Langgam.id – Sebanyak 27 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang akan terlibat sebagai tim pendukung dan relawan dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Embarkasi Padang.
Para mahasiswa tersebut akan bergabung dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) untuk membantu pelayanan jemaah di berbagai titik, mulai dari proses kedatangan, layanan administrasi, hingga pendampingan selama berada di embarkasi.
Keterlibatan mahasiswa disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, saat menerima kunjungan Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang.
Menurut Rifki, kehadiran mahasiswa tidak hanya memperkuat pelayanan kepada jemaah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.
“Ini adalah penyelenggaraan haji perdana oleh Kementerian Haji dan Umrah. Kami berharap mahasiswa dapat mengambil peran dan berkontribusi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia mengatakan, kesempatan melayani tamu Allah merupakan pengalaman berharga yang tidak dimiliki semua orang.
“Dengan melayani jemaah, kami berharap mahasiswa juga memperoleh doa-doa terbaik. Semoga menjadi jalan untuk menunaikan ibadah haji dan meraih kesuksesan di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Imam Bonjol Padang, Murisal, menyambut baik pelibatan mahasiswa dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Menurutnya, pengalaman tersebut akan membentuk kemampuan teknis sekaligus meningkatkan kepekaan sosial dan spiritual mahasiswa.
“Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Mahasiswa harus memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Murisal juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga sikap, profesionalitas, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pelayanan jemaah di Embarkasi Padang.
Pelibatan mahasiswa diharapkan semakin memperkuat kualitas pelayanan haji 2026 sekaligus menghadirkan semangat baru dalam penyelenggaraan haji yang menjadi tahun perdana Kementerian Haji dan Umrah mengelola layanan jemaah Indonesia.






