Rumah Gadang di Agam Terbakar, Kerugian Capai Rp400 Juta

Rumah gadang agam terbakar

Ilustrasi kebakaran rumah [canva]

Langgam.id – Sebuah Rumah Gadang di Jorong Lasi Mudo, Nagari Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam hangus terbakar pada Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kerugian akibat kebakaran Rumah Gadang di Agam itu ditaksir mencapai Rp400 juta.

Baca juga: Seorang Pria Meninggal Ditabrak Kereta Api di Padang Pariaman, Diduga Bunuh Diri

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Agam dalam media sosial resminya mengatakan, rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga. Beruntung tidak ada korban jiwa.

“Penghuni Rumah Gadang tersebut dua kepala keluarga yang beranggotakan masing-masing 4 orang,” katanya.

Penghuni rumah merupakan seorang petani berusia 60 tahun dan seorang tukang yang berusia 30 tahun.

Tak hanya melahap habis Rumah Gadang tersebut, api turut menyambar bagian dapur rumah tetangga yang berprofesi petani.

Hingga saat ini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak berwajib.

“Saat ini api sudah berhasil dipadamkan namun kondisi rumah hangus rata dengan tanah,” ujarnya. (Mg Fauziah)

Baca Juga

Mabes Polri Gelar Sidang Etik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Polda Sumbar
Mabes Polri Gelar Sidang Etik Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Polwan Polda Sumbar
Dishut Sumbar Dalami Dugaan Penanaman Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Dharmasraya
Dishut Sumbar Dalami Dugaan Penanaman Sawit Ilegal di Kawasan Hutan Dharmasraya
KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Salah Satu Penumpang Ketua MUI Sumbar
KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Salah Satu Penumpang Ketua MUI Sumbar
Mantan Walikota Pariaman Genius Umar Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Saptik Tank Rp1,2 M
Mantan Walikota Pariaman Genius Umar Diperiksa dalam Dugaan Korupsi Saptik Tank Rp1,2 M
Polisi Identifikasi Perampok Pedagang Emas di Agam Gunakan 2 Jenis Pistol
Perampok Bersenjata di Agam: Satu Pelaku Tertangkap, Tiga Buron
Pemerintah Diminta Antisipasi Gangguan Layanan Publik Akibat Asap Karhutla
Pemerintah Diminta Antisipasi Gangguan Layanan Publik Akibat Asap Karhutla