Seorang Warga di Tanah Datar Dinyatakan Hilang Lari ke Hutan

Langgam.id-orang hilang

Ilustrasi. [foto: canva.com]

Langgam.id – Seorang warga Jorong Koto Niu, Kenagarian Tanjuang Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar) dinyatakan hilang, Senin (13/12/2021) sekitar pukul 20.00 WIB. Korban diketahui berinisial G (37).

Tim Pos SAR Limapuluh Kota yang mendapat laporan hilangnya korban menurunkan tim untuk melakukan pencarian. Hingga Selasa (14/12/2021), proses pencarian dibantu masyarakat masih terus dilakukan.

Komandan Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra mengatakan, korban saat keluar rumah sempat dicegah pihak keluarga. Namun korban bersikeras dan lari ke arah hutan.

“Sampai sekarang survivor belum kembali,” kata Robi dalam keterangan, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Bappeda Simeulue Aceh Studi Tiru Penyusunan Dokumen Perencanaan ke Tanah Datar

Robi menyebutkan, dari keterangan pihak keluarga korban memilik riwayat penyakit epilepsi dan keterbelakangan mental.

“Sampai sekarang telah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dan masyarakat,” ujarnya sembari menyebutkan personel yang dikerahkan delapan orang.

Baca Juga

Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran 
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda