Seekor Binturong Masuk Perangkap Babi di Tanah Datar

Seekor Binturong Masuk Perangkap Babi di Tanah Datar

Warga evakuasi binturung di Tanah Datar. [foto: KW/langgam.id]

Langgam.id – Warga di Jorong Bayua, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, mengevakuasi seekor binturung. Satwa dilindungi itu tertangkap karena masuk perangkap babi yang dipasang warga.

“Binturung itu masuk jerat babi, tepat pada bagian pinggang,” kata Armen, warga Jorong Bayua yang ikut mengevakuasi binturung, Jumat (2/6/2021).

Saat mengetahui binturung tersebut terjebak, Arman dan warga lainnya langsung hewan itu ke rumahnya dengan cara ditandu menggunakan kerengkeng besi. Dia juga melaporkan kejadian itu ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

“Sekarang sudah di rumah saya, menunggu di jemput oleh pihak BKSDA,” ungkapnya.

Binturung yang masuk perangkap babi tersebut, kata Armen berukuran besar dan berjenis kelamin jantan. Hal itu juga membuat dia dan warga lain kesulitan melakukan evakuasi.

“Beruntung kondisi binturung tersebut masih baik dan saat ini, sudah diberi makan,” terangnya.

Armen mengaku, sebelumnya tidak tahu bahwa satwa tersebut dilindungi undang-udang. “Sebelumnya saya tidak tahu, Binturung itu satwa dilindungi,” ucapnya. (KW/ABW)

 

Baca Juga

Dari Pitalah ke Purus, Ketupat Khas Kuah Kuning Bertahan Lebih dari 30 Tahun
Dari Pitalah ke Purus, Ketupat Khas Kuah Kuning Bertahan Lebih dari 30 Tahun
Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase II Tol, Khawatir Lahan Pertanian Tergerus
Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase II Tol, Khawatir Lahan Pertanian Tergerus
Tanah Datar Kembali Juara I TPID Berprestasi Sumatra, Ini Kali Keenam
Tanah Datar Kembali Juara I TPID Berprestasi Sumatra, Ini Kali Keenam
Mobil masuk jurang di Tanah Datar. (Dok. Istimewa)
Toyota Avanza Masuk Jurang Kelok Sikumbang Tanah Datar, Pengemudi Luka-luka
Kabut Asap Meningkat, Bupati Eka Putra Imbau Masyarakat Kurangi Kegiatan di Luar Ruangan
Kabut Asap Meningkat, Bupati Eka Putra Imbau Masyarakat Kurangi Kegiatan di Luar Ruangan
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar
Dinas Kehutanan: 23 Karhutla Selama Januari hingga September 2026 di Sumbar