Sukses di Surau dan Silek, Arief Malinmudo Akan Rilis Film Baru

Sukses di Surau dan Silek, Arief Malinmudo Akan Rilis Film Baru

Arief Malinmudo memberikan keterangan saat Pameran 100 Tahun Usmar Ismail di Bukittinggi. (foto: KW/Langgam.id)

Langgam.id Sukses memproduksi dua film yakni, Surau dan Silek serta Liam dan Laila, sutradara Arief Malinmudo akan segera merilis film ketiganya dengan judul Perjalanan Pertama.

Arief mengatakan, saat ini ia sedang memproduksi film ketiganya yang berjudul Perjalanan Pertama tersebut. “Proses produksinya sudah 90 persen,” ujar Arief saat kegiatan Pameran 100 Tahun Usmar Ismail di Bukittinggi, Sabtu (20/3/2021).

Ia menjelaskan, pada film tersebut, akan dibintangi aktor legendaris Malaysia yakni Dato Ahmad Tamimi Siregar. Kemudian juga ada aktor dari Indonesia yaitu Muzakki Ramdhan, Randi Pangalila dan Adinda Thomas.

Arief menambahkan, film Perjalanan Pertama ini  syuting di 42 lokasi di Sumatra Barat. “Ada 42 lokasi syuting, surga-surga landscape yang belum banyak ditemukan orang,” jelasnya.

Untuk pengisi soundtrack terang Arief, ia belum bisa menyampaikannya sekarang. “Sountrack nanti spesial,” ucapnya. (KW/yki)

 

Baca Juga

BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
Luas Panen Padi Turun, Produksi Beras Sumbar 2025 Capai 800.613 Ton
Profil Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Mantan Ketua DPW Nasdem Sumbar yang Berlabuh di PSI
Profil Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, Mantan Ketua DPW Nasdem Sumbar yang Berlabuh di PSI
Mobil Box Berisikan 7 Orang Jatuh ke Jurang di Flyover Kelok 9
Mobil Box Berisikan 7 Orang Jatuh ke Jurang di Flyover Kelok 9
Daftar 5 Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Sumbar
Daftar 5 Korban Meninggal Kecelakaan Beruntun Truk Trailer di Sumbar
Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional
Kisah Chatib Sulaiman yang Belum Jadi Pahlawan Nasional
PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga
Menjajaki Transisi Energi Swadaya Warga di Kaki Bukit Barisan