Puluhan Kendaraan Terjebak Macet di Kelok 44 Agam

Puluhan Kendaraan Terjebak Macet di Kelok 44 Agam

Foto: AMCNews

Langgam.id – Hujan lebat di kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam, Jumat (19/11/2021), menyebabkan longsor di Kelok 5, Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Alhasil, puluhan kendaraan terjebak macet hingga sore ini.

Camat Tanjung Raya, Handria Azmi, mengatakan, kemacetan ini karena adanya pohon tumbang yang menutupi badan jalan sehingga kendaraan tidak bisa lewat.

“Kejadian ini terjadi pada jam 16.00 WIB, yang diakibatkan hujan lebat disertai angin kencang sejak tadi siang,” ujarnya, sebagaimana dicuplik dari AMCNews.

Dikatakan, saat ini pihaknya bersama tim BPBD, tengah membersihkan material pohon tumbang yang menutupi badan jalan.

Kepada masyarakat yang akan melewati jalur Kelok 44, Handri Azmi mengimbau agar bersabar dan selalu berhati-hati.

“Karena ukuran pohon yang tumbang tersebut cukup besar, sehingga proses pembersihan material akan memakan waktu yang cukup lama,” pungkasnya.

Baca Juga

Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
Ahli Waris Korban Bencana 2025 di Padang Pariaman Terima Santunan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Sumatra Barat pada Selasa (13/1/2026) di Auditorium Gubernur Sumbar.
4 Daerah di Sumbar Masih Butuh Perhatian Lebih dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana
AMSI menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda berbagai wilayah
Kerugian Pascabencana di Agam Capai Rp7,99 Triliun
6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang
6 Korban Galodo Tanpa Identitas Dimakamkan di TPU Sungai Jariang