Program Sawah Pokok Murah di Agam Sentuh 7.219 Hektare Lahan

Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.

Tanaman padi (Foto: ist)

Langgam.id — Program unggulan daerah Sawah Pokok Murah (SPM) di Kabupaten Agam terus berkembang. Hingga 18 Agustus 2026, program yang mendorong kemandirian petani tersebut telah diterapkan di 55 lokasi dengan total luas lahan mencapai 7.219 hektare.

Program SPM swadaya petani itu tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Agam. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 16 lokasi dengan luas sekitar 2.100 hektare.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya partisipasi petani dalam mengembangkan lahan pertanian secara mandiri, sekaligus memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Bupati Agam Benny Warlis mengatakan pemerintah daerah akan terus mendorong dan memperluas pelaksanaan program SPM agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak petani.

Menurutnya, SPM tidak hanya menjadi program peningkatan produksi pertanian, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kita akan terus memperluas program ini, sehingga semakin banyak petani yang bisa ikut dan merasakan manfaatnya. Partisipasi masyarakat menjadi kekuatan utama dalam pengembangan pertanian di Agam,” kata Benny, Sabtu (22/8/2026).

Ia menilai tingginya pertumbuhan lokasi SPM merupakan indikator positif bahwa petani semakin tertarik mengembangkan pertanian dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada.

Benny juga mendorong perangkat daerah terkait untuk terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani, baik dalam penerapan teknologi, peningkatan produktivitas maupun penguatan kelembagaan petani.

“Petani harus kita dorong semakin mandiri dan sejahtera. Pemerintah hadir memberikan dukungan, pendampingan dan membuka ruang agar program ini terus berkembang,” ujarnya.

Dengan bertambahnya luasan SPM, Pemerintah Kabupaten Agam berharap produktivitas pertanian semakin meningkat dan mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program Sawah Pokok Murah menjadi salah satu upaya daerah untuk mewujudkan pertanian Agam yang lebih maju, produktif dan berkelanjutan. (HER)

Tag:

Baca Juga

BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
Luas Panen Padi Turun, Produksi Beras Sumbar 2025 Capai 800.613 Ton
Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.
Produksi Padi Menurun, Pemko Padang Siapkan Strategi Genjot Produktivitas
Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wahyu Wibawa mengungkap beberapa alasan yang menentukan tingkat adopsi varietas padi di
Riset: Petani Sumbar Lebih Pilih Tanam Padi Varietas Lokal Meski Hasilnya Rendah
Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.
Ada 24 Varietas Padi Asli Sumbar yang Terdaftar, 14 di Antaranya Hasilkan Beras Unggul
BPS mencatat luas panen padi pada 2025 mencapai 284.076 hektare (Ha). Angka ini mengalami penurunan sebesar 11.203 hektare atau 3,79
10 Daerah Penghasil Beras Terbanyak di Sumatra Barat 
Berita Payakumbuh - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wali Kota Payakumbuh menerima SK pelepasan tanaman padi varietas marapulai
Ditetapkan Kementan, Payakumbuh Punya Varietas Unggul Padi Marapulai