Selama Ramadan, Rumah Makan di Padang Hanya Boleh Buka Mulai Pukul 16.00 WIB

rumah makan padang, masakan minang

Aneka lauk di rumah makan padang (foto:instagram @anakjajan)

Langgam.id – Bulan Ramadan sudah tiba. Seluruh umat muslim melaksanakan ibadah puasa.

Agar umat muslim terjaga ibadahnya selama bulan Ramadan, seluruh pemilik usaha rumah makan dibatasi waktu operasionalnya. Pemilik rumah makan hanya boleh membuka usahanya dua jam sebelum berbuka puasa.

“Sesuai Surat Edaran yang sudah kita sampaikan, pemilik usaha rumah makan hanya boleh beroperasi mulai pukul 16.00 WIB. Hal ini untuk menghormati umat muslim yang sedang berpuasa,” kata Hendri Septa, dikutip Selasa (12/3/2024).

Surat Edaran Wali Kota Padang itu tentang Operasional Usaha Pariwisata dan Imbauan Kepada Masyarakat Selam Bulan Puasa 1445 H. Surat edaran bernomor 500.13/40/Dispar.Pdg/2024 itu ditandatangani Wali Kota Hendri Septa pada tanggal 10 Maret 2024.

Apabila pemilik usaha rumah makan melanggar edaran tersebut, akan dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama enam bulan atau pidana denda paling banyak Rp50 juta.

“Tentunya kita harapkan perhatian dari seluruh pihak untuk mematuhi edaran ini,” ucap Wako Hendri Septa.(*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara
Kisah Devi Virhana, Alumni UIN Imam Bonjol Padang Ajarkan Bahasa Indonesia ke WNA 33 Negara
Hari Anak Nasional: Gubernur Mahyeldi Ajak Semua Pihak Penuhi Hak Anak
Hari Anak Nasional: Gubernur Mahyeldi Ajak Semua Pihak Penuhi Hak Anak
Tekan Stunting, Pemko Padang Sosialisasikan Inovasi "Bulek Rancak" untuk Ibu Hamil
Tekan Stunting, Pemko Padang Sosialisasikan Inovasi “Bulek Rancak” untuk Ibu Hamil
Razia Tempat Hiburan Malam, 9 Pengunjung Tanpa Identitas Diringkus Satpol PP
Razia Tempat Hiburan Malam, 9 Pengunjung Tanpa Identitas Diringkus Satpol PP
Polda sumbar, anggota brimob
Cerita Keluarga Polwan Polda Sumbar Korban Pelecehan Seksual, Dua Kali Lapor Mabes Tapi Mandek 
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Keluarga Polwan Kasus Pelecehan Seksual Tempuh Jalur Hukum, Penyelidikan Malah Dihentikan