Progres Baru 76,91 Persen, 2 Gubernur Gagal Selesaikan Tol Padang-Sicincin

Badan Pangatur Jalan Tol (BPJT) PUPR membagikan informasi terkait perkembangan pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin.

Pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin. [foto: IG @pupr_bpjt]

Langgam.id – Dua periode gubernur Sumatra Barat gagal menyelesaikan pembangunan jalan tol Padang-Sicincin yang pembangunan sudah dimulai sejak groundbreaking dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada Februari 2018 lalu.

Periode pertama masa pemerintahan Gubernur Irwan Prayitno-Nasrul Abit (2015-2020) dan Gubernur Mahyeldi-Audy Joinaldy (2020-2024) yang tidak mampu menuntaskan pembangunan jalan tol tersebut

Sudah enam tahun lebih sejak dimulai pembangunan itu, progres tol Padang-Sicincin sepanjang 36,6 km sangat lambat. Tol ini menghubungkan Padang ke Pekanbaru, Provinsi Riau.

Data terbaru PT Hutama Karya (Persero) mencatatkan per minggu ketiga September 2024, progres kontruksi tol Pasang-Sicincin baru mencapai 76,91 persen, serta progres pembebasan lahan sebesar 97,54 persen.

“Progres kontruksi sudah 76,91 persen dengan progres pengadaan lahan sebesar 97,54 persen. Terkait peresmian belum bisa dipastikan,” kata Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim, Jumat (27/9/2024).

Sebelumnya, pemerintah menargetkan peresmian tol Padang-Sicincin yang mengalami banyak kendala bisa dilakukan Juli 2024 ini, namun rencana itu molor menjadi Oktober karena masih ada hambatan pembebasan lahan.

Kini, mendekati Oktober juga belum ada kepastian kapan bisa dioperasikan mengingat konstruksi masih jalan serta pembebasan lahan yang belum tuntas 100 persen. Dengan kondisi demikian, besar kemungkinan tol Padang-Sicincin baru tuntas setelah tahun 2024.

Sementara itu, pembangunan jalan tol di daerah lain terus bergerak cepat. Tol pertama di Provinsi Jambi misalnya, yang menghubungkan Bayung Lencir -Tempino bakal diresmikan bulan depan. Dengan begitu, artinya hanya Sumbar yang belum memiliki jalan tol.

Adapun, sampai saat ini, tol Trans Sumatra yang beroperasi penuh sudah mencapai lebih 915 km dengan 16 ruas, yakni tol Bakauheni – Terbanggi Besar 141 km (Lampung), dan Terbanggi Besar – Kayu Agung 189 km (Lampung-Sumatra Selatan).

Kemudian, Kayu Agung – Palembang – Betung 42,5 km (Sumatra Selatan), Belawan – Medan – Tanjung Morawa 43 km (Sumatra Utara), Medan – Binjai 17 km (Sumatra Utara), Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi 62 km (Sumatra Utara).

Selanjutnya, Palembang – Indralaya 22 km (Sumatra Selatan), Sigli – Banda Aceh Seksi 2 – 6 (Seulimeum – Baitussalam) 48,5 km (Nangroe Aceh), Pekanbaru – Dumai 131 km (Riau), Pekanbaru – Bangkinang 31 km (Riau), dan Binjai – Tj. Pura 38,5 km (Sumatra Utara).

Lalu, tol Bengkulu – Taba Penanjung 17 km (Bengkulu), tol Indralaya – Prabumulih 65 km (Sumatra Selatan), Tebing Tinggi – Indrapura 20,4 km (Sumatra Utara), dan tol Indrapura – Kisaran 47,75 km (Sumatra Utara).

Sementara itu, segera beroperasi penuh setelah diresmikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu tol Kutepat Indrapura – Kuala Tanjung 18,05 km (Sumatra Utara), tol Kutepat Seksi 3 dan Seksi 4 Tebing Tinggi – Serbelawan – Sinaksak sepanjang 45,4 km (Sumatra Utara) dan segera diresmikan tol Bayung Lencir – Tempino Seksi 3 sepanjang 15 km (Sumatra Selatan-Jambi). (*)

Baca Juga

Manajemen RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, menyampaikan klarifikasi resmi terkait tidak beroperasinya sementara Poli Jantung
RSUD Sungai Dareh Akui Uang Jasa Nakes Belum Dibayar 6 Bulan, Ini Alasannya
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat meminta tim percepatan Sumbar Madani segera dibubarkan.
Anggota DPRD Sumbar: 2.002 Kendaraan Dinas Pemprov Menunggak Pajak
Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang
Pagi Ini, Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengungkapkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kunci agar generasi muda daerah
Mengingat Kembali Pernyataan Bupati Dharmasraya Annisa yang Tidak Bakal Beli Mobil Dinas
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Mahasiswa UNP Dilaporkan Hilang, Ternyata Sudah 3 Semester Tidak Masuk Kuliah
Tak Hanya Puluhan Siswa, Ibu Hamil Diduga Turut Keracunan di Padang
Total Korban Dugaan Keracunan MBG di Agam Jadi 334 Orang