Satgas Covid-19 Sumbar: Kondisi Limapuluh Kota Tambah Buruk

30 persen

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. (Foto: Dok. Kominfo/sumbarprov.go.id)

Langgam.id – Kabupaten Limapuluh Kota masih masuk dalam zona merah penyebaran covid-19. Satgas Penanganan Covid-19 Sumbar bahkan menyebut penanganan covid-19 di Limapuluh Kota memburuk.

“Skor Kabupaten Limapuluh Kota turun dari minggu sebelumnya 1,80. Artinya, kondisi Kabupaten Limapuluh Kota bertambah buruk dalam penanganan covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, Minggu (18/4/2021).

Ini merupakan pekan kedua Limapuluh Kota menjadi zona merah. Satgas mengingatkan agar daerah itu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Termasuk melarang sekolah tatap muka dan semua aktivitas yang melibatkan orang banyak,” ucap Jasman.

Jasman menyebut, kecenderungan penyebaran kasus positif di Sumbar saat ini banyak tejadi di daerah perkambungan. Sedangka kondisi sebaliknya terjadi di perkotaan.

“Berdasarkan data yang ada, peningkatan kasus positif didominasi di daerah perkampungan. Di daerah perkotaan justru kasus covid-19 menurun,” ungkapnya.  (*ABW)

Baca Juga

Langgam.id-gantung diri
Diduga Terlilit Utang Rentenir, Perempuan di Limapuluh Kota Ditemukan Gantung Diri di Warungnya
Anak Aniaya Ibu Gara-gara Uang KIP
Ayah Tiri yang Aniaya Balita di Limapuluh Kota Jadi Tersangka dan Ditahan, Sempat Diamankan Warga 
satgas covid-19 sumbar, prokes sumbar
Kualitas Udara di Dharmasraya hingga Limapuluh Kota Kategori Kurang Sehat, Warga Diminta Pakai Masker 
Langgam.id-aniaya balita
Polisi Soal Balita Dianiaya Ayah Tiri di Limapuluh Kota: Dibanting-Diinjak, Disundut Rokok
Kasus Ayah Diduga Aniaya 2 Anak di Pasaman, Polisi Tunggu Saksi Mahkota Pulih
Balita 3,5 Tahun di Limapuluh Kota Diduga Dianiaya Ayah Tiri, Luka Memar Tangan-Kaki
Kronologi Truk Tabrak Hilux Asal Pekanbaru di Limapuluh Kota: 1 Meninggal, 3 Luka-luka
Kronologi Truk Tabrak Hilux Asal Pekanbaru di Limapuluh Kota: 1 Meninggal, 3 Luka-luka