Rentenir Gerogoti Pasar Tradisional Agam

Rentenir Gerogoti Pasar Tradisional Agam

Ilustrasi praktek rentenir. Foto: istockphoto

Langgam.id Sejumlah pasar tradisional digerogoti rentenir. Pemkab Agam akan bergerak cepat mengatasi cara-cara ijon dengan membangun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi pedagang ataupun pelaku usaha.

Bupati Andri Warman menyebutkan, persoalan rentenir sudah menjadi komitmen Pemkab Agam dalam rangka menjaga stabilitas harga bagi para pedagang di pasar ataupun pelaku usaha.

Berdasarkan survey yang ditemui bupati beberapa waktu lalu, ia menemukan bahwa disejumlah pasar banyak ditemukan rentenir yang memainkan harga pedagang.

Seperti pedagang sayur, hasil dagangannya dibawa masyarakat ke pasar nyaris dikuasai rentenir.

“Oleh sebab itu, pemerintah daerah akan membangun BUMD untuk menampung produk yang dibuat masyarakat. Persoalan selama ini, masyarakat kurang paham ke mana dijual. Kalau BUMD ada, otomatis pedagang cuma memikirkan membuat produk, soal pemasaran dan distribusi barang bisa dilakukan BUMD,” jelas Andri Warman, tempo hari, sebagaimana dicuplik dari AMCNews.

Tidak tertutup kemungkinan juga, bupati AWR juga akan membangun outlet atau konter untuk memasarkan usaha melalui jejaringan yang telah dibangunnya selama puluhan tahun sebagai pebisnis jasa transportasi yang telah digelutinya.

“Pada suatu saat, pernah saya impikan seperti Palai Rinuak juga bisa saya temukan di Jakarta. Maka, kehadiran outlet yang dibangun nanti Insya Allah jenis makanan rinuak bisa kita temukan dibeberapa kota besar. Tentu ini jadi ajang promosi kuliner,” tandasnya.

Baca Juga

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Bencana banjir bandang (galodo) melanda Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, pada Rabu (26/11/2025) sore. Adanya peristiwa galodo ini
Galodo Terjang Malalak Timur Agam Rabu Sore
Seorang warga dilaporkan hanyut di aliran sungai di Nagari Kampung Tangah, Kabupaten Agam, pada Rabu (26/11/2025).
Seorang Warga Dilaporkan Hanyut di Agam, Tim Gabungan Lakukan Pencarian