Statistik Buruk Jadi Alasan Semen Padang FC Tak Pertahankan Imran Nahumarury

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)

Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)

Langgam.id — Manajemen Semen Padang FC memutuskan tidak memperpanjang kerja sama dengan Imran Nahumarury sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Evaluasi terhadap performa tim pada musim sebelumnya menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut.

Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey, mengatakan manajemen melakukan penilaian menyeluruh terhadap capaian tim selama Liga 1 musim 2025/2026. Dari hasil evaluasi itu, performa tim di bawah arahan Imran dinilai belum memenuhi target yang diharapkan klub.

“Kami tentu melihat statistik dan capaian tim selama musim lalu. Itu menjadi salah satu bahan evaluasi manajemen dalam menentukan pelatih untuk musim depan,” kata Braditi, Kamis (4/6/2026).

Menurut dia, selama menangani Kabau Sirah pada 10 pertandingan Liga 1 musim lalu, Imran hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan, yakni saat menghadapi PSBS Biak. Catatan tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi manajemen dalam menentukan arah tim ke depan.

Semen Padang FC kini mengusung target kembali promosi ke Liga 1 setelah harus terdegradasi pada akhir musim lalu. Untuk mencapai target tersebut, manajemen menilai diperlukan perubahan di sektor kepelatihan.

Selain faktor performa, klub juga mempertimbangkan aspek kedekatan emosional antara pelatih dengan klub dan masyarakat Sumatera Barat. Karena itu, manajemen akhirnya memilih menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala baru.

Menurut Braditi, Nil Maizar dinilai memiliki pemahaman yang kuat terhadap karakter klub, kultur sepak bola Sumatera Barat, serta sejarah panjang bersama Semen Padang FC.

“Pertimbangannya juga karena kedekatan emosional. Coach Nil sudah memahami kultur klub dan sepak bola Sumbar,” ujarnya.

Sebelum menentukan pilihan, manajemen sempat membahas sejumlah nama pelatih asal Sumatera Barat yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk menangani tim. Di antaranya Indra Sjafri dan Jafri Sastra.

Namun, peluang merekrut Nil Maizar terbuka setelah kontraknya bersama Sumsel United berakhir. Ketika dihubungi manajemen, pelatih berusia 56 tahun tersebut menyatakan kesiapannya untuk kembali menukangi Kabau Sirah.

Dengan penunjukan Nil Maizar, Semen Padang FC berharap dapat membangun kembali kekuatan tim dan mewujudkan target kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim mendatang. (HER)

Baca Juga

PT Semen Padang Bantu Material Renovasi Korban Kebakaran di Lambung Bukit
PT Semen Padang Bantu Material Renovasi Korban Kebakaran di Lambung Bukit
PT Semen Padang Kembali Jadi Sponsor Utama Semen Padang FC
PT Semen Padang Kembali Jadi Sponsor Utama Semen Padang FC
Menbud Fadli Zon Buka Peluang Revitalisasi Cagar Budaya Pabrik Indarung I
Menbud Fadli Zon Buka Peluang Revitalisasi Cagar Budaya Pabrik Indarung I
Jadi Pusat Seni dan Budaya, Menbud Dorong Penyelenggaraan Indarung Biennale
Jadi Pusat Seni dan Budaya, Menbud Dorong Penyelenggaraan Indarung Biennale
Mitos Jam Gadang Dibangun dengan Putih Telur, Ini Penjelasan Direksi PT Semen Padang
Mitos Jam Gadang Dibangun dengan Putih Telur, Ini Penjelasan Direksi PT Semen Padang
Penyerang baru Semen Padang FC, Ari Maring. (Dok. IG Ari Maring)
Profil dan Perjalanan Karier Ari Maring, Penyerang Baru Semen Padang FC yang Disebut Agresif