Ranperda Perhutanan Sosial, Komisi 2 DPRD Sumbar Lakukan Konsultasi Akhir ke Kemendagri

Ranperda Perhutanan Sosial, Komisi 2 DPRD Sumbar Lakukan Konsultasi Akhir ke Kemendagri

Komisi II DPRD Sumbar konsultasi akhir soal Ranperda Perhutanan Sosial ke Kemendagri. (Foto: Humas DPRD Sumbar)

Langgam.id - Saat ini Rancangan Peraturan Daerah ( Ranperda) Perhutanan Sosial Provinsi Sumatera Barat telah diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri yakni Direktur Produk Hukum Daerah Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda).

"Sebagaimana Ranperda ini setelah dikoreksi legal drafting oleh Kemendagri nantinya barulah dapat kita syahkan di rapat paripurna DPRD Sumbar," kata Ketua Tim Pembahasan Ranperda Perhutanan Sosial Arkadius Dt Intan Bano, dalam keterangan resmi, Minggu (22/10/2023).

Akadius menambahkan, Ranperda Perhutanan Sosial ini telah mengikuti aturan yang telah ada mulai dari Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2023 tentang Perencanaan Terpadu Percepatan Pengelolaan Perhutanan Sosial dan Permen LHK 9 tahun 2021 tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial adalah aturan pelaksanaan dari ketentuan Pasal 247 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan.

"Ranperda Perhutanan Sosial Provinsi Sumatera Barat ini merupakan, ranperda yang pertama kali diusulkan se Indonesia. Dan saat ini telah banyak informasi keinginan beberapa kawan kawan DPRD dari provinsi melakukan study tiru ke Sumatra Barat," ungkapnya.

Ia menyampaikan, hingga kini, pemerintah memiliki dua agenda besar yang menjadi sorot utama terkait dengan pengelolaan hutan, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya disekitar hutan dan juga penciptaan model pelestarian hutan yang efektif.

"Program Perhutanan Sosial sendiri bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pola pemberdayaan dan dengan tetap berpedoman pada aspek kelestarian. Program Perhutanan Sosial akan membuka kesempatan bagi masyarakat di sekitar hutan untuk mengajukan hak pengelolaan area hutan kepada pemerintah. Setelah disetujui maka masyarakat dapat mengolah dan mengambil manfaat dari hutan dengan cara-cara yang ramah lingkungan", katanya.

Ketua Komisi II DPRD Sumbar Mochlasin juga menyampaikan bahwa, penyerahan Ranperda Perhutanan Sosial Provinsi Sumatera Barat ini bagian dari proses tahapan konsultasi akhir dari ranperda perhutanan sosial ini.

"Alhamdulillah, semua proses telah kita lalui dalam proses penyusunan ranperda perhutanan sosial provinsi Sumatera Barat. Semoga keberadaan perda perhutanan sosial ini nantinya pada mendorong peningkatan produktifitas kegiatan perhutanan sosial secara baik dan benar, sehingga hutan terjaga masyarakat sejahtera," harapnya.

Mochlasin juga tambahkan keberadaan Perda Perhutanan Sosial ini nantinya, juga akan dilakukan secara teknis oleh peraturan gubernur. Melalui Perhutanan Sosial, masyarakat dapat memiliki akses kelola hutan dan lahan yang setara dan seluas-luasnya.

"Dengan bentuk pemanfaatan hasil hutan yang sesuai prinsip kelestarian yang ramah lingkungan maka tujuan konservasi lingungan dapatsejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.Tambahan manfaat lainnya adalah pelibatan masyarakat setempat sebagai pihak utama dan terdekat yang menjaga kelestarian hutan," harapnya.

Ikut hadir dalam kesempatan tersebut diterima atas nama Direktur Produk Hukum Daerah dan beberapa pejabat fungsional perundang-undangan Kemendagri, beberapa anggota Komisi II DPRD Sumbar, Tenaga Ahli, Sekretariat DPRD Sumbar, utusan Biro Hukum Setda Sumbar dan Dinas Kehutanan Sumbar. (*/Fs)

Baca Juga

PKS masih unggul dalam perolehan suara sementara untuk pemilihan legislatif DPRD Sumbar 2024. PKS unggul dari Partai Gerindra di posisi kedua
Berikut Caleg dengan Perolehan Suara Tertinggi Sementara di 8 Dapil DPRD Sumbar
Ketua DPRD Sumbar, Supardi mengatakan, jelang hingga hari pemungutan suara, suasana Pemilu di Sumbar berjalan baik. Meski terjadi perbedaan dalam dukungan kepada calon presiden
Supardi Harap Masa Penghitungan Suara hingga Pengumuman Resmi KPU, Sumbar Tetap Tentram
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) memimpin sementara perolehan suara terbanyak untuk pemilihan legislatif (pileg) DPRD Provinsi Sumbar
Real Count Sementara Pileg DPRD Sumbar: Gerindra Unggul, Disusul PKS-Golkar-PAN
PKS untuk sementara menempati peringkat pertama peraih suara terbanyak untuk pemilihan legislatif (pileg) DPRD Provinsi Sumbar 2024.
Hasil Sementara Pileg DPRD Sumbar 2024: Teratas PKS, Disusul Golkar dan PAN
DPRD Sumbar menyampaikan hasil uji kepatutan dan kelayakan calon Anggota Komisi Informasi (KI) Sumbar periode 2023-2027 kepada
DPRD Umumkan 5 Calon Anggota Komisi Informasi Sumbar Periode 2023-2027
Baralek Gadang KIP, Supardi: Ciri Negara Maju Adalah Keterbukaan
Baralek Gadang KIP, Supardi: Ciri Negara Maju Adalah Keterbukaan