Situs PPDB Online SMA Bisa Diakses, Disdik Sumbar Timbang Perpanjangan Pendaftaran

ppdb online

Tampilan situs PPDB Online Sumbar. (Foto: Dinas Pendidikan Sumbar)

Langgam.id – Situs pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) online untuk tingkat SMA dan SMK di Sumatra Barat (Sumbar) sudah bisa diakses, ketika dicek langgam.id pukul 13.39 WIB. Meski demikian, Dinas Pendidikan Sumbar mempertimbangkan untuk memperpanjang masa pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri menyebut saat ini tempat pendaftaran di halaman https://ppdbsumbar2020.id/ sudah bisa kembali dibuka. Jika bermasalah kembali, akan ada opsi perpanjangan masa pendaftaran sesuai arahan Gubernur Sumbar. “Sekarang sudah jalan, tadi pagi (memang) iya error. Kita coba dulu sekarang,” katanya Selasa (23/6/2020), siang.

Jika kembali bermasalah, menurutnya, maka masa pendaftaran bisa diperpanjangan. Lama waktu perpanjangan tergantung dengan kebutuhan. Kalau tidak ada keluhan maka tidak akan diperpanjang.

“Kita coba sekarang dulu, kalau memang kebutuhannya diperpanjang maka kita perpanjang, waktu kita masih ada,” ujarnya.

Ia mengatakan gangguan teknologi adalah hal yang biasa. Petugas IT juga terus berusaha untuk memperbaiki halaman pendaftaran.

Baca Juga: Bila Tak Segera Teratasi, Ombudsman Sumbar Minta Masa Pendaftaran PPDB Online Diperpanjang

Sebelumnya, Sekretaris Panitia PPDB Online SMA Sumbar Irman mengatakan, jika memang tidak bisa dibuka, Kepala Disdik Sumbar sudah menyiapkan langkah-langkah penanganan. Permasalahan yang terjadi saat ini juga sudah dilaporkan kepada Gubernur Sumbar.

“Kita sudah laporkan kepada Gubernur, nanti akan ada langkah-langkah yang dilakukan sesuai arahan dari Kepala Dinas,”katanya.

Langkah utama saat ini diupayakan hari ini sistem bisa bekerja dan bisa dibuka kembali. Kalau tidak juga bisa dilakukan alternatif penambahan jadwal.

“Mungkin akan ada penambahan jadwal sebagai salah satu alternatif, yang penting pada 13 Juli nanti rangkaian PPDB kita selesai,” katanya.

Mengenai adanya usulan pendaftaran dilakukan secara offline (langsung), pihaknya belum membahas. Saat ini terus diupayakan secara online sebab juga masih new normal. Sehingga sangat berisiko dan bisa menjadi penularan covid-19.

“Secara offline itu mungkin langkah terakhir, kita daring dulu, di sekolah itu resikonya sangat tinggi,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah menyurati Telkom untuk mendapatkan dukungan jaringan. Kemudian dukungan kepada PLN agar tidak mematikan listrik saat masa PPDB.

Ia mengatakan masyarakat yang ingin mendaftar SMA tidak perlu khawatir walau ada gangguan jaringan. Hal ini tidak akan merugikan masyarakat karena akan dicarikan jalan keluar.

“Yang penting ikuti informasi resmi, kita akan terus mengeluarkan pengumuman lewat web resmi,” katanya.

Menurutnya beberapa orang telah ada yang datang ke Disdik Sumbar untuk mengadukan halaman yang bermasalah tersebut. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda