Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD

Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD

LANGGAM.ID– Pemerintah Provinsi Sumbatra Barat atau Pemprov Sumbar melalui posko darurat melaporkan jumlah korban meninggal akibat bencana banjir bandang atau galodo serta longsor mencapai 88 orang.

Sekretaris Daerah  Provinsi Sumbar Arry Yuswandi  menyebutkan, hasil rekapitulasi data bencana banjir dan longsor di Sumbar sampai Sabtu siang (29/11/2025) telah menyebabkan 88 korban jiwa meninggal. 

“Data hingga Sabtu siang, terdapat 88 korban meninggal, dan 85 orang hilang,” ujar Arry saat dihubungi, Sabtu (29/11/2025).

Ia mengatakan, jumlah korban meninggal tersebut terdiri dari 74 korban meninggal di Kabupaten Agam, 5 orang meninggal di Kota Padang, 7 orang meninggal di Padang Panjang, 1 korban Kota Solok dan 1 korban meninggal di Pasaman Barat. Sementara itu 85 korban hilang terdiri dari 78 orang di Kabupaten Agam, 6 orang di Pasaman Barat dan 1 orang di Padang Pariaman.

BPBD Sumbar juga mencatat jumlah warga mengungsi akibat bencana tersebut mencapai 64.465 jiwa. Dampak kerusakan yang ditimbulkan yaitu 570 rumah rusak, dengan rincian rusak berat 62 rumah, rusak sedang 319 rumah dan rusak ringan 189 rumah.

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat juga telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari kedepan. Bencana hidrometeorologi itu melanda 16 kabupaten/kota. (fx)

Baca Juga

Kerangka besi bangunan hotel di simpadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar.
Jangan Rusak Lembah Anai Demi Cuan Semata
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Dedy Diantolani
Rawan Kecelakaan, Dishub Siapkan Regulasi Baru untuk Truk yang Melintasi Sitinjau Lauik
Panti Asuhan Nur Ilahi tempat dua siswa AM dan DP tinggal. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Kronologi 2 Siswa MAS Al Furqan Padang Dikeluarkan Sekolah karena Tunggakan Seragam Rp300 Ribu
Warung Kopi di sempadan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar
Pemprov Sumbar Tegur Aktivitas Warkop Baru di Lembah Anai
Kerangka hotel milik PT HSH di sempadan sungai Batang Anai, Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. dok
Setengah Hati Menindak Bangunan Bermasalah di Lembah Anai
Truk maut yang penyebab kecelakaan beruntun di Padang besi. (Foto: Fajar Hadiansyah/Langgam.id)
KIR Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di Padang Besi Mati