Puluhan Botol Miras yang Dijual Tanpa Izin Disita Satpol PP Padang

Langgam.id - Satpol PP menyita 94 botol Minuman Keras (Miras) beralkohol golongan B yang dijual tanpa izin di tiga lokasi di Kota Padang.

Satpol PP menyita puluhan botol miras yang dijual tanpa izin di Kota Padang. (Foto: Dok. Satpol PP Padang)

Langgam.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyita 94 botol Minuman Keras (Miras) beralkohol golongan B yang dijual tanpa izin di tiga lokasi di Kota Padang, Jumat (7/7/2022) dini hari.

Satpol PP menyita puluhan botol miras tanpa izin itu di dua tempat di Jalan Teuku U mar, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Lalu, juga ada di Jalan Mahmud Yunus, Surau Balai, Kecamatan Kuranji.

Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat (Trantibum) Satpol PP Padang, Deni Harzandy mengatakan, penertiban miras itu dilakukan karena penjual telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor: 8 tahun 2012 tentang Pengawasan, Pengendalian dan Pelarangan Minuman Beralkohol.

Menurut Deni, pengawasan tempat usaha minuman beralkohol yang dilakukan itu juga bertujuan untuk melakukan pemeriksaan terhadap izin tempat usaha yang dimiliki.

“Hari ini kita dapati minuman beralkohol golongan B yang dijual pemilik tanpa izin. Sebagai barang bukti, sebanyak 94 botol kita amankan ke Mako Pol PP Padang” ujar Deni melalui keterangan tertulisnya, Jumat (8/7/2022).

Untuk menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kota Padang, lanjut Deni, pengusaha yang ingin menjual minuman beralkohol harus memiliki izin sesuai aturan yang berlaku.

“Pengusaha harus memiliki perizinan usaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS) dan Surat Izin Usaha Perdagangan Minuman Beralkohol (SIUP-MB) agar legalitas usahanya diakui oleh pemerintah,” ungkapnya.

Deni menambahkan, Satpol PP Kota Padang secara bertahap dan berlanjut, juga akan terus melakukan pengawasan terhadap tempat-tempat usaha yang diduga ada menjual minuman beralkohol.

Baca juga: Akses Jalan Ditutup: Pertikaian Warga Bermuara di Satpol PP Padang

“Kita harap, pemilik usaha yang sudah kita tegur, agar segera mengurus izinnya, agar diakui oleh pemerintah dan berharap, pemilik tempat usaha juga menjaga Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat di sekitar lokasi tempat usaha,” katanya.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre