Renstra UNAND 2025-2029, Rektor Sampaikan 4 Pilar Utama

Unand) menghormati dan mendukung proses hukum yang berjalan terkait kasus dugaan korupsi Rp3,571 miliar dalam pengadaan barang laboratorium

Unand) menghormati dan mendukung proses hukum yang berjalan terkait kasus dugaan korupsi Rp3,571 miliar dalam pengadaan barang laboratorium

Langgam.id – Rektor Universitas Andalas Efa Yonnedi menggelar coffe morning dengan segenap unsur pimpinan mulai dari Wakil Rektor, Ketua Lembaga, Dekan, Direktur, Direktur Sekolah Pascasarjana dan Direktur Rumah Sakit Universitas Andalas di Ruang The Gade Creative Lounge (TGCL) Perpustakaan pada Jumat (1/11/2024) lalu.

Rektor menyampaikam dokumen Rencana Strategis (Renstra) UNAND 2025 – 2029 yang sudah ditahap finalisasi tetapi masih menunggu penetapan Majelis Wali Amanat (MWA).

“Dokumen ini nanti akan bermanfaat dan bisa digunakan tidak saja untuk tujuan akreditasi tetapi juga untuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) lima (5) tahun ke depan,” ujarnya dikutip dari laman kampus, Minggu (3/11/2024).

Dalam Renstra ini intinya ada empat (4) pilar yang terkandung. Pertama Internasionalisasi atmosfer akademik, dalam pilar ini pembenahan akademik di setiap Program Studi (Prodi) menargetkan 90 persen Prodi berstatus unggul di tahun 2029 dari 146 Prodi saat ini.

Ditambahkannya, pembenahan akademik ini mulai dari akreditasi, kurikulum, sarana prasarana, serta program yang masih berjalan yakni equity seperti Visiting Proffessor, pertukaran dosen, mahasiswa, dan peningkatan kapasitas tendik.

“Termasuk di dalamnya diharapkan mampu meningkatkan mutu kelulusan dan reputasi Universitas Andalas sehingga target 800 – 1.000 rangking dunia tercapai di tahun 2029,” ungkapnya.

Selain itu, ditambahkannya juga menargetkan 25 persen Prodi minimal terakreditasi internasional. Kemudian, Pilar kedua digitalisasi, sudah mulai dengan dibentuknya dua tim Task Force untuk digitalisasi sistem keuangan dan digitalisasi core akademik system.

“Dalam system akademik ini mulai dari awal masuk sebagai mahasiswa, jadwal kuliah, tugas akhir, cross enrollment, sampai jadi alumni dalam satu sistem My UNAND,” terangnya.

Lalu, pilar ketiga riset inovatif yang bertujuan untuk menciptakan pusat-pusat keunggulan dengan orientasi pada produk bermanfaat bagi masyarakat, bukan hanya sebatas publikasi.

Terakhir, Pilar keempat adalah kesejahteraan, yang menitikberatkan pada peningkatan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. “Untuk mahasiswa, peningkatan kesejahteraan dilakukan dengan memperluas akses beasiswa melalui kolaborasi dengan alumni, penambahan dana abadi, serta dukungan dari Unit Pengelola Zakat (UPZ),” tuturnya.

Keempat pilar yang terangkum dalam Renstra 2025-2029 ini diharapkan menjadi landasan dan panduan bersama dalam membangun Universitas Andalas yang lebih unggul dan berdaya saing di masa depan.(*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University
UNAND Tandatangani Kontrak Kerja 2026, Komit jadi Kampus Berdampak
UNAND Tandatangani Kontrak Kerja 2026, Komit jadi Kampus Berdampak
Verifikasi Rumah Terdampak Bencana, Gubernur Sumbar Lepas 400 Mahasiswa KKN UNAND
Verifikasi Rumah Terdampak Bencana, Gubernur Sumbar Lepas 400 Mahasiswa KKN UNAND