Seorang WNA Diduga Terlibat Kasus Kekerasan Seksual, Kini Ditangani Polda Sumbar

Ilustrasi kekerasan seksual

Ilustrasi Pelecehan dan kekerasan seksual (Ridho)

Langgam.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) sedang menangani dugaan kasus kekerasan seksual, yang melibatkan seorang warga negara asing (WNA) sebagai pelaku.

“Iya, tadi saya tanya Ditreskrimum ada (kasus kekerasan seksual melibatkan WNA),” kata Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto dihubungi langgam.id, Senin (20/12/2021).

Satake Bayu belum mengetahui secara detail kronologi kasus ini. Begitupun identitas pelaku. Hanya saja dilaporkan WNA tersebut dari Pakistan.

“Saya lagi menunggu juga laporan lengkapnya. WNA Pakistan kalau enggak salah. Korbannya siapa saya belum tahu juga,” ujarnya.

Baca juga: Polisi Prediksi Korban Cabul Oknum Guru Ngaji di Padang Capai 14 Anak

Belakangan sejumlah kasus kekerasan seksual terus mencuat di Sumbar, terkhusus di Kota Padang. Seperti kasus kekerasan seksual yang dialami kakak beradik yang dilakukan keluarganya sendiri.

Baca juga: Polresta Padang Ungkap 6 Kasus Pencabulan Anak Selama November 2021

Begitupun kasus kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru ngaji. Total korban pun diprediksi sebanyak 14 orang anak laki-laki. Kedua kasus ini sebelumnya ditangani Polresta Padang.

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Pemain baru Semen Padang Fc Esteban Viscara. Ig: PSISFC
Transfer Pemain Semen Padang Fc, Esteban Viscarra is Back
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG