Setri Yasra, Putra Limapuluh Kota Pemred Baru Tempo.co

Setri Yasra, Putra Limapuluh Kota Pemred Baru Tempo.co

Pemimpin Redaksi baru Majalah Tempo Setri Yasra (Istimewat)

Langgam.id Setri Yasra resmi ditunjuk sebagai Pemimpin Redaksi Tempo.co dalam Rapat Kerja PT Tempo Inti Media Tbk, Rabu (30/10). Sebelumnya, Setri menjabat Redaktur Eksekutif Majalah Tempo.

Pria 43 tahun ini berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota. Lahir di Nagari Pangkalan Koto Baru.

“Amak (Ibu) asal Mungka (Kabupaten Limapuluh Kota). Ayah dari Kota Pariaman dan Kapur 9 (Kabupaten Limapuluh Kota),” ujarnya Rabu (30/10).

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Riau ini memulai kariernya sebagai wartawan dengan menjadi reporter di Majalah Properti Indonesia pada 1998-2000. Kemudian pernah menjadi jurnalis di Bisnis Indonesia pada 2000-2001.

Setri mulai berkarir di Tempo pada 2001. Berawal dari reporter di Koran Tempo. Sembilan tahun kemudian dia ditunjuk sebagai Redaktur Pelaksana Desk Ekonomi Majalah Tempo.

Pada 2014, Setri menjadi Redaktur Pelaksana Desk Nasional Majalah Tempo. Pada 2016, dia menjabat sebagai Redaktur Pelaksana Desk Investigasi.

Ia pun pernah menjadi Redaktur Eksekutif Koran Tempo, sebelum ditunjuk sebagai Redaktur Eksekutif Majalah Tempo pada 2017-2019. (A)

Baca Juga

Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky. (Dok. Pribadi)
Asal Usul Nama Limapuluh Kota Terlupakan, Anggota DPRD Dorong Museum di Padang Siantah hingga Kembalikan Tanah Ulayat
Ilustrasi warga mendulang emas
Harga Gambir Turun, Warga Ramai-ramai Mendulang Emas di Limapuluh Kota