Foto: Humas Pemprov Sumbar)

Langgam.id - Sumatra Barat (Sumbar) kehilangan salah satu putra terbaiknya dengan berpulangnya Pamong Senior Rusdi Lubis. Gubernur Mahyeldi memimpin pelepasan jenazah mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar periode 2000-2005 itu pada Selasa (27/4/2020) di kantor gubernur.

Rusdi Lubis meninggal dunia pada Selasa pukul 03.00 WIB dini hari, di Padang dalam usia 75 tahun. Tokoh kelahiran Ujung Gading, Pasaman Barat tersebut meninggalkan 1 istri dan 4 anak.
.
Baca Juga: Mantan Sekda Sumbar Rusdi Lubis Meninggal Dunia

Semasa hidup, ia meniti karir sebagai birokrat. Antara lain pernah menjabat Sekda Kabupaten Solok, Sekda Kabupaten Limapuluh Kota, Asisten I Pemprov Sumbar dan terakhir sebagai Sekda provinsi di masa Gubernur Zainal Bakar. Setelah pensiun, Rusdi tetap aktif menyumbangkan tenaga dan pikiran untuk Sumbar, antara lain sebagai dosen, staf ahli, anggota tim ad hoc serta berbagai organisasi. Keceriaan dan keramahan setia jadi pembawaannya pada berbagai kalangan pergaulan.

Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan rasa kehilangan yang sangat besar atas kepergian almarhum. Menurutnya, begitu banyak keteladanan dan pengajaran yang diberikan selama jadi birokrat. Karya tulis Rusdi, katanya, juga banyak yang menjadi acuan bagi banyak Pamong dan ASN sampai sekarang.

"Pemprov Sumbar dan masyarakat Sumbar merasakan kehilangan. Begitu banyak karya-karya beliau dan kader-kader beliau. Semoga didikan, pengajaran yang telah beliau berikan akan menjadi amal saleh bagi pak Rusdi Lubis," kata gubernur, sebagaimana dirilis situs resmi Pemprov Sumbar.

Prinsip hidup Rusdi Lubis untuk tidak melewatkan satu hari tanpa membantu memudahkan urusan orang, sangat luar biasa. "Keteladanan dari beliau ini mari kita tiru, kita pelihara dan terus dilaksanakan," tuturnya.

Mahyeldi mengatakan, banyak berinteraksi dengan Rusdi ketika masih di DPRD Sumbar. "Sering bertemu beliau itu di masjid. Beliau berpisah dengan kita dalam keadaan tersenyum, semoga almarhum husnul khotimah. apalagi ini di bulan Ramadhan. Kepada keluarga, anak-anak agar mendoakan dan bersabar dengan taqdir ini," kata Buya Mahyeldi.

Kepala Bappeda Sumbar Hansastri mewakili pihak keluarga menyampaikan terimakasih pada Pemerintah Provinsi yang sudah memberikan kehormatan melalui acara pelepasan sekaligus permohonan maaf jika almarhum selama bertugas di Pemprov Sumbar ada kesalahan.

"Pergaulan selama bertugas dan bahkan 15 tahun setelah pensiun, beliau masih banyak berinteraksi dengan jajaran Pemda Sumbar. Dalam interaksi tersebut jika ada kesalahan beliau, atas nama keluarga besar Rusdi Lubis, saya mohon dimaafkan," ujar Hansastri.

Hansastri juga menyebut salah satu prinsip hidup Rusdi Lubis yang pernah disampaikannya dan selalu diterapkan selama hayatnya adalah berusaha agar setiap hari itu ada paling kurang ada 1 orang yang ditolong dan dimudahkan urusannya.

Upacara pelepasan, dihadiri Wakil Gubernur Audy Joinaldy, Pj. Sekdaprov, Ketua TP. PKK Sumbar beserta kepala OPD dan pejabat dari kabupaten/kota.

Sebelum pelepasan, almarhum Rusdi Lubis disholatkan di Masjid Iqra' di komplek rumahnya di Alai Parak Kopi, kemudian dilanjutkan di Masjid Raya Sumbar. Sholat diimami langsung oleh salah seorang putra almarhum. Usai acara pelepasan, jenazah dibawa ketempat peristirahatan terakhirnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Padang. (*/SS)

Baca Juga

Majukan Kebudayaan Dharmasraya dengan Festival Tari dan Kuliner
Majukan Kebudayaan Dharmasraya dengan Festival Tari dan Kuliner
Dukung Epyardi Asda Maju Pilgub Sumbar, Eks Ketua PPP Padang Ini Bentuk Barisan Otewe Muda
Dukung Epyardi Asda Maju Pilgub Sumbar, Eks Ketua PPP Padang Ini Bentuk Barisan Otewe Muda
Permasalahan baru yang menimpa umat Islam yakni terkait daftar nama-nama ustadz kondang yang terdaftar dalam jaringan radikalisme.
Universitas Muhammadiyah Sumbar Luncurkan Beasiswa Peduli Bencana
Langgam.id - Bupati Kabupaten Agam, Andri Warman mengungkapkan keinginannya terkait pengelolaan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Maninjau.
Mantan Anggota DPR RI Taslim Soroti Keramba Jaring Apung yang Rusak Keindahan Danau Maninjau
Ahmad Muzani Lelang Sapi untuk Bantu Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Laku Rp 500 Juta
Ahmad Muzani Lelang Sapi untuk Bantu Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Laku Rp 500 Juta
Wajah Gelap Homo Digitalis
Wajah Gelap Homo Digitalis