Langgam.id – Staf Khusus Mendagri Bidang Politik dan Media, Kastorius Sinaga, menilai Kota Padang menjadi salah satu daerah dengan respons pemulihan tercepat pascabencana. Hal ini diungkapnya saat meninjau pembangunan hunian tetap di Bumi Perkemahan Pramuka, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (20/7/2026).
“Berbagai indikator menunjukkan progres positif, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan pembangunan di lapangan,” kata Kastorius.
Ia menjelaskan, target pembangunan huntap di Sumbar mencapai lebih dari 2.500 unit. Dari jumlah tersebut, sekitar 500 unit dialokasikan untuk Kota Padang yang dinilai berjalan baik.
Kondisi fisik pembangunan di lapangan juga menunjukkan perkembangan sesuai target. Termasuk pelaksanaan rekonstruksi berbagai infrastruktur dan normalisasi sungai yang dikerjakan bersama pemerintah pusat.
“Secara umum progres yang kami lihat cukup baik, baik dari sisi perencanaan maupun pelaksanaan di lapangan,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Padang menargetkan pembangunan 523 unit huntap. Penyelesaian infrastruktur terus dikebut, targetkan akhir Juli 2026, agar proses penyerahan rumah kepada korban terdampak segera dilakukan.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan dari total 523 unit huntap yang direncanakan, 340 unit akan dibangun di lokasi utama di Balai Gadang. Sementara sisanya tersebar di kawasan Sungkai.
“Pembangunan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 4,6 hektare, dengan sekitar 1,2 hektare di antaranya telah selesai diproses,” kata Raju.
Ia menjelaskan, kebutuhan hunian bagi korban bencana di luar program huntap mandiri mencapai 423 unit. Jumlah itu merupakan kebutuhan setelah dikurangi 35 unit huntap mandiri yang telah terealisasi. (WAN)






