Program Bedah Rumah Semen Padang Ubah Hidup Keluarga Alamsyur di Lambung Bukit

Langgam.id — Harapan baru hadir bagi keluarga Alamsyur (51), warga Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang, setelah rumahnya yang sebelumnya tidak layak huni kini berubah menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman melalui program bedah rumah.

Rumah sederhana tipe 36 itu dibangun oleh PT Semen Padang bersama Forum Nagari Kelurahan Lambung Bukit dengan menggunakan teknologi Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK), material inovatif yang memungkinkan pembangunan lebih cepat dan kokoh.

Penyerahan rumah yang berlangsung Rabu (1/4/2026) itu menjadi momen haru bagi Alamsyur. Ia mengaku tidak menyangka impian memiliki rumah layak akhirnya terwujud setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.

“Alhamdulillah, sekarang kami punya rumah yang sangat layak huni. Ini seperti mimpi bagi kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Selama puluhan tahun, Alamsyur bekerja sebagai tukang bangunan harian dengan penghasilan yang tidak menentu. Dalam kondisi tersebut, ia tetap berupaya menyekolahkan keempat anaknya, meski harus menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk kondisi tempat tinggal yang jauh dari layak.

Sebelumnya, rumah yang ia tempati bersama keluarga memiliki atap bocor, dinding belum diplester, serta lantai semen kasar. Setiap hujan turun, air merembes masuk ke dalam rumah. Bahkan, untuk kebutuhan mandi dan sanitasi, keluarga ini harus menumpang ke rumah tetangga.

Kini, kondisi tersebut berubah. Rumah baru yang dilengkapi kamar tidur, ruang tamu, dapur, serta fasilitas sanitasi memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi keluarga Alamsyur.

“Anak-anak sekarang bisa belajar dengan lebih nyaman. Kami juga tidak khawatir lagi kalau hujan turun,” katanya.

Ketua Forum Nagari Lambung Bukit, Dedi Azhari, mengatakan program bedah rumah ini telah berjalan selama lima tahun dengan proses seleksi ketat berdasarkan kondisi ekonomi dan kelayakan hunian warga.

“Alamsyur termasuk warga yang paling membutuhkan. Program ini diharapkan terus berlanjut karena masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

“Program ini tidak hanya membangun fisik rumah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.

Menurut dia, penggunaan teknologi SEPABLOCK juga menjadi bagian dari inovasi perusahaan dalam menghadirkan solusi pembangunan yang efisien, ramah lingkungan, dan memiliki nilai sosial.

Melalui kolaborasi dengan masyarakat, perusahaan berharap program serupa dapat terus memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya membantu secara langsung, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat.

Kini, rumah baru itu bukan sekadar tempat tinggal bagi Alamsyur dan keluarganya, tetapi juga menjadi simbol perubahan—dari keterbatasan menuju kehidupan yang lebih layak dan penuh harapan.

Baca Juga

Peduli Lingkungan dan Sosial, PT Semen Padang Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
Peduli Lingkungan dan Sosial, PT Semen Padang Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
Semen Padang Bersama UNAND dan DLH Sumbar Latih Pesantren Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomi
Semen Padang Bersama UNAND dan DLH Sumbar Latih Pesantren Kelola Sampah Jadi Bernilai Ekonomi
Akademi Jago Bangunan Hadir di Solok, Tukang Nilai Kualitas Semen Padang Lebih Unggul
Akademi Jago Bangunan Hadir di Solok, Tukang Nilai Kualitas Semen Padang Lebih Unggul
Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury (kiri) memberikan keterangan pers. (Foto: Semen Padang FC)
Era Pelatih Imran Nahumarury di Semen Padang FC: Berakhir Pahit, Hanya Toreh 1 Kemenangan 
Semen Padang Salurkan 3.000 Zak Bantu Betonisasi Jalan Puncak Labuang Limau Manis
Semen Padang Salurkan 3.000 Zak Bantu Betonisasi Jalan Puncak Labuang Limau Manis
BPBD Solok Minati Sepablock untuk Pembangunan Huntap Korban Bencana
BPBD Solok Minati Sepablock untuk Pembangunan Huntap Korban Bencana