Seorang Pria Dibacok hingga Meninggal di Pariaman, Pelaku Diduga Kepala Dusun

Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)

Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)

Langgam.id Seorang pria meninggal dunia setelah dibacok saat mengendarai sepeda motor di Dusun Tabiang Hilir, Desa Air Santok, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Selasa (25/5/2021) sekitar pukul 09.15 WIB.

Korban berinisial H (40), meninggal dunia di dekat sepeda motor yang dikendarainya. Sedangkan pelaku, diketahui telah menyerahkan diri ke Polsek Pariaman usai membacok korban.

Informasinya, pelaku berinisial B alias T (48) yang merupakan seorang kepala dusun di lokasi kejadian. Kapolsek Pariaman, AKP Edy Karan Priyanto membenarkan peristiwa ini.

Hanya saja, Edy belum bisa memberikan keterangan lebih detail terkait kejadian tersebut. Pihaknya masih fokus mengurus jenazah korban di rumah sakit.

“Nanti disampaikan datanya,” singkatnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (25/5/2021).

Saat ini jenazah korban dikabarkan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman. Belum diketahui apakah jenazah korban selanjutnya dilakukan autopsi atau tidak. (Irwanda/yki)

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Pemain baru Semen Padang Fc Esteban Viscara. Ig: PSISFC
Transfer Pemain Semen Padang Fc, Esteban Viscarra is Back
Hujan deras memicu Longsor terjadi di kawasan Sintijuah Lauik, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Longsor di Sitinjau Lauik, Truk Tertimpa Material Tanah
Pemko Padang alokasikan anggaran Rp309 juta untuk papan karangan bunga.
Anggaran Karangan Bunga Pemko Padang Capai Rp300 Juta
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana
Dinilai Masih Kurang, Pemerintah Diminta Lengkapi Infrastruktur Mitigasi Bencana
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Padang dan Padang Pariaman, Ini Penjelasan BMKG