Siswa SD Telkom Belajar Teknologi Pertanian di UNAND, dari Robot hingga Hidroponik

Langgam.id – Puluhan siswa kelas 3 SD Telkom Padang belajar mengenal teknologi pertanian melalui kunjungan edukasi ke Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Andalas (UNAND), Kamis (8/10/2026) lalu.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya melihat demonstrasi peralatan teknologi pertanian, tetapi juga mencoba membuat robot sederhana dan menanam sayuran menggunakan sistem hidroponik.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan perkembangan teknologi pertanian kepada anak-anak melalui praktik langsung yang menyenangkan.

Sekretaris Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem UNAND, Delvi Yanti, mengatakan pengenalan pertanian dan teknologi sejak dini penting untuk menumbuhkan ketertarikan generasi muda terhadap bidang tersebut.

Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa pertanian terus berkembang dengan memanfaatkan berbagai teknologi modern yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat.

Kepala SD Telkom Padang, Danu Effendi, mengapresiasi sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan UNAND kepada para siswa. Menurutnya, kunjungan tersebut dapat memperluas wawasan anak-anak sekaligus membantu mereka memahami penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian siswa adalah penyampaian materi bertajuk “Robot Petani” oleh Dr. Fadli Hafizulhaq.

Dalam sesi tersebut, siswa diperkenalkan dengan pemanfaatan robotika untuk mendukung pekerjaan di sektor pertanian. Mereka juga menyaksikan demonstrasi pengoperasian lengan robot dan timbangan digital yang dipandu mahasiswa Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem.

Selain itu, siswa mendapat pengenalan tentang theodolite, alat untuk pengukuran dan pemetaan, serta drone yang dapat dimanfaatkan untuk memantau lahan pertanian.

Belajar Membuat Robot dan Menanam Hidroponik

Keseruan berlanjut ketika para siswa mengikuti praktik langsung yang dibagi menjadi dua kelompok.

Kelompok pertama belajar membuat robot sederhana dari sikat gigi. Dengan pendampingan mahasiswa, mereka mengenal komponen dasar robot sekaligus belajar merakitnya.

Sementara itu, kelompok kedua mengikuti praktik menanam sayuran menggunakan sistem hidroponik apung sederhana yang dipandu Ir. Rahmi Awalina.

Melalui kegiatan ini, siswa diperkenalkan dengan teknik menanam tanpa menggunakan tanah sebagai media utama. Mereka juga belajar mengenali kebutuhan dasar tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.

Praktik tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk memahami bahwa teknologi dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pertanian, mulai dari proses penanaman hingga pengelolaan lahan.

Mahasiswa turut mendampingi setiap kelompok agar siswa dapat mengikuti tahapan praktik sesuai dengan usia dan tingkat pemahaman mereka.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan permainan interaktif, pengumuman pemenang, serta penyerahan penghargaan kepada siswa yang menghasilkan karya terbaik dalam praktik pembuatan robot dan penanaman hidroponik.

Melalui kunjungan edukasi ini, Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian UNAND, berupaya mengenalkan pertanian modern kepada generasi muda melalui pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu dan kreativitas siswa sekaligus membuka wawasan mereka bahwa pertanian tidak hanya berkaitan dengan kegiatan menanam dan memanen, tetapi juga melibatkan ilmu pengetahuan, rekayasa, dan teknologi modern. (HER)

Tag:

Baca Juga

UNAND Gelar ICSAB 2026, Dorong Inovasi Pertanian Cerdas untuk Ketahanan Pangan
UNAND Gelar ICSAB 2026, Dorong Inovasi Pertanian Cerdas untuk Ketahanan Pangan
UNAND Tuan Rumah Forum Penjaminan Mutu, 20 Perguruan Tinggi Saling Berbagi Pengalaman
UNAND Tuan Rumah Forum Penjaminan Mutu, 20 Perguruan Tinggi Saling Berbagi Pengalaman
UNAND Dorong Perempuan Jadi Penggerak Kesiapsiagaan Bencana dari Lingkungan Keluarga
UNAND Dorong Perempuan Jadi Penggerak Kesiapsiagaan Bencana dari Lingkungan Keluarga
Pemerintah Siapkan Rp115 Miliar Pulihkan 38.507 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
Pemerintah Siapkan Rp115 Miliar Pulihkan 38.507 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
ICDM 2026 UNAND: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Mitigasi Bencana
ICDM 2026 UNAND: Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Mitigasi Bencana
UNAND Dampingi UMKM Emping Melinjo Lohong Perkuat Produksi dan Pemasaran
UNAND Dampingi UMKM Emping Melinjo Lohong Perkuat Produksi dan Pemasaran