Satpol PP Limapuluh Kota Siaga 24 Jam di Museum PDRI Koto Tinggi

Langgam.id-Museum PDRI

Museum PDRI di Nagari Koto Tinggi Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Limapuluh Kota. [foto: Fachri Hamzah]

Langgam.id – Satpol PP Kabupaten Limapuluh Kota siap siaga 24 jam selama kegiatan pertunjukan kesenian dan permainan anak nagari di Museum PDRI di Nagari Koto Tinggi Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh.

Kegiatan tersebut dimulai hari ini (18/12/2021) hingga besok (19/12/2021). Kegiatan ini ditutup dengan upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-73 pada Minggu (19/12/2021) pagi.

Kasi Trantip dan Pengamanan Satpol PP Limapuluh Kota Wiko Putra mengatakan, pihaknya akan siap siaga untuk menjaga keamanan sampai kegiatan selesai.

“Kami siap siaga untuk pengamanan selama 24 jam,” ujar Wiko, Sabtu (18/12/2021).

Ia menambahkan, pihaknya mengerahkan personel sebanyak empat orang. “Hanya empat orang, karena kita dibagi per lokasi Tour de PDRI di Kabupaten Limapuluh Kota,” tutur dia.

Wiko menjelaskan, bahwa pengamanan difokuskan pada kegiatan pertunjukan serta tamu undangan.

“Apa saja yang bisa dibantu, kita dibantu demi kelancaran acara ini,” beber Wiko.

Diketahui, pacu upiah, pacu tangkelek, saluang, arakan suluah nagari memeriahkan pertunjukan kesenian tersebut.

Sebelumnya, memperingati Hari Bela Negara ke-73 yang jatuh pada 19 Desember, Dinas Kebudayaan Sumatra Barat adakan pertunjukan seni dan permainan anak nagari, Sabtu (18/8/2021).

Kegiatan tersebut digelar dilaksanakan di Museum PDRI, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota.

Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Gemala Ranti mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memperingati Hari Bela Negara ke-73 dengan konsep seni budaya.

“Semangat perjuangan itu ada di kebudayaan, sejarahnya, ya” katanya.

Baca juga: Peringati Hari Bela Negara, Disbud Sumbar Hadirkan Permainan Anak Nagari

Ia melanjutkan, akan ada pertunjukan seni yang melibatkan masyarakat sekitar museum.

“Kita mengajak masyarakat sekitar agar terlibat dalam peringatan bela negara, semuanya masyarakat bergerak dan berkarya,” ujarnya.

Baca Juga

Khairul Jasmi. (Foto: Do. Probadi)
Tutup Saja Jalan Lembah Anai, Ada Jalur Lain Sejak Zaman Belanda
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole
Ketua Tim Koordinasi Penanganan Pelanggaran Pemanfaatan Ruang Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat meninjau bangunan rangka besi hotel di Lembah Anai, pada Senin 16 Februari 2026.
Tarik Ulur Pembongkaran Bangunan Lembah Anai, dari Maladministrasi hingga Putusan Sela 
Peserta antusias mengikuti seminar. (Foto: Istimewa)
HGI Dorong Literasi Digital sebagai Benteng Generasi Muda
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Ekonomi Sumbar Pascabencana Bergeliat, Pasar Rakyat hingga UMKM Kembali Bergerak
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole