Seorang Pria Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api di Padang

Seorang Pria Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api di Padang

Ilustrasi Korban kecelakaan (Affan)

Langgam.id – Seorang pria meninggal dunia setelah ditabrak kereta api di perlintasan rel kawasan Simpang Gia Tabing, Kecamatan Kota Tangah, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Minggu (4/10/2020) sekitar pukul 21.18 WIB.

Peristiwa ini dibenarkan Kapolsek Kota Tangah, Kompol Indra Junaidi. Usai kecelakaan, korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

“Anggota langsung membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara. Kondisi meninggal dunia,” ujarnya dihubungi langgam.id, Minggu (4/10/2020) malam.

Indra belum mendapatkan secara rinci kronologi dan identitas korban, karena anggotanya masih di lapangan. “Untuk lengkapnya, ada sama anggota yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara,” ujarnya.

Manager Pengamanan PT KAI Divre II Sumbar AKBP Jefri Indrajaya, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia menyebut, kereta api yang mengalami kecelakaan sedang mengangkut rel.

“Iya, cuman nanti saya berkomunikasi dengan anggota dulu, baru di cek ke sana,” ujarnya. (Irwada/AE)

Baca Juga

Cek Kolong Truk, Sopir Meninggal Terlindas Kendaraannya Sendiri di Limapuluh Kota
Cek Kolong Truk, Sopir Meninggal Terlindas Kendaraannya Sendiri di Limapuluh Kota
13 Motor Tanpa TNKB dan Berknalpot Brong Terjaring Patroli Semalam Suntuk di Padang
13 Motor Tanpa TNKB dan Berknalpot Brong Terjaring Patroli Semalam Suntuk di Padang
Truk Hantam Bukit di Panorama II Sitinjau Lauik, Lalin Sempat Macet
Truk Hantam Bukit di Panorama II Sitinjau Lauik, Lalin Sempat Macet
Beredar Isu Suap Rp10 Juta di Satresnarkoba Polresta Padang, Dibantah Keluarga
Beredar Isu Suap Rp10 Juta di Satresnarkoba Polresta Padang, Dibantah Keluarga
Kawasan Padang Teater Pasar Raya, Rabu (16/9/2026)/ Foto: Langgam/Fajar
Pemko Alokasikan Rp450 Juta untuk Penataan Padang Teater Jadi Pusat Kuliner
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Pemko Padang Tetapkan PJJ Sampai Jumat Imbas Udara Memburuk