Langgam.id — Universitas Negeri Padang (UNP) bersama Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia melakukan riset kolaborasi internasional untuk mengkaji kemampuan motorik anak dan kaitannya dengan capaian matematika.
Penelitian tersebut melibatkan siswa SD Pembangunan Laboratorium UNP sebagai mitra penelitian. Riset ini menjadi bagian dari kolaborasi akademik UNP dan UPSI, khususnya dalam bidang ilmu keolahragaan.
Perwakilan UPSI Malaysia, Dr. Abdul Muiz Nor Azmi, mengatakan kemampuan fisik dan stimulasi motorik anak perlu diperhatikan sejak usia dini.
Menurutnya, stimulasi motorik yang diberikan secara optimal dapat menjadi fondasi bagi tumbuh kembang anak di masa mendatang.
“Kapasitas fisik dan stimulasi motorik anak hari ini harus terus ditingkatkan dan dioptimalkan agar dapat menjadi modalitas serta fondasi yang kuat bagi tumbuh kembang masa depan mereka,” ujar Abdul Muiz, dikutip Senin (5/10/2026).
Dalam penelitian tersebut, tim mengkaji dan membandingkan kemampuan motorik anak dengan capaian matematika.
Riset melibatkan tim UNP yang dipimpin Dr. Andri Gemaini, S.Si., M.Pd., bersama kandidat doktor Heru Andika, M.Pd. dan Firunika Intan Cahyani, M.Or. Dari UPSI Malaysia, penelitian melibatkan Dr. Abdul Muiz Nor Azmi.
Kepala SD Pembangunan Laboratorium UNP, Yasmadewi, S.Pd., mengapresiasi pelaksanaan penelitian tersebut.
Menurutnya, perkembangan anak perlu dilihat secara menyeluruh. Kemampuan fisik-motorik dan kognitif merupakan bagian yang saling berkaitan dalam proses tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Dr. Andri Gemaini berharap kolaborasi UNP dan UPSI dapat terus dikembangkan, terutama dalam bidang ilmu keolahragaan.
Ia mengatakan hasil penelitian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan riset lanjutan sekaligus meningkatkan kualitas penelitian antaruniversitas di tingkat internasional.
Dalam proses pengambilan data, penelitian tersebut juga mendapat dukungan dari guru olahraga SD Pembangunan Laboratorium UNP.
Kolaborasi riset UNP dan UPSI ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui aktivitas fisik dan perhatian terhadap kesehatan sejak usia dini. (HER)






