Seniman Jangkoi Kerinci-Sungai Penuh Gelar Silindrik III di Padang Panjang

Seniman Jangkoi Kerinci-Sungai Penuh Gelar Silindrik III di Padang Panjang

Seniman Jangkoi Kerinci-Sungai Penuh menggelar Silindrik III di Padang Panjang. [Foto: Kominfo Padang Panjang]

Berita Padang Panjang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Seniman Jangkoi Kerinci-Sungai Penuh Gelar Silindrik III di Padang Panjang.

Langgam.id – Komunitas Seniman Jangkoi Kerinci-Sungai Penuh menggelar pameran seni rupa dan seni pertunjukan Silindrik III untuk memperkenalkan budaya Kerinci di Kota Padang Panjang, Sabtu (5/3/2022).

Silindrik III yang digelar di Tampo Art Center Padang Panjang, merupakan kegiatan jangka panjang yang digelar oleh Komunitas Seniman Jangkoi. Mereka menampilkan kehidupan sosial, seni dan budaya daerah Kerinci dan Sungai Penuh.

Kali ini, Silindrik III bertemakan “Mahai Bujalea Busamo”. Mahai bujalea busamoyang memiliki arti bekerja bersama dalam mencapai satu tujuan yang sama, dengan sinergi dan kreativitas.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Reynol Oktavian mengatakan, pameran dan pertunjukan yang digelar seniman Jangkoi menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang datang ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau.

“Kegiatan seperti ini sangat kami dukung untuk digelar di sini. Ini juga salah satu daya tarik bagi wisatawan ke Kota Padang Panjang,” katanya dikutip dari laman resmi Kominfo Padang Panjang.

Menurutnya, sejumlah tempat di Padang Panjang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan serupa. Tidak hanya Tambo Art Center, namun PDIKM pun terbuka jika ingin melakukan kegiatan.

“Kami siap berkolaborasi dalam menggelar pertunjukan,” kata Reynol.

Pada Silindrik III, seniman Jangkoi menampilkan pertunjukan tarian bertema kehidupan sosial. Dan juga menampilkan seni rupa, lukisan dan fotografi tentang daerah Kerinci dan Sungai Penuh.

Dikatakan Reynol, PDIKM dari segi kepariwisataan sudah cukup bagus. Namun diperlukan memperbanyak atraksi untuk meningkatkan daya tarik wisatawan datang ke PDIKM.

Banyak tempat di PDIKM yang bisa digunakan untuk menggelar kegiatan maupun untuk berlatih oleh komunitas-komunitas yang ada di Kota Padang Panjang.

“Silahkan dipakai semua yang ada di PDIKM ini. Banyak tempat yang bisa dimanfaatkan, baik itu untuk pertunjukan maupun latihan,” tuturnya.

PDIKM gratis tanpa biaya untuk komunitas-komunitas yang ada di Padang Panjang. Apalagi, memiliki nilai kebudayaan yang sangat tinggi.

Ketua Tambo Art Center Padang Panjang Yon Indra dalam sambutannya mengatakan, adanya Silindrik III ini membuat warga di luar Kerinci lebih kenal bagaimana budaya dan kesenian dari daerah Kerinci dan Sungai Penuh.

Baca juga: Guru SMA Negeri di Padang Panjang Ini Raih Penghargaan Internasional

“Saya sendiri sangat kagum. Dari kegiatan ini, kita semua yang tidak mengenal, bisa tahu bagaimana kebudayaan dan kehidupan sosial dari daerah Kerinci dan Sungai Penuh ini,” tuturnya.

Dapatkan update berita Padang Panjang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak