Sindiran Adi untuk Peserta MasterChef: Satu Jam Masak Ayam, tapi Belum Matang

adi masterchef

Adi peserta MasterChef. (Instagram adi.mci8)

Langgam.id – Suhaidi alias Adi, peserta MasterChef Indonesia season 8 asal Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) melempar sindiran tentang kontestan lain di ajang itu. Kali ini sindiran Adi ditujukan untuk Seto.

Moment itu terjadi saat Adi berbincang dengan peserta asal Medan, Jesselyn dalam Keeping up with the chef yang disiarkan langsung RCTI+, Kamis (1/7/2021) sore. Saat itu Jesselyn meminta Adi menyebutkan lima orang kontestan yang dianggap paling jago memasak.

“Kalau paling baik dalam memasak itu Seto,” jawab Adi.

Jesselyn lalu menanyakan alasannya. Ternyata, jawaban Adi berlanjut dengan sindiran untuk Seto yang pernah memasak ayam dalam satu jam namun hasilnya kurang matang atau undercooked.

“Walaupun satu jam masak ayam, dia bisa undercooked,” ucap Adi sambil tertawa.

Seto merupakan kontestan MasterChef Indonesia season 8 yang berasal dari Bandung. Hidangan pria yang berprofesi sebagai dosen itu memang beberapa kali kurang matang saat dicicipi juri MasterChef Indonesia.

Dalam ajang itu, Seto bertahan hingga babak 13 besar. Namun saat Seto pulang, Adi menjadi satu-satunya kontestan yang mendatangi Seto untuk memberi semangat dan mengantarkan keluar dari galeri MasterChef Indonesia season 8. (*ABW)

Baca Juga

BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
BMKG Sebut Udara Padang Kabur Akibat Hotspot di Provinsi Tetangga
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Sidak SPBU, Polda Sumbar Temukan Barcode Ganda hingga Tangki Dimodifikasi
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Siapa yang Membakar Sumbar? Dari Hotspot Berulang hingga Tata Kelola Ruang
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung