Stasiun Padang, Simpul Utama Transportasi Kereta Api di Sumbar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Langgam.id – Sebagai pusat pergerakan transportasi kereta api di Sumatera Barat, Stasiun Padang memainkan peranan strategis dalam menghubungkan berbagai kota dan kabupaten di provinsi ini. Terletak di ibu kota provinsi, stasiun ini bukan hanya menjadi simpul utama mobilitas penumpang, tetapi juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Stasiun Padang melayani dua layanan utama, yaitu KA Minangkabau Ekspres yang menghubungkan kota Padang dengan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) melalui stasiun-stasiun penting seperti Duku, Tabing, Air Tawar, dan Pulau Aie; serta KA Pariaman Ekspres yang melayani rute hingga kota wisata Pariaman. Jalur-jalur ini memperkuat konektivitas antarkota sekaligus mempermudah mobilitas harian masyarakat.

“Stasiun Padang merupakan simpul penting dalam jaringan transportasi KAI di Sumatera Barat. Kami terus berkomitmen meningkatkan pelayanan, kenyamanan, serta integrasi antarmoda demi mendukung mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ungkap Reza Shahab, Kepala Humas PT KAI Divre II Sumatera Barat, Selasa (17/6/2025).

Sebagai bagian dari transformasi layanan, Stasiun Padang telah dilengkapi dengan fasilitas modern seperti boarding gate otomatis, ruang tunggu yang nyaman, layanan tiket digital, serta akses ramah disabilitas. Integrasi dengan transportasi lain seperti angkutan kota, ojek daring, dan taksi menjadikan stasiun ini sebagai hub transportasi yang efisien dan mudah dijangkau masyarakat.

Dari sisi data, tren pertumbuhan penumpang menunjukkan peningkatan signifikan:
• 2022: 364.252 penumpang berangkat, 454.771 penumpang tiba
• 2023: 466.802 penumpang berangkat, 533.644 penumpang tiba
• 2024: 500.982 penumpang berangkat, 551.507 penumpang tiba
• Jan–Mei 2025: 224.263 penumpang berangkat, 235.959 penumpang tiba

“Dengan jumlah penumpang yang hampir menyentuh separuh dari total pergerakan penumpang di seluruh stasiun wilayah Divre II, Stasiun Padang menjadi titik vital bagi perjalanan lintas kota/kabupaten maupun antarprovinsi,” tambah Reza.

Keberadaan Stasiun Padang semakin relevan dalam mendukung aktivitas masyarakat, baik untuk kebutuhan kerja, pendidikan, pariwisata, maupun logistik. Dalam upaya mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi, aman, nyaman, dan berkelanjutan, PT KAI Divre II terus mendorong perbaikan layanan dan memperkuat sinergi antarmoda di wilayah ini.

Dengan dukungan masyarakat dan komitmen peningkatan kualitas layanan, Stasiun Padang siap menjadi tulang punggung sistem transportasi massal di Sumatera Barat. (*/f)

Tag:

Baca Juga

KAI Divre II Sumbar Lanjutkan Penataan Perlintasan Sebidang di Kota Pariaman
KAI Divre II Sumbar Lanjutkan Penataan Perlintasan Sebidang di Kota Pariaman
KAI Sumbar Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman
KAI Sumbar Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, KAI Sumbar Layani Lebih dari 30.000 Penumpang
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, KAI Sumbar Layani Lebih dari 30.000 Penumpang
Libur Panjang, KAI Sumbar Sediakan 28 Ribu Lebih Tiket KA Lokal
Libur Panjang, KAI Sumbar Sediakan 28 Ribu Lebih Tiket KA Lokal
Petugas KAI menutup perlintasan liar selebar dua meter di Padang Pariaman. (Foto: Humas KAI Divre II Sumbar)
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Para penumpang menaiki Kereta Api Pariaman Ekspres . Foto: KAI Divre II Sumbar.
KAI Divre II Sumbar Layani 23 Ribu Penumpang Selama Libur Panjang Hari Buruh 2026