LANGGAM.ID– Konsolidasi penguatan tata kelola dan penyusunan arah kebijakan strategis menjadi fokus utama dalam pelaksanaan Rapat Kerja Tahun Anggaran 2026, Jumat hingga Minggu (8–10/5/2026). Kegiatan ini menjadi hal penting bagi seluruh unsur pimpinan universitas dalam memperkuat sinergi, mengevaluasi program kerja, serta menyiapkan langkah pengembangan institusi menuju perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Tahun Anggaran 2026. Pembukaan kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda strategis universitas dalam menyusun arah kebijakan dan penguatan program kerja ke depan.08/05
Dalam laporannya, ketua panitian, Dr. M. Nur, MA,Rapat kerja menjadi wadah koordinasi dan evaluasi program kerja guna memperkuat tata kelola kelembagaan serta menyusun langkah strategis pengembangan institusi ke depan.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda mulai dari penyampaian materi, diskusi, evaluasi program hingga penyusunan rekomendasi kerja. M. Nur menyampaikan bahwa rapat kerja ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antar unit kerja serta meningkatkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang profesional, efektif, dan adaptif terhadap perkembangan kebijakan pendidikan tinggi.
Raker menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kantor Regional XII BKN Pekanbaru, dan Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan BLU Kementerian Keuangan.
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan raker tidak boleh dipandang hanya sebagai agenda rutin tahunan semata. Menurutnya, rapat kerja merupakan momentum strategis bagi seluruh unsur pimpinan dan unit kerja untuk membaca kembali arah kebijakan, memilah prioritas program, serta memperkuat langkah pengembangan institusi ke depan.
Rektor juga mengajak seluruh peserta untuk aktif memberikan masukan dan gagasan yang mampu menunjang program-program universitas agar berjalan lebih efektif dan terarah. Ia berharap seluruh target dalam Rencana Strategis (Renstra) universitas dapat diselesaikan dengan baik di bawah kepemimpinan Ketua Tim Renstra, Yulia.
Selain itu, rektor menekankan bahwa raker menjadi ruang evaluasi bersama untuk mengukur sejauh mana kesiapan UIN Imam Bonjol Padang sebagai salah satu universitas Islam tertua di Sumatera dalam menghadapi tantangan dan perkembangan pendidikan tinggi saat ini. Melalui forum tersebut, seluruh peserta diharapkan dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing.
Melalui pelaksanaan Rapat Kerja Tahun Anggaran 2026 ini, seluruh peserta diharapkan mampu melahirkan keputusan-keputusan strategis yang ringkas, tajam, terukur, dan dapat segera dieksekusi guna mendukung percepatan pengembangan UIN Imam Bonjol Padang sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
“Dari renstra ke renja, dari kegiatan ke outcome, dari kampus ke peradaban”






