Silek Art Festival Ditabuh Agustus 2019, Sedot Anggaran Rp2 Miliar Lebih

Silek Art Festival Ditabuh Agustus 2019, Sedot Anggaran Rp2 Miliar Lebih

Gubernur Sumbar melaunching Silek Art Festival ke-2 yang akan diselenggarakan Agustus mendatang (Rahmadi/langgam.id)

Langgam.idPemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) kembali menggelar Silek Art Festival (SAF) 2019. Selain menampilkan berbagai atraksi aliran silek di Minangkabau, festival yang kali kedua diselenggarakan Dinas Kebudayaan Sumbar ini juga mengagendakan penampilan kebudayaan lain, namun tetap berkaitan dengan silek.

“Ini bentuk kepedulian kita kepada warisan budaya yang ada di Sumbar. Silek budaya yang lahir turun temurun sejak dahulunya di Ranah Minang. Kegiatan SAF ini salah satu wadah mengenalkan silek Minangkabau ke mata dunia,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menggelar konferensi pers sekaligus melaunching pelaksanaan SAF di Istana Gubernur, Rabu (26/6/2019).

SAF akan dimulai tanggal 18-31 Agustus 2019 mendatang. Festival ini akan tersebar di lima daerah yang berpusat di Kota Padang. Lalu, Sijunjung, Kota Solok, Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Agam. Sedangkan anggaran yang tersedot untuk FAS ini lebih dari Rp2 miliar. Masing-masing, Rp450 juta dari anggaran Provinsi dan sekitar Rp2 miliar dari Kementerian.

Menurut Irwan, hingga kini, persiapan pelaksanaan SAF yang kedua kali ini telah mencapai 70 persen. Festival ini secara nyata memberikan tempat bagi para pesilat untuk menampilkan diri.

“Festival bisa menghidupkan dan menumbuhkan kembali silat dalam kehidupan sehari-hari,” kata Irwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti mengatakan, peserta SAF tahun ini diprediksi lebih banyak dari tahun sebelumnya. Kondisi ini tergambar dari data rapat koordinasi dengan daerah dan sasaran silek yang ada.

“Kita melibatkan banyak komunitas silat, mereka juga memakai sistem julo-julo, jika tampil di satu daerah maka semua tampil kesana beramai-ramai, jika di tempat lain maka juga datang kesana ramai-ramai,” katanya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Gubernur Sumbar Sambut Menteri LH, Bahas Pengelolaan Sampah hingga Perdagangan Karbon
Gubernur Sumbar Sambut Menteri LH, Bahas Pengelolaan Sampah hingga Perdagangan Karbon
Tinjau TC Kafilah MTQ Korpri, Gubernur Optimistis Sumbar Mampu Pertahankan Juara Nasional
Tinjau TC Kafilah MTQ Korpri, Gubernur Optimistis Sumbar Mampu Pertahankan Juara Nasional
Gubernur Sumbar Minta Pertamina dan Hiswana Migas Evaluasi Transaksi Harian SPBU
Gubernur Sumbar Minta Pertamina dan Hiswana Migas Evaluasi Transaksi Harian SPBU
Kunjungan ke Sumbar, Gubernur Mahyeldi Sambut Menteri Agama dengan Nuansa Adat Minang
Kunjungan ke Sumbar, Gubernur Mahyeldi Sambut Menteri Agama dengan Nuansa Adat Minang
Sejak umur 21 tahun, tahun 1970, Mawardi Malin Kayo telah mulai mengajar silat aliran Kumango di Jorong, Koto Tuo Salimpaung. Sanad silat
Mengenang Mawan Malin Kayo, Generasi Ketiga Silek Tuo Kumango
Rusak Parah 2,2 Km, Gubernur Sumbar Pantau Perbaikan Jalan Padang Lua
Rusak Parah 2,2 Km, Gubernur Sumbar Pantau Perbaikan Jalan Padang Lua