Profil Dirut KAI Bobby Rasyidin, Putra Minang Jebolan ITB yang Viral Usai Kecelakaan Kereta Api

Langgam.id – Nama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, jadi sorotan usai kecelakaan kereta api Agro Bromo Angrek dengan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur. Tragedi itu merenggut 16 orang nyawa penumpang.

Sosok Bobby viral saat foto dirinya duduk termenung di peron kereta, di sampingnya gerbong KRL sudah remuk. Ia tampak mengenakan kemeja putih yang kondisi pakaiannya tidak serapi saat awal datang.

Lengan kemejanya sudah digulung, Bobby terlihat menopang dagu. Pandangan matanya seakan kosong ke arah para korban kecelakaan.

Usai peristiwa kecelakaan kereta, Bobby didesak mundur oleh anggota DPR RI, Firnando Ganinduto. Namun, Bobby mendapat dukungan dari netizen dan minta tetap bertahan sebagai Dirut KAI.

”Sehat terus pak @bobby.rasydin dan sekeluarga. Doa baik dari kami seluruh rakyat Indonesia,” tulis akun @wijayaaditia92.

Lantas, siapa dan bagaimana latar bekalang Bobby Rasyidin?

Dikutip dari berbagai sumber, Bobby merupakan putra Minang, ia lahir di Kota Padang 31 Oktober 1974. Orang tuanya bernama Asnil Sahim dan Elly Asnil.

Almarhum Asnil Sahim dikenal sebagai salah satu guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Andalas. Ia juga salah satu pendiri Bagian Kardiologi dan Vaskular RSUP M Djamil Padang.

Bobby mengeyam pendidikan di SMPN 1 Padang dan SMAN 1 Padang. Kemudian, masuk ke Institut Teknologi Bandung (ITB) dan mendapatkan gelar sarjana (S1) Telekomunikasi. Lalu, Bobby meraih gelar master (S2) MBA dari UNSW Sydney, Australia.

Sebelum di PT KAI, Bobby menjabat Direktur Utama PT Len Industri sejak 2020 sampai 2025. Setelah masa jabatan habis, ia diangkat jadi komisaris di perusahaan yang sama.

Pada 12 Agustus 2025, Bobby diangkat sebagai Direktur utama PT Kereta Api Indonesia. Ia menggantikan Didiek Hartantyo yang telah menjabat sejak 8 Mei 2020.

Baca Juga

Langgam.id-kereta api kayu tanam - BIM
Pakar Ungkap Tantangan Berat Reaktivasi Kereta Api di Sumbar, Tak Sekadar Membangun Rel!
Kereta Api jadi transportasi lumayan banyak dimanfaatkan masyarakat Sumbar. (Foto: KAI Divre II Sumbar)
Hampir 3 Juta Penumpang Naik Kereta di Sumbar Sejak 2025, KAI Klaim Tekan Emisi Karbon hingga 10 Ribu Ton CO₂
Alphard Tabrak Microbus di Flyover Padang Panjang, Satu Penumpang Luka
Alphard Tabrak Microbus di Flyover Padang Panjang, Satu Penumpang Luka
Truk Semen Curah Terbalik di Jalan Lintas Gunung Talang, Sopir Alami Luka Ringan
Truk Semen Curah Terbalik di Jalan Lintas Gunung Talang, Sopir Alami Luka Ringan
Kecelakaan padang pariaman, kecakaan sitinjau lauik
Toyota Rush Pecah Ban dan Tabrak Pembatas di Tol Padang-Sicincin, Dua Penumpang Luka
Rentetan 6 Kecelakaan di Sitinjau Lauik Selama Januari-April 2026, Korban Meninggal 2 Orang 
Rentetan 6 Kecelakaan di Sitinjau Lauik Selama Januari-April 2026, Korban Meninggal 2 Orang